Para orang tua biasanya membayangkan bagaimana anak mereka akan tumbuh dan berkembang dengan baik serta bisa berbagi cerita, impian dan minat dengan mereka. Namun, ada kalanya bayi lahir berbeda dari apa yang dibayangkan ketika mereka memiliki disabilitas. Meski demikian, janganlah pernah malu karena anak dengan disabilitas tetap mampu tumbuh sebagai sosok yang luar biasa. 

Disabilitas Itu Apa?

Seseorang dengan disabilitas tidak mampu melakukan beberapa fungsi tubuhnya sebaik orang pada umumnya. Terkadang disabilitas bisa dalam bentuk fisik seperti ketidakmampuan untuk melihat atau mendengar. Namun terkadang disabilitas juga dapat berupa ketidakmampuan berpikir dengan jelas atau melibatkan kesehatan mental. 

Disabilitas Itu Apa?
source: https://disabilitycreditcanada.com

Disabilitas bukanlah akhir dari segalanya, pasalnya banyak orang dengan disabilitas juga memiliki kemampuan penuh di area lainnya. Artinya, mereka masih mampu tumbuh dan berkembang baik di berbagai area lainnya.

baca juga

Anak Disabilitas

Disabilitas sebenarnya merupakan masalah yang umum, sekitar satu dari 20 anak pra-sekolah dan satu dari 10 anak usia sekolah memiliki disabilitas. Disabilitas pada anak-anak dapat memiliki dampak yang begitu panjang pada kesehatan fisik, mental, dan emosional mereka. Mereka biasanya akan memiliki kebutuhan khusus dan membutuhkan intervensi sejak dini dan dukungan sebanyak mungkin.

Anak Disabilitas
source: http://www.dotcomwomen.com

Memiliki anak yang terlahir dengan disabilitas artinya penyesuaian diri sepanjang hidup bagi orang tua serta anggota keluarga lainnya. Keluarga harus belajar mentoleransi keadaan dan terus memberikan dukungan kepada anak dengan disabilitas ini.

Penyebab Disabilitas

Ada berbagai jenis dn penyebab terjadinya disabilitas seperti berikut ini:

  1. Disabilitas bawaan: suatu kondisi bawaan yang diwarisi atau disebabkan oleh faktor lingkungan yang sudah ada sejak lahir. Contohnya: Disabilitas intelektual, down syndrome, cerebral palsy, serta fragile x syndrome.
  2. Disabilitas yang berkembang setelah lahir: beberapa disabilitas baru terlihat dan berkembang setelah lahir seperti masalah pendengaran, kondisi jantung, gangguan darah, metabolisme, serta hormon. 
  3. Disebabkan oleh cedera: disabilitas fisik, mental, dan perlikau juga dapat terjadi setelah seseorang mengalami trauma atau cedera yang mempengaruhi otak. Penyebab lain yang memicu cedera otak misalnya adalah kekurangan oksigen karena asma, hampir tenggelam, infeksi, serta stroke.
baca juga

Penyandang Disabilitas yang Sukses

Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, memiliki anak penyandang disabilitas bukan berarti akhir dari dunia. Sebaliknya, justru banyak di antara mereka yang berhasi menjadi tokoh sukses dan menginspirasi dalam kehidupan mereka. 

Penyandang Disabilitas yang Sukses
source: https://bgr.com
  • Stephen Hawking, merupakan tokoh fisikawan terkenal di dunia. Menderita ALS atau Amyotrophic Lateral Sclerosis yang menyerang sel-sel saraf sehingga ia kesulitas menggerakkan tubuhnya.
  • Stefie Wonder, penyanyi dan pianis legendaris sejak tahun 1980an. Selama berkarir sebagai penyanyi, ia berhasil mendapatkan 22 Grammy Awards.
  • Helen Keller, buta dan tuli sejak lahir. Ia terkenal sebagai seorang penulis, aktivis dan dosen.
  • Beethoven, salah satu komposer dan pianis terbaik dunia dengan karya yang begitu terkenal hingga saat ini. Ia kehilangan kemampuan mendengar sejak usia 42 tahun. Salah satu karya paling legendaris, 'Grosse Fuge, Op. 133' justru dibuat di tahun-tahun terakhir hidupnya ketika ia benar-benar tidak bisa mendengar. Ia membuat musik dengan membayangkannya.

Hari Disabilitas Internasional

Hari Disabilitas Internasional jatuh pada tanggal 3 Desember. Peringatan internasional ini diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1992 silam. Tujuannya adalah untuk membangkitkan pemahaman, wawasan dan kepedulian masyarakat akan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan para penyandang disabilitas. Harapannya, kesadaran yang berkembang di antara masyarakat ini dapat meningkatkan martabat, hak, serta kesejahteraan para penyandang disabilitas.

Jangan malu meski buah hati kamu adalah penyandang disabilitas. Keterbatasan mereka tidak akan menjadi penghalang bagi tumbuh kembang mereka ketika dukungan dan kasih sayang selalu diberikan.