Sejarah Kanker


Hippocrates, seorang bapak kedokteran dari Yunani meyakini bahwa penyebab kanker akibat cairan tubuh tidak seimbang. Cairan yang dimaksud adalah darah, lendir, cairan empedu kuning, dan cairan empedu hitam. Hippocrates menduga kelebihan keempat cairan tersebut dapat memicu keberadaan kanker. Namun, pada zaman Yunani Kuno tak sedikit pula yang beranggapan bahwa kanker merupakan campur tangan dewa. Salah satu anggapan yang kerap kali muncul adalah kanker merupakan kutukan dari dewa, sehingga tidak dapat disembuhkan.

Namun, pada tahun 1500 sebelum masehi, nenek moyang telah mulai mengobati kanker atau pada saat itu tumor payudara dengan cara kauterasi yaitu menghancurkan jaringan tumor menggunakan bor api. Pada tahun 1880, prosedur mastektomi mulai digunakan. Hingga tahun 1901, Wilhelm Concard Roentgen berhasil menemukan terapi sinar X untuk mengobati kanker.
Kemoterapi atau metode merusak DNA dan menghancurkan sel kanker baru ditemukan tahun 1950. Metode ini meningkatkan kesembuhan pasien kanker hingga 33 persen dan dipakai hingga saat ini.

Sejarah Kanker
source: https://www.alodokter.com


 

Macam-Macam Penyakit Kanker

Ada beberapa macam kanker yang perlu Moms ketahui, di antaranya:

1. Kanker Hati, yang bermula dari organ hati dan bisa menyebar ke organ lain di tubuh.
2. Kanker Payudara, sel kanker yang tumbuh di jaringan payudara, terbentuk di kelenjar susu (lobulus), di saluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting.
3. Kanker Serviks, kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim.
4. Kanker Paru-paru, suatu kondisi dimana sel-sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam paru-paru.
5. Kanker Tulang, jenis kanker yang muncul dan berkembang langsung di dalam tulang atau berasal dari bagian tubuh lain yang menyebar ke tulang.
6. Kanker Darah, atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih.
7. Kanker Usus Besar, atau kanker kolon adalah jenis kanker yang menyerang usus besar atau bagian terakhir pada sistem pencernaan manusia. Kanker ini penderitanya 90 adalah orang orang dengan umur di atas 60 tahun.
8. Kanker Pankreas, disebabkan oleh tumbuhnya tumor di dalam pankreas. 
9. Kanker Tenggorokan, tumor ganas yang tumbuh dan berkembang di area tenggorokan di antaranya bagian faring, laring, dan tonsil.
10. Kanker Tiroid, pertumbuhan sel abnormal yang terjadi di dalam kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak pada bagian depan leher yang biasanya mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, dan berat badan.
12. Kanker Otak, pertumbuhan sel tidak normal (tumor) pada otak yang bersifat ganas. Sel kanker dapat menguasai dan mengambil ruang, darah, serta nutrisi dari sel sehat dalam tubuh.
13. Kanker Rahim, sebuah jenis kanker yang menyerang rahim atau sistem reproduksi wanita, umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. 
14. Kanker Prostat, pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. 
15. Kanker Lidah, paling sering tumbuh dan berkembang pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan lidah.
16. Kanker Mulut, kanker yang tumbuh dan berkembang pada bibir, lidah, gusi, dinding mulut, serta langit-langit mulut. Kanker ini dapat menyebar secara langsung ke jaringan-jaringan di sekitar mulut atau melalui kelenjar getah bening. 
17. Kanker Mata, penyakit yang terjadi akibat sel-sel di jaringan mata tumbuh tanpa terkendali dan pertumbuhannya dapat menyebar ke daerah yang lain.
18. Kanker Kulit, kelainan pada sel kulit yang disebabkan oleh mutasi pada DNA sel, yang membuat pertumbuhan sel cepat, usia sel lebih panjang dan sel kehilangan sifat dasarnya.

Macam-Macam Penyakit Kanker
source: https://www.pexels.com


 

baca juga

Penyebab Kanker


Secara umum, ada dua faktor penyebab kanker yang paling sering terjadi, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal dapat terlahir dengan mutasi genetik yang diwariskan dari orangtua. Sedangkan faktor eksternal mutasi gen terjadi bukan karena warisan, tetapi gaya hidup dan kondisi lingkungan seperti merokok, radiasi, virus, bahan kimia penyebab kanker (karsinogen), obesitas, hormon, peradangan kronis dan kurangnya berolahraga.

Penyebab Kanker
source: https://hellosehat.com


 

Patofisiologi Kanker

Mekanisme terjadinya kanker ada tiga tahap perubahan, yaitu:

1. Tahap inisiasi
Pada tahap ini sel normal berpotensi berubah menjadi sel kanker akibat rangsangan karsinogen (zat kimia penyebab kanker) sebagai inisiator. Inisiator dapat langsung merubah DNA atau melalui metabolisme sel sehingga DNA pecah. Di tahap ini perubahan bersifat ireversibel.

2. Tahap promotor
Pada tahap ini, karsinogen akan mengubah sel terinisiasi menjadi sel kanker dan bersifat reversibel.

3. Tahap perubahan menetap atau progresif
Terjadi pembelahan sel yang tidak terkendali, tanpa memerlukan inisiator atau promotor. Sel kanker menghasilkan faktor angiogenesis yaitu faktor pertumbuhan vaskuler untuk nutrisi sel kanker.

Patofisiologi Kanker
source: https://www.pexels.com


 

baca juga

Kanker Stadium


Stadium kanker bermanfaat bagi dokter untuk memahami seberapa parah kanker yang dialami, berikut dengan peluang hidup penderita kanker. Berikut ini kondisi sel kanker berdasarkan stadium:

Stadium 0, kanker baru tumbuh dan belum menyebar ke jaringan tubuh lain di sekitarnya. Kanker pada stadium ini bisa diatasi melalui operasi pengangkatan jaringan sel kanker dengan tingkat keberhasilan pengobatan yang cukup tinggi.

Stadium I, jaringan masih berupa kanker berukuran kecil dan tidak memberikan gejala yang khas, sehingga banyak orang tidak mengetahui bahwa mereka mengalami kanker. Kanker pada stadium I bisa diobati melalui, operasi, radioterapi, kemoterapi, atau terapi hormon.

Stadium II, sel kanker sudah berkembang dan tumbuh lebih besar dibandingkan dengan stadium I. Sel kanker masih bertahan di tempat awal muncul dan belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Stadium III, kondisi sel kanker hampir sama dengan sel kanker stadium II. Namun, sel-sel tersebut sudah tumbuh lebih dalam ke jaringan tubuh. Ada yang sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya.

Stadium IV, sel kanker yang semula berada di satu tempat sudah menyebar, setidaknya sampai ke 1 jaringan organ tubuh lain. Tujuan utama penatalaksanaan bagi kanker stadium IV, umumnya adalah untuk menghentikan, setidaknya menghambat pertumbuhan sel kanker, dan mengurangi keluhan yang diderita.

Kanker Stadium
source: https://www.pexels.com