Kehamilan kembar bisa terjadi akibat beberapa faktor. Selain faktor genetik, penyebab bayi kembar bisa terjadi karena ibu yang menjalani diet rendah lemak secara ketat. Pembuahan yang terjadi di akhir masa subur, juga dapat meningkatkan peluang hamil kembar. Pasalnya di akhir masa subur, tubuh terkadang mengeluarkan lebih dari dua sel telur sebagai bentuk dari mekanisme kerja sistem reproduksi. Hal inilah yang memperbesar peluang kehamilan kembar. 
 

Moms Mengalami Tanda-Tanda Berikut Ini? Jangan-Jangan Anda Sedang Hamil Anak Kembar!

Selain itu, kehamilan pada usia 30-40 tahun juga lebih berpeluang mengalami hamil kembar. Pada usia ini, wanita biasanya sudah mengalami ovulasi yang kurang teratur, sehingga terkadang terjadi "kesalahan" pelepasan dua sel telur yang berakibat kehamilan kembar. 
Beberapa kasus kehamilan kembar bahkan menghasilkan lebih dari dua janin, misalnya pada kasus kelahiran anak kembar 3 di Cilegon pada bulan September lalu atau kelahiran anak kembar 5 di Cirebon yang kini anak-anaknya sudah menginjak usia batita. 
 

Disamping menghasilkan bayi lebih dari dua, di beberapa kehamilan kembar juga terjadi anak kembar siam, yaitu suatu kondisi kelainan pada bayi yang terlahir kembar dengan kondisi bagian tubuh menempel satu sama lain. Kembar siam dapat terjadi karena proses pembelahan sel telur yang tidak sempurna. Pada umumnya, proses pembelahan sel telur terjadi antara delapan hingga 12 hari setelah sel telur bertemu sperma. Jika pembelahan terjadi melebihi jangka waktu tersebut, pembelahan cenderung terhenti sebelum proses selesai dengan sempurna. Akibatnya janin yang tumbuh akan saling menempel satu sama lain. 
 

Moms Mengalami Tanda-Tanda Berikut Ini? Jangan-Jangan Anda Sedang Hamil Anak Kembar!

Namun Moms tidak perlu khawatir, Kehamilan kembar secara umum sama dengan kehamilan pada umumnya. Namun, Moms bisa jadi sedang hamil anak kembar jika mengakami tanda berikut ini:
 

baca juga

9 Tanda Mengandung Anak Kembar

  1. Berat badan meningkat drastis. Ketika janin di dalam kandungan Moms tumbuh, tentu berat tubuhnya akan semakin bertambah. Kenaikan berat badan ini bisa diukur dengan menimbang berat badan ibu. Jika Moms mengandung anak kembar, kenaikan berat badan ini akan lebih cepat dan drastis karena ada dua bayi kecil yang sedang tumbuh di rahim Moms! 
  2. Gerakan janin yang sangat aktif. Bayi sudah dapat melakukan gerakan saat usia kehamilan Moms 16 minggu. Ketika Anda mengandung bayi kembar, Moms mungkin merasakan gerakan yang lebih aktif dan sering karena anak-anak Anda sedang bermain di dalam perut Moms.
  3. Perut terasa lebih begah dan penuh. Hamil kembar juga sering kali menimbulkan rasa begah dan penuh pada perut. Hal ini terjadi karena ruang di perut Moms terasa lebih sempit karena keberadaan dua buah hati lucu di perut Anda. 
  4. Sesak napas. Kondisi di dalam perut yang penuh dapat menekan sampai ke dada ibu. Hal ini berakibat Moms mungkin merasakan sesak napas. 
  5. Sakit punggung berlebihan. Keberadaan bayi kembar di perut Moms akan menambah jumlah beban yang harus ditopang tulang belakang. Kondisi ini sering menyebabkan rasa sakit di punggung yang lebih kuat dibandingkan ketika mengandung satu anak.
  6. Kadar HCG lebih tinggi dari normal. Hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) adalah hormon yang dilepaskan tubuh Moms untuk membantu perkembangan buah hati di dalam kandungan. Ketika Moms hamil anak kembar, hormon ini juga akan dihasilkan lebih banyak dibanding dalam kondisi normal. 
  7. Kram rahim lebih kuat. Saat hamil anak kembar, Moms mungkin akan merasakan kram rahim yang lebih hebat. Kram rahim menjadi indikasi bahwa rahim berkembang sangat cepat untuk menyediakan ruang untuk dua janin.
  8. Mual dan muntah berlebihan. Hormon HCG yang Moms hasilkan ketika hamil dapat memicu rasa mual dan ingin muntah. Ketika kadar HCG Moms lebih tinggi dari normal, perasaan mual dan muntah ini biasanya juga akan lebih terasa dibandingkan dengan kehamilan pada umumnya. 
  9. Sering buang air kecil dan buang air besar. Kondisi ruang yang sempit di perut Moms, akan menekan saluran kemih dan saluran cerna. Hal ini menyebabkan Moms akan merasa lebih sering ingin buang air dibandingkan saat hamil anak tunggal.
9 Tanda Mengandung Anak Kembar

Jadi, apakah Moms mengalami 9 tanda tersebut? Kalau iya, selamat ya Moms! Bisa jadi, Anda saat ini sedang mengandung anak kembar. Hamil dengan bayi tunggal dan kembar sama-sama anugrah dari Tuhan, yang patut kita syukuri. Karena kehamilan sesungguhnya adalah hadiah terindah bagi setiap ibu.