1. Bibir Sumbing

Penjelasan paling mudah dari bibir sumbing adalah kelainan bawaan pada bayi dengan adaanya celah atau belahan yang terjadi pada bibir bagian atas.Berdasarkan tingkat keparahannya kelainan ini dibagi menjadi 3 yaitu, sumbing bibir, sumbing langit-langit,  dan sumbing langit-langit bibir.  

Sumbing bibir mengacu pada keretakan pada bibir atas, dan sumbing langit-langit mengacu pada pemisahan di rahang atas. Sumbing langit-langit adalah kasus retakan dari bibir luar ke rahang atas, dan bahkan ke langit-langit lunak yang lebih dalam lagi. Di Taiwan sendiri sudah ada alat yang bisa mendeteksi bayi akan terlahir sumbing dengan alat ultrasound ketika janin berumur 20 minggu.

2. Bibir Sumbing Bahasa Medis

Dalam bahasa medis, bibir sumbing dikenal dengan nama Labioschisis atau cleft lip, yaitu kelainan bawaan pada bayi sejak lahir. Bibir sumbing terjadi karena jaringan rahang atas dan hidung tidak menyatu dengan sempurna, sehingga terjadi belahan atau renggangan. Akibatnya bayi yang terlahir dengan kondisi sumbing akan sulit untuk menelan dan bicara layaknya bayi normal lainnya. 

Saat bayi lahir dengan bibir sumbing, hal yang harus Moms lakukan adalah hubungin dokter spesial yang bisa menangani bibir sumbing. Penanganan yang cepat akan memudahkan dan memberikan hasil yang lebih baik bagi kondisi bibir si kecil nantinya. Waktu terbaik untuk memberikan perawatan bagi bayi bibir sumbing adalah ketika memasuki usia 3 bulan. Semakin cepat penanganannya akan semakin baik hasil operasi yang dilakukan. 
baca juga

3. Bibir Sumbing Termasuk Disabilitas?

Bayi yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing akan mengalami kesulitan bicara layaknya anak normal pada umumnya. Untuk itu penderita bibir sumbing termasuk disabilitas dan perlu penanganan khusus. Jalan terbaik untuk memudahkan mereka bicara normal adalah dengan melakukan operasi secepatnya. 

Operasi yang dialami bayi bibir sumbing berbeda-beda tergantung tingkat keparahan yang dialami. Ada yang hanya butuh satu atau dua kali, ada juga yang berkali-kali hingga bisa sembuh dan normal untuk berbicara. 

4. Bibir Sumbing Bayi

Bibir sumbing bayi ini mulai muncul sejak bayi berada di dalam kandungan. Biasanya pada usia kehamilan antara minggu kelima dan kesembilan, bagian wajah dan rahang  juga mengalami perkembangan. Di saat seperti ini bayi normal, bagian wajah dan rahang akan menyatu dengan baik, tapi bagi bayi dengan bibir sumbing, proses penyatuan semacam ini terganggu sehingga hasilnya bayi terlahir dengan kondisi sumbing.
 
baca juga

5. Bibir Sumbing Disebabkan Oleh...

Banyak faktor yang menjadikan bayi terlahir dengan bibir sumbing, di antaranya:
  • Faktor genetik 
Orang tua yang memiliki kondisi bibir sumbing, akan mememiliki kemungkinan melahirkan bayi dengan kondisi yang sama. Namun, juga beberapa kasus di mana orang tua yang memilliki kondisi sumbing bisa melahirkan bayi normal.
  • Gender
Kondisi bayi laki-laki memiliki kemungkinan yang lebih besar lahir dalam keadaan bibir sumbing ketimbang prempuan. 
  • Diabetes pada ibu
Penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa, wanita yang mengalami obesitas memiliki risiko melahirkan bayi dengan kondisi bibir sumbing lebih besar, ketimbanga wanita biasanya. 
  • Kekurangan asam folat saat masa kehamilan
Mengonsumsi asam folat yang cukup akan membantu mengurami bayi terlahir dengan kondisi bibir sumbing. Untuk itu perbanyaklah mengonsumsi makanan yang tinggi asam folatnya seperti, sayuran hijau, jeruk, asparagu, tomat, kacang merah, dan alpukat.
  • Kekurangan nutrisi
Nutrisi sangat penting bagi ibu hamil, sehingga kekurangan nutrisi akan menyebabkan peluang bayi lahir dengan bibir sumbing semakin besar. 

Bayi yang terlahir dengan bibir sumbing akan mengalami banyak kesulitan, Moms. Untuk itu penangan sejak dini sangat diperlukan agar bayi bisa hidup normal layaknya anak lainnya.