Tempat Tidur Bayi Baru Lahir

Tahu nggak, Moms? Pada beberapa bulan awal, bayi dapat  menghabiskan waktunya selama 20 jam untuk tidur. Untuk itu, para ahli kesehatan menyarankan agar bayi tidur di ruangan yang sama dengan Moms selama enam bulan pertama. Selain itu, Moms juga harus cermat dan teliti dalam memilih kasur bayi baru lahir lho, ya. Yuk baca tips berikut.

1. Jangan Pilih Kasur yang Lembut

Ketika bayi lahir, kasur menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan. Banyak orang tua berpikir bahwa kasur yang baik adalah kasur yang lembut. Namun, ternyata anggapan itu salah lho, Moms. Nyatanya kasur bayi yang berbahan telalu lembut dapat meningkatkan risiko terjadinya kematian bayi secara mendadak atau biasa disebut SIDS (Suddent Infant Death Syndrome), dikarenakan wajah bayi yang terbenam ke dalam kasur.

Lalu jika tidak lembut, bahan seperti apa yang aman si kecil? Moms bisa memilih kasur yang bertekstur keras untuk mencegah terjadinya SIDS dan selain itu juga dapat membantu menopang tulang punggung si kecil yang masih sangat rentan.
 

source: https://cdn.newsapi.com.au/image/v1/d44ce2031d9b6fc82741be1ea7197221


2. Pilihkan Tempat Tidur Berjarak Sempit Antar Bilahnya

Untuk Moms yang menggunakan keranjang bayi atau boks bayi, harus memperhatikan desain dari tempat tidur tersebut. Usahakan memilih tempat tidur yang memiliki jarak antara bilah satu dengan yang lain sempit agar tidak berisiko kepala bayi masuk atau terperangkap di antara bilah itu. Berikan jarak kurang dari enam sentimeter ya, Moms.

3. Ukuran Kasur Harus Sesuai

Pilihlah kasur yang sesuai dengan ukuran ranjang bayi. Jangan beri celah tersisi di bagian sisi ranjang bayi. Untuk itu, akan lebih baik jika Moms mendapatkan ranjang bayi yang lebarnya disesuaikan dengan lebar kasur bayi. Kasur bayi yang sesuai akan membuat bayi aman dan terhindar dari risiko cedera.

4. Pilih Bahan Ranjang Bayi yang Aman

Selain kasur, yang harus diperhatikan yaitu bahan yang menjadi penopang ranjang bayi. Pilih bahan yang aman dan tidak membahayakan bayi kita ya, Moms. Untuk alternatif pilihan, Moms bisa memilih bahan kayu yang halus, besi tahan karat atau plastik yang kuat. Untuk yang berbahan besi, baiknya Moms berikan alas pelapis disekeliling kasur dan dinding ranjang agar bayi tidak cedera.
 

source: https://hips.hearstapps.com/hmg-prod.s3.amazonaws.com/images/baby-sleep-position-1538650093.jpg?crop=1xw:1xh;center,top&resize=480:*


5. Pilih Penyangga Ranjang yang Kokoh

Ranjang bayi haruslah aman. Untuk itu, Moms harus perhatikan bagian penyangga dari tempat tidur bayi baru lahir, Moms. Perhatikan pemasangan baut dan sekrup dan pastikan bahwa penyangga cukup kokoh untuk menopang berat bayi. Oh ya, Moms juga harus memeriksa penyangga secara berkala ya untuk memastikan tidak adan bagian yang terlepas atau kendor akibat gerakan dan akitivitas bayi.
    
6. Beli Baru Lebih Baik

Jika ada dua pilihan menggunakan bekas si kakak atau membeli baru, maka pilihan yang tepat adalah membeli baru ya, Moms. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari dari adanya zat-zat berbahaya, seperti cat ranjang bayi yang terlalu lama atau bakteri yang mungkin berkembang dipermukaan kasur yang sudah berusia lama. 

Saat Moms membeli kasur dan ranjang bayi baru, jangan lupa mengangin-anginkan terlebih dahulu sebelum dipakai agar bau zat kimia dari bahan pembuatan yang mungkin masih tertinggal bisa hilang. 

source: https://www.snobbybaby.co.id/wp-content/uploads/2017/09/kasur-dotty-1.jpg

Salah satu jenis kasur bayi yaitu kasur bayi kelambu. Kasur bayi kelambu tenda merupakan kasur bayi yang sudah dilengkapi dengan kelambu pada bagian atasnya. Kelambu ini juga dapat digulung jika tidak digunakan. Jenis kasur ini membuat si kecil terhindar dari gigitan nyamuk atau serangga lain. Selain itu, kasur bayi Snobby juga bisa menjadi pilihan lho, Moms. 

Dalam memilih tempat tidur untuk bayi, bukan perihal lucu atau yang berkarakter macam-macam tapi melihat pada keamanan dan kenyamanan saat digunakan si bayi. Untuk anak jangan sembarangan ya, Moms!