Beresiko Terkena Radiasi

Gadget adalah benda yang paling disukai anak-anak. Tak jarang orang tua justru memberikan gadget ketika anak-anak sedang ngambek. Tahukah moms, ternyata pemberian gadget pada anak membuat anak rentan terhadap resiko terkena radiasi elektromagnetik. Anak usia dibawah 5 tahun akan rentan terhadap hal ini.

Radiasi ini akan berdampak pada perkembangan syarafnya yang tidak sempurna dan akan menimbulkan banyak permasalahan. Misalnya anak akan lambat berbicara, lambat berfikir, lambat berjalan dan beberapa hal lainnya dimana seusianya anak sudah jauh lebih pandai.

Beresiko Terkena Radiasi
source: http://www.mghclaycenter.org


 

Kurang Bergerak

Anak yang aktif bergerak tentu akan melatih motorik baik tangan, kaki, tubuh, kepala maupun otot dan syarafnya. Anak-anak yang sedang tumbuh kembang memang mempunyai kebiasaan untuk merangkak, berjalan, berlari dan melompat. Dengan gadget, anak akan diam dalam jangka waktu yang lama tanpa ada gerakan aktif. Tentu ini mempunyai dampak buruk. Anak dengan kondisi demikian akan menimbulkan obesitas dan organ tubuh menjadi lebih kaku karena tidak dilatih untuk bergerak.

Kurang Bergerak
source: https://bandung.merdeka.com


 

baca juga

Sulit Tidur

Tak hanya pada anak-anak, orang dewasapun mengalami hal ini. Bermain games dalam jangka waktu lama di malam hari, tentu akan berdampak buruk. Salah satunya akan menyebabkan si kecil sulit untuk tidur. Layar pada gadget memancarkan blue light yang tentunya berbahaya pada anak. Cahaya ini dapat mengirimkan sinyal pada otak anak, sehingga membuat anak susah tidur.

Sulit Tidur
source: http://www.solusisehatku.com


 

Nyeri Atau Sakit

Ada kalanya orang tua merasa tenang jika si kecil bermain gadget dalam jangka waktu yang lama. Ia tidak rewel dan menangis, yang akan membuat orang tua panik dan repot. Sayangnya perilaku ini akan menyebabkan nyeri pada beberapa anggota tubuhnya. Bahu, leher, punggung, tangan dan jari tentu akan berdampak. Sakit atau nyeripun akan menghampiri, karena semua terkonsentrasi pada gadget. Bisa jadi leher menjadi bengkak dan kram karena terlalu lama menunduk atau punggung menjadi kaku karena diam dalam jangka waktu lama.

Nyeri Atau Sakit
source: http://www.telegraph.co.uk


 

baca juga

Kurang Bergaul

Anak-anak biasanya senang bermain bersama dengan teman atau saudaranya. Dengan bermain, mereka dapat banyak belajar dari sesamanya. Mereka dapat berbagi mainan, memperhatikan teman, bersikap jujur jika kalah dalam permainan, bergembira ketika ia menang atau emosi lain yang dapat terjadi dengan spontan. Namun gadget merebut semua kebiasaan anak yang baik ini. Anak tidak mau bersosialisasi dengan teman-temannya, karena mereka lebih asyik dengan 'mainan barunya'. Tak mau anak menjadi kuper alias kurang perhatian kan, moms?

Kurang Bergaul
source: http://lifestyle.kompas.com


 

Mengalami Gangguan Mental

Gadget yang berisi aneka permainan dan beragam media sosial tentu tidak dapat disortir oleh anak-anak. Mereka akan membuka semua aplikasi yang tersedia pada gadget. Dengan pola pikir yang sederhana, anak akan melihat dan membaca semua artikel dan gambar, baik yang bersifat positif maupun negatif. Bisa dibayangkan bagaimana mental si kecil terhadap ini semua? Dalam jangka waktu yang panjang, jika hal ini dibiarkan maka anak-anak akan mengalami gangguan mental. Dimana anak sudah tidak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Ini adalah salah satu dampak buruk gadget pada anak.

Mengalami Gangguan Mental
source: https://www.vemale.com