Salah satu penyakit yang disebabkan oleh makan sembarangan adalah kanker usus. Kanker usus adalah tumor ganas pada usus. Usus merupakan saluran pencernaan yang dimulai dari ujung bawah lambung sampai sebelum rektum. Usus manusia terdiri dari usus halus dan usus besar.

Jenis-jenis kanker Usus

Kanker usus halus
Kanker usus halus adalah penyakit langka di mana sel-sel dalam jaringan usus halus berubah (bermutasi). Sel-sel tersebut tumbuh tak terkendali secara tak normal sehingga membentuk tumor

Gejala:

Kanker pada usus halus seringkali tidak jelas dan tidak spesifik , seperti nyeri perut melilit yang hilang timbul, mual, sembelit, muntah, berkurangnya berat badan, dan anemia kronis. Beberapa kasus diketahui ketika penderita sudah menderita kanker usus stasium akhir karena gejala yang tidak spesifik. Karena gejala yang tidak spesifik ini, penegakan diagnosis kanker usus halus sering terlambat sekitar 6-8 bulan dari gejala pertama kali muncul.

Yuk Cari Tau Gejala Kanker Usus dan Bagaimana Pengobatannya
source: http://hellosehat.com

Kanker usus besar

Kanker usus besar atau kanker kolon juga sering di sebut kanker usus 12 jari adalah jenis kanker yang menyerang usus besar atau bagian terakhir pada sistem pencernaan manusia. Meskipun penyakit ini bisa terjadi pada segala usia, 90 persen penderitanya adalah orang-orang lansia di atas 60 tahun. 

Sebagian besar kasus kanker usus besar diawali dengan pembentukan gumpalan-gumpalan sel berukuran kecil yang disebut polip adenoma. Gumpalan ini kemudian menyebar secara tidak terkendali seiring waktu.

Gejala:

Kanker usus gejalanya perubahan kebiasaan buang air besar. Perubahan gejala ini dapat berupa diare, sembelit, buang air besar berdarah, tinja berbentuk kecil-kecil seperti biji salak, dan buang air besar yang tidak lampias. Gejala lain dapat berupa nyeri perut, keram, kembung, mual, lemas, penurunan berat badan, muntah, dan teraba benjolan di dalam perut.

Penyebab Kanker Usus

Kanker usus biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat meliputi obesitas, kurang olahraga dan pola makan yang buruk. Aktivitas fisik yang minim juga bisa meningkatkan risiko kanker usus besar. 

Diet atau pola makan yang banyak mengonsumsi daging merah dan daging olahan, serta rokok, dan alkohol juga meningkatkan risiko terkena kanker usus.

Selain itu, faktor risiko lain seperti usia di atas 50 tahun, riwayat penyakit serupa di keluarga, penyakit di usus, dan diabetes tipe 2 juga meningkatkan risiko kanker usus.

Pengobatan Kanker Usus :

Kemoterapi
Kemoterapi merupakan cara untuk membunuh sel-sel kanker melalui pemberian sejumlah obat-obatan. Obat-obatan ini dapat berbentuk tablet yang diminum, infus, atau kombinasi keduanya. 
Beberapa contoh obat kanker usus besar adalah cetuximab dan bevacizumab.

Radioterapi
Tujuan radioterapi sama seperti kemoterapi, yaitu untuk membunuh sel-sel kanker. Namun pada radioterapi, metode pengobatan dilakukan dengan menggunakan pancaran radiasi.

Operasi
Jenis operasi penanganan kanker usus besar dilakukan tergantung dari tingkat keparahan penyebaran kanker itu sendiri. Jika kanker yang terdiagnosis masih dalam tahap awal, biasanya operasi bisa dilakukan lewat kolonoskopi untuk menghilangkan pertumbuhan kanker. Jika tidak bisa melalui kolonoskopi, maka bisa diangkat melalui operasi ‘lubang kunci’ atau laparoskopi.

Penyebab Kanker Usus
source: http://techinasia.co

Pencegahan

Tentunya banyak penyakit yang bisa dicegah pertama dengan mengubah pola hidup menjadi pola hidup sehat, dimulai dari makan makanan sehat,  berolahraga, rajin meminum air putih, jika anda perokok dan peminummaka berhentilah mulai sekarang, dan mulai konsumsi makanan tinggi folat. Pola hidup sehat bukan hanya mencega kanker usus tapi juga mencegah banyak penyakit loh Moms. Yuk hidup sehat mulai sekarang.