1. Ibu Melahirkan Normal

Prosedur yang dilakukan untuk melakukan Inisiasi Menyusui Dini sebenarnya terbilang sederhana. Khususnya bagi Moms yang melahirkan dengan cara normal. Langkah pertama yang dilakukan adalah meletakkan bayi di atas dada sang ibu, bayi dianjurkan tidak mengenakan pakaian dan sang ibu bertelanjang dada, sehingga terjadi interaksi skin to skin. Jangan bantu bayi menemukan puting sang ibu, biarkan bayi mencari sendiri secara alamiah. Moms jangan khawatir si kecil tidak bisa menemukannya, karena insting bayi akan menemukannya dengan mudah. Waktu untuk melakukan Inisiasi Menyususi Dini sekitar 30 menit hingga si kecil melepaskan puting dengan sendirinya. 
1. Ibu Melahirkan Normal

2. Ibu Melahirkan Normal di Rumah Sakit

Di Indonesia sendiri, menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), angka IMD terus meningkat hingga mencapai 34,5% pada tahun 2013. Biasanya pihak rumah sakit tidak akan melewatkan proses IMD mengingat manfaatnya yang begitu penting.

Proses IMD di rumah sakit sama dengan proses IMD yang bisa Moms lakukan saat melahirkan di bidan. Setelah bayi lahir dan dibersihkan, bayi diletakkan di atas dada sang ibu dengan keadaan sama-sama telanjang, hal ini akan menjalin hubungan yang erat antara sang ibu dengan buah hati, dan biarkan sang bayi menemukan puting susu ibunya untuk mulai menyusu.
2. Ibu Melahirkan Normal di Rumah Sakit
baca juga

3. Ibu Melahirkan di Air

Melahirkan di dalam air atau water birth, menjadi metode melahirkan yang banyak dipilih oleh ibu muda karena dipercaya mampu memberikan efek menenangkan dan meredakan rasa sakit. Namun tidak semua bisa melakukan metode melahirkan seperti ini, banyak syarat yang harus dipenuhi untuk bisa melahirkan di dalam air, yaitu tekanan darah ibu normal, bisa melahirkan secara norma, si kecil tidak kembar, dan usia kehamilan sudah melewati 37 minggu.

Proses Inisiasi Menyusui Dini bagi ibu yang melahirkan di dalam air hampir sama dengan ibu yang melakukan proses persalinan normal. Bedanya hanya posisi ibu berada di dalam bak yang berisi air. Setelah melahirkan ibu diharuskan bertelanjang dada dan letakkan si kecil di atasnya untuk mulai proses IMD tersebut. 
3. Ibu Melahirkan di Air

4. Ibu Melahirkan Sendiri

Moms, melahirkan seorang diri memang sangat berat dan sulit untuk dibanyangkan. Tapi dalam sebuah halaman yang di kutip dari akun Twitter @TheWittleDemon, seorang wanita asal Amerika Serikat bernama Tia Freeman berhasil melakukan persalinannya sendiri dengan bantuan tutorial dari Youtube. Tia melakukan metode malahirkan water birth di dalam buthup kamar hotel saat berada di Turki. 

Meski terbilang sangat heroik, ada baiknya proses persalinan harus direncanakan dengan matang ya, Moms karena ini menyangkut keselamatan kamu dan buah hati. Setelah proses melahirkan jangan lupa penting untuk melakukan IMD, cara yang dilakukan sama dengan penjelasan di atas. 
4. Ibu Melahirkan Sendiri
baca juga

5. Ibu Melahirkan Bayi Kembar

Proses inisiasi menyusui bayi kembar tetap harus dilakukan mengingat pentingnya manfaat dari proses tersebut. Saat bayi pertama lahir dan dibersihkan segera letakkan bayi di atas dada sang ibu sambil menunggu si adik lahir. 

Saat si adik lahir, berikan si kakak kepada ayah dan biarkan mereka melakukan kontak kulit. Setelah bayi kedua dibersihkan letakkan di sebelah kanan dan bayi pertama di sebelah kiri, biarkan kedua bayi tersebut mencari puting susu ibu mereka dan untuk kenyamanan ibu dan bayinya berikan selimut yang menghangatkan ya. 

Jadi apapun metode melahirkan yang nantinya akan kamu pilih, proses IMD tetap harus dilakukan ya. 
5. Ibu Melahirkan Bayi Kembar