1) Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Susu

1) Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Susu
source: https://babygooroo.com/articles/is-soy-based-formula-better-than-cows-milk-formula


Anak usia 3-5 tahun masih dalam proses pertumbuhan. Untuk mendukung tumbuh-kembangnya lebih optimal, maka pilihlah susu yang dibutuhkan tubuhnya untuk tumbuh dan berkembang.

Terdapat beragam jenis susu formula yang telah dibagi menurut kategori usia. Misalnya, susu untuk anak di bawah 2 tahun atau 3-5 tahun. Sebelum membeli, sebaiknya perhatikan label zat yang terkandung di dalamnya. Biasanya di sana tertulis lemak, karbohidrat, kasium, fosfor dan vitamin (A, D, E, K).

Selain itu, perhatikan kandungan gula pada kemasan susu. Hindari memberikan susu dengan kandungan gula yang tinggi kepada anak yah, moms!


 

baca juga

2) Susu UHT dapat menjadi Alternatif

2) Susu UHT dapat menjadi Alternatif
source: http://jayce-o.blogspot.com/2012/07/35-cute-milk-packaging-design.html


Karena alasan praktis, tidak sedikit ibu yang memberikan susu UHT (Ultra High Temperature) kepada anaknya. Menurut dokter, pemberian susu UHT boleh-boleh saja kok.

Di dalam susu UHT juga mengandung nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang, seperti kalsium, protein, vitamin, seng, kolin dan biotin. Hanya saja, kandungan zat besinya agak kurang.

Agar zat besi tetap tercukupi, maka selalu sajikan makanan yang tinggi zat besi untuk anak setiap hari. Untuk susu UHT, pilihlah yang rasa plain atau vanilla. Sesekali bisa diselingi dengan rasa stroberi maupun cokelat.

Sebaiknya susu UHT langsung dihabiskan saat diminum. Untuk penyimpanannya, jauhkan dari panas dan sinar matahari, agar nutrisinya tetap terjaga.


 

3) Susu Hypoallergenic (HA) untuk Anak yang Alergi Susu Sapi

3) Susu Hypoallergenic (HA) untuk Anak yang Alergi Susu Sapi
source: http://www.foodsafetynews.com/2014/12/chinese-demand-for-dairy-products-spurs-u-s-exports/


Ada beberapa anak yang tidak cocok mengonsumsi susu formula yang dibuat dari susu sapi. Itu karena ia alergi dengan susu sapi atau intoleransi laktosa. Biasanya gejala alergi yang tampak seperti anak muntah, diare atau sakit perut dan muncul ruam di kulit.

Apabila buah hatimu mengalami hal ini, maka segera hentikan pemberian susu formula dan ganti dengan susu HA. Protein dalam susu HA telah dipecah, sehingga kecil kemungkinan menimbulkan alergi pada anak. Selain itu, kamu juga bisa memberikan anak susu soya yang dibuat dari kedelai.


 

baca juga

4) Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa, Penyajian dan Penyimpanan Susu

4) Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa, Penyajian dan Penyimpanan Susu
source: https://davitadiets.wordpress.com/2007/07/09/dairy-delicious-milk-and-cheese-products-for-kidney-patients/

Hal yang wajib banget kamu perhatikan dalam memilih susu anak berikutnya adalah memeriksa kemasan, terutama tanggal kedaluwarsa produk susu yang akan kamu beli. Pilihlah susu yang masa kedalurwasanya masih lama.

Sebelum menyajikannya, baca dengan baik saran penyajian yang tertera pada kemasan. Setelah itu, simpanlah di tempat teduh dan aman dari serangga ataupun hewan kecil lainnya. Ingat, untuk anak usia 3-5 tahun disarankan mengonsumsi 2 gelas susu setiap harinya!.