Selulit Sama dengan Selulitis?

Banyak orang yang mengira selulit dan selulitis adalah kondisi yang sama. Padahal, keduanya merupakan kondisi yang sama sekali berbeda. Pengertian selulit adalah suatu kondisi yang memengaruhi penampilan kulit di area dengan timbunan lemak (paling jelas di bokong dan paha), yang membuat kulit tampak berlesung dan bergelombang. Sedangkan selulitis adalah infeksi bakteri pada jaringan kulit yang dapat menyebabkan kulit terlihat kemerahan, bengkak, terasa lembek, dan sakit saat ditekan.
 

Selulit Sama dengan Selulitis?
source: https://www.alodokter.com

Selulit sebenarnya tidaklah seberbahaya selulitis. Namun, memiliki selulit tentu akan sangat mengganggu, karena membuat penampilan menjadi kurang menarik terutama pada area-area tertentu.

Penyebab Selulit

Banyak yang menyangka kalau selulit merupakan timbunan lemak di bawah kulit. Padahal sebetulnya selulit bukanlah disebabkan oleh lemak. Jaringan ikat di bawah kulit wanita biasanya berbentuk vertikal (tegak lurus terhadap kulit). Oleh karena itu, sabuk-sabuk serat (yang disebut septa) menambatkan kulit ke jaringan di bawahnya pada titik-titik tertentu, yang pada akhirnya menciptakan “ruang lemak” terpisah untuk mendesak pada kulit sementara sabuk serat menarik kulit ke bawah.

Penyebab Selulit
source: https://www.vice.com

Seiring dengan bertambahnya usia, kekenyalan jaringan ini pun berkurang ditambah lagi dengan serat-serat jaringan ikat menyusut dan menjadi kaku dengan usia, mereka semakin menarik turun kulit. Pada saat yang sama, simpanan lemak yang meningkat ini mendesak keluar di area di sekitarnya. Gabungkan dua kejadian ini bersama, dan hasilnya adalah permukaan kulit yang bergelombang dan terlihat tidak menarik.

Ketika usia Moms semakin bertambah, lapisan luar kulit melemah, menipis, dan kehilangan elastisitasnya. Gravitasi kemudian menarik kulit hingga menjadi kendur. Itu yang menyebabkan selulit biasanya semakin buruk seiring dengan pertambahan usia.

Faktor lain yang memperparah dalam perkembangan selulit adalah berat badan yang naik turun. Siklus peningkatan dan penurunan berat badan yang berulang akan merusak elastisitas kulit sehingga membuat selulit lebih jelas terlihat.

baca juga

Bahaya Selulit

Bahaya Selulit
source: https://hellosehat.com

Selulit sebenarnya bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun tentu saja kondisi ini amat mengganggu penampilan. Selulit sendiri tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Moms dapat menjalani diet dan program olahraga dan tetap berakhir dengan selulit. Moms juga bisa memiliki selulit meski Anda memiliki tubuh yang kurus. Ini karena kemunculan selulit, tingkat keparahan, dan lokasi kemunculannya, sebagian besar dipengaruhi oleh hormon dan faktor keturunan. Meskipun ada beberapa pengobatan dan prosedur yang agak dapat memperbaiki tampilan selulit, tidak ada “penyembuh” untuk selulit.

Gejala Selulit

Kemunculan selulit biasanya dimulai dengan adanya garis halus berwarna putih, yang semakin lama berubah menjadi kondisi permukaan kulit yang tidak rata. Pada permukaan kulit seperti ada benjolan-benjolan lemak yang membuat permukaan kulit tampak seperti kulit jeruk.

Gejala Selulit
source: https://hello-pet.com

Meskipun tidak dapat dihindari dan dihilangkan secara total, Moms tetap dapat mencegah kemunculan menjadi terlalu parah dengan cara berikut ini:

  1. Mengubah pola makan dengan menghindari makanan tinggi lemak.
  2. Banyak mengonsumsi air putih
  3. Berolah raga secara rutin
  4. Massage atau pijat di tempat yang bermasalah
  5. Menggunakan beauty treatment yang diperuntukan untuk kulit selulit sebagai perawatan.
Merawat kulit memang merupakan sebuah keharusan. Tidak hanya untuk mencegah selulit, merawat kesehatan kulit akan membantu menjaga elastisitas dan kondisi kulit yang prima. Menua itu memang sebuah keniscayaan, tapi Moms bisa  tetap berusaha untuk menua dengan kulit yang sehat.