Akan tetapi, banyak mitos yang beredar di lingkungan masyarakat bahwa ada pantangan makanan untuk ibu menyusui karena bisa memengaruhi produksi ASI. Berikut ini deretan mitos vs fakta dari daftar makanan yang dilarang untuk ibu menyusui

Makan Ikan

 



Mitos: 
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa seorang ibu yang menyusui jika makan ikan, maka ASI yang dihasilkan akan berbau amis. 

Fakta:
Ikan mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak bayi. Pastikan ikan yang dikonsumsi segar dan tidak tercemar logam yang berbahaya. Ikan goreng, ikan bakar dan semua jenis ikan adalah contoh menu makanan ibu menyusui yang bisa dikonsumsi. 

Makan Pedas
 


Mitos:
Seorang ibu yang menyusui mengonsumsi makanan pedas maka bisa menyebabkan bayi diare. 

Fakta:
Bila seorang ibu menyusui mengonsumsi makanan pedas bisa jadi karena bayi alergi dengan zat capsaicin yang ada di cabai. Jadi, ibu menyusui boleh saja mengonsumsi makanan pedas namun tidak boleh berlebihan. Daripada mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan, ibu menyusui disarankan makan banyak buah dan juga sayuran. Ada banyak pilihan buah untuk ibu menyusui agar bayi tidak mencret seperti pepaya, alpukat, dan jenis buah-buahan yang kaya akan serat. 
 

Minum Kopi
 


Mitos:
Menyeruput kopi di pagi hari terkadang bisa menjadi mood booster seorang ibu. Pun dengan ibu yang sedang menyusui. Namun banyak yang beranggapan bahwa ibu yang menyusui tidak boleh minum kopi karena akan membuat bayi sulit tidur.

Fakta:
Kandungan kafein pada kopi ternyata bisa masuk ke dalam ASI meskipun dengan jumlah yang kecil sekitar 1%. Untuk itu sebaiknya ibu menyusui cukup mengonsumsi kopi 300mg perhari. 

Selain makanan di atas, ada banyak jenis makanan yang harus dikonsumsi ibu menyusui. Tentu jenis makanan yang bergizi, sehat dan higienis. Berikut ini jenis makanan yang dilarang untuk ibu menyusui saat bayi batuk: 

  1. Makanan mentah
  2. Makanan yang sudah busuk
  3. Makanan yang mengandung gula berlebihan
  4. Minuman bersoda

Daftar Makanan yang Dilarang untuk Ibu Menyusui

  • Kafein yang berlebihan
  • Ikan bermerkuri tinggi
  • Susu dan daging berlemak tinggi
  • Makanan kalengan
  • Alkohol
  • Peppermint
  • Beberapa jenis herbal tertentu
  • Kedelai, gandum, jagung, telur, atau kacang tanah (makanan alergen)