1. Melahirkan Bayi Sungsang

Kondisi bayi sungsang memang sangat mengkhawatirkan, Moms. Ini terjadi karena saat dalam kandungan bayi sering melakukan gerakan, hingga akhirnya membuat posisi kepalanya berada di atas kandungan atau yang dikenal dengan nama sungsang.

Normalnya pada usia kehamilan 36 minggu, biasanya kepala bayi sudah berada di posisi bawah yang menandakan bahwa bayi sudah siap untuk lahir. Tapi berbeda dengan kondisi sungsang, si kecil tidak menandakan akan keluar meski usia kandungannya sudah memasuki waktu kelahiran. Jalan terbaik untuk menangani bayi sungsang adalah dengan operasi caesar.
1. Melahirkan Bayi Sungsang

2. Melahirkan Bayi Sungsang Secara Normal

Sebenarnya selain operaasi caesar, melahirkan bayi sungsang secara normal juga bisa lho Moms. Tapi ada persyaratan yang perlu harus kamu perhatikan saat dokter berani mengambil tindakan untuk normal, yaitu  posisi kepala janin menunduk seperti menghadap ke bawah, bayi tidak terlilit tali pusar, bagian yang muncul terjalin utuh, dan tidak ada komplikasi kehamilan.

Biasanya kondisi sungsang sebagian yang bisa melakukan proses persalinan secara normal. Sungsang sebagian adalah kaki janin akan terlipat lurus ke atas sejajar tubuhnya, sehingga dapat menyentuh wajahnya atau melipat di bawah dagunya. 
2. Melahirkan Bayi Sungsang Secara Normal
baca juga

3. Melahirkan Bayi Besar

Bayi dikatakan memiliki ukuran besar jika melebihi 4000 gram atau 4 kg. Bayi dengan kondisi tersebut disebut makrosomia. Melahirkan bayi besar akan menyulitkan bagi si ibu, namun ketimbang caesar melahirkan bayi besar secaraa normal lebih sering dilakukan. 

Meski memiliki risiko bayi akan cedera saat proses persalinan, nyatanya melahirkan bayi besar secara normal akan mengurangi tingkat kematian pada ibu jika dibandingkan dengan caesar. Namun jika kasus yang terjadi tidak memungkin ibu untuk melahirkan bayi besar dengan jalan normal, pemilihan operasi caesar bisa jadi langkah selanjutnya dan sangat penting untuk mendiskusikan ini ke dokter kandungan terlebih dahulu. 
3. Melahirkan Bayi Besar

4. Melahirkan Bayi Prematur Secara Normal

Bayi dikatakan prematur apabila kelahiran yang terjadi pada tiga minggu atau lebih sebelum waktu kelahiran normal. Biasanya kelahiran yang wajar akan jatuh di minggu ke-40, sedangkan untuk bayi prematur kelahiran terjadi pada minggu ke-37. 

Persalinan bayi prematur bisa dilakukan secara normal tanpa melakukan operasi caesar, tapi hal ini bisa dilakukan apabila kepala bayi sudah berada di bawah dan tidak sungsang. Banyak hal kenapa bayi bisa lahir prematur seperti, kelebihan berat badan saat ibu hamil, mengandung bayi kembar, stres akibat banyak pikiran, hingga  masalah pada rahim, serviks, atau plasenta.
4. Melahirkan Bayi Prematur Secara Normal
baca juga

5. Melahirkan Bayi Kembar Normal

Meski memiliki risiko yang lebih besar, nyatanya melahirkan bayi kembar dengan cara normal masih bisa dilakuin lho. Tapi sebelum memutuskan untuk melakukan persalinan secara normal ada syarat yang harus diperhatikan ya Moms.
  • Bayi kamu tidak sungsang.
  • Semua kondiri bayi sehat.
  • Si bayi tidak berbagi plasenta yang sama.
  • Ibu dan bayi tidak berisiko mengalami komplikasi.

Moms, proses persalinan memang sangat mendebarkan, tapi jika selama kondisi kamu sebagai calon ibu dan si buah hati sehat, besar kemungkinan persalinan akan berjalan dengan lancar. Semangat ya, Moms!
5. Melahirkan Bayi Kembar Normal