Pengertian Morbili

Moms, morbili merupakan penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus measles, dan biasanya menyerang anak-anak. Anak yang terkena penyakit morbili lazimnya akan mengalami gejala utama seperti demam, ruam demam, scarlet, dan nyeri pada limpa nadi. Penyakit ini juga dikenal dengan campak atau rubeola.

source: http://eprints.ums.ac.id/
Morbili adalah penyakit virus akut dengan demam, radang selaput lendir dan timbulnya erupsi kulit berupa bercak dan bintik merah, disusul pengelupasan (Ramali Ahmad, 2002)
source: http://eprints.ums.ac.id/

Penularan Morbili

Penyakit morbili pada anak disebabkan oleh virus measles yang dapat ditemukan pada lendir hidung dan tenggorokan penderitanya. Karenanya, penyakit ini dapat menular melalui saluran pernapasan melalui lendir atau udara ketika batuk, bersin, atau berbicara. Hal tersebut akan membuat orang-orang disekitarnya tertular. Jadi Moms, ada baiknya bila kita membiasakan pada si kecil untuk selalu mencuci tangan dan kaki sebelum makan. Karena hal tersebut bisa menjadi salah cara mencegah tertularnya virus ini.

source: https://doktersehat.com/

Selain tu, salah satu penyebab lain penyakit morbili adalah anak kekurang vitamin A. Namun, kabar gembiranya, anak-anak yang sudah pernah terkena morbili biasanya akan memiliki kekebalan seumur hidupnya terhadap penyakit ini. Jadi, kita tidak perlu khawatir anak akan terkena morbili untuk kedua kali.

baca juga

Morbili pada Dewasa

Tidak hanya anak-anak, ternyata penyakit morbili juga bisa menyerang orang dewasa lho, Moms. Bahkan resiko komplikasi dan kematian akibat penyakit morbili pada dewasa dengan usia di atas 20 tahun lebih besar dibandingkan dengan anak-anak. Pada orang dewasa yang mengalami morbili, biasanya disebabkan karena orang tersebut belum pernah terserang morbili sebelumnya. Tidak hanya itu, imuninasi morbili yang tidak didapatkan saat kecil pun bisa memperbesar resiko terkena penyakit menular yang satu ini. 

source: https://www.okaydoc.com/

Perbedaan Morbili dan Rubella

Meski sekilas terlihat sama, ternyata morbili dan rubella itu berbeda ya, Moms. Apa bedanya?
Morbili disebabkan oleh virus measles dengan gejala awal demam. Pada sebagian kasus, demam tersebut dibarengi dengan batuk, pilek, dan mata merah. Kondisi ini akan dialami anak selama 2 hari, Moms. Setelah itu, akan muncul bintik-bintik putih kecil di dalam mulut, kemudian akan muncul ruam datar berwarna merah di sekitar wajah. Untuk selanjutnya, ruam tersebut menyebar ke seluruh tubuh. Morbili biasanya memerlukan waktu penyembuhan sekitar 10 sampai 12 hari. 

source: https://apaperbedaan.com/

Rubella biasanya disebut juga dengan istilah 'campak jerman'. Infeksi penyakit rubella ini disebabkan oleh virus rubella. Orang yang terserang rubella biasanya tidak menyadarinya sampai akhirnya muncul ruam yang awalnya ada di wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh yang lain. Sama seperti morbili, gejala paling umum pada rubella adalah demam, disusul dengan sakit tenggorokkan dan kelelahan. Jika terjadi komplikasi, biasanya penderita akan mengalami pendarahan, pembekakan testis, dan radang syaraf.

Jika Moms sedang hamil, harap berhati-hati dengan penyakit ini ya, Moms. Karena rubella dapat mengakibatkan keguguran, dan untuk anak yang baru lahir dapat menyebabkan mereka mengalami masalah mata berupa katarak, masalah telinga berupa tuli, dan masalah jantung serta otak. Jika kehamilan Moms telah melewati minggu ke 20, dampak rubella dapat diminimalisir dengan cara vaksin rubella.

Dengan melakukan vaksin, infeksi dapat dicegah karena dosis tunggal vaksin ini mampu mencapai tingkat keberhasilan lebih dari 95%.

baca juga

Pencegahan Morbili

Sebenarnya morbili dapat dicegah dengan imunisasi. Imunisasi ini ada 2 macam, yaitu imunisasi aktif dan imunisasi pasif. Imunisasi aktif adalah vaksin virus campak hidup dilemahkan, sedangkan imunisasi pasif adalah globulin placenta (gama globulin plasma) dikumpulkan untuk dapat memberikan hasil yang efektif dalam pencegahan atau melemahkan campak. Campak dapat dicegah dengan serum imunoglobulin dengan dosis 0,25 ml/kg BB secara IM, dan diberikan selama 5 hari setelah pemaparan atau sesegera mungkin.

source: https://hellosehat.com/

Wah, berarti imunisasi itu penting ya, Moms. Moms tidak lupa kan memberikan imunisasi pada anak? Ingat ya, Moms. Imunisasi meski kelihatannya sepele, namun ternyata bisa memberikan dampak yang sangat besar pada kehidupan anak kita lho.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai morbili. Moms bisa membaca lebih dalam lagi di jurnal morbili pdf yang bisa Moms baca di banyak forum kesehatan.