Beras Hitam


Beras hitam adalah salah satu biji gandum yang dinobatkan sebagai beras paling sehat di dunia lho! Dalam beras hitam terdapat kandungan vitamin E yang cukup tinggi sehingga sangat bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, dan memperbaiki kerusakan sel hati. 

Dalam sejarahnya beras hitam dianggap sebagai makanan para raja. Di Tiongkok beras ini pernah disebut sebagai beras terlarang (forbiden rice). Karena pada masa itu hanya keluarga kerajaan yang boleh mengkonsumsinya. Beras hitam memiliki tekstur yang lebih padat ketimbang beras putih.

Beras Hitam
source: https://id.pinterest.com


 

Beras Hitam untuk MPASI Bayi 6+


Kandungan beras hitam yang kaya akan gizi dan nutrisi sangat baik diolah sebagai makanan pendamping ASI lho! Namun perlu diketahui bahwa karena tekstur beras hitam lebih padat dari pada beras lainnya, jadi beras hitam sangat disarakan untuk dikonsumsi oleh bayi yang sudah menginjak umur diatas 6 bulan ya. Berikut ini salah satu cara dalam mengelolah beras hitam secara sederhana yang dapat Mommy terapkan di rumah.

  • Bahan:
  1. 20 gram tepung beras hitam
  2. 1/4 cup liquid (juice, formula, atau asi perah)
  3. puree buah/sayur
  • Cara Membuat:
  1. Campur tepung beras hitam dengan 200ml air putih panaskan dengan api kecil di atas tungku
  2. Aduk terus agar bagian bawah tidak gosong 
  3. Masak sampai mendidih dan adonan mengental (sekitar 10 menit).
  4. Dinginkan, setelah dirasa agak dingin campur dengan cairan (jus, susu formula, atau asi perah). 
  5. Terakhir tambahkan puree buah/sayur kesukaan si kecil
Beras Hitam untuk MPASI Bayi 6+
source: https://cookpad.com


 

baca juga

Beras Hitam untuk Diabetes


Beras hitam memiliki kandungan kalori yang paling rendah dibanding dengan jenis beras lainnya. Nilai kalori beras hitam hanya sekitar 362 kcal per 100 gram. Melihat hal tersebut dapat dikatakan beras hitam tidak memicu kenaikan gula darah semakin tinggi. Sehingga beras ini sangat cocok dikonsumsi penderita diabetes atau yang sedang menjalankan program diet.

Adapun beras hitam membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Karena memiliki efek perlindungan pada sistem pencernaan sekaligus mempertahankan angka gula darah tetap konstan, maka dari itu mengkonsumsi beras hitam sebagai pengganti nasi putih dapat mencegah resiko diabetes dan pra-diabetes.

Beras Hitam untuk Diabetes
source: https://mommyasia.id


 

Beras Hitam dan Ketan Hitam


Sepintas saat melihat tampilan dari beras hitam beberapa orang yang tidak mengetahui akan berbendapat bahwa ini adalah ketan hitam, beras hitam dengan ketan hitam berbeda lho Mom!
Meski dari segi tampilan sama-sama hitam kandungan serta tekstur yang terdapat di dalamnya ketika dimasak kedua makanan ini jelas berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan antara beras hitam dan ketan hitam.

  • Ciri-Ciri Beras Hitam:
  1. Beras hitam tidak lengket bila dimasak
  2. Beras hitam mempunyai warna beras yang hitam dan cerah dan apabila bulir beras dibelah jadi dua, warna dalamnya juga berwarna hitam
  3. Beras hitam mempunyai kadar antosianin yang lebih tinggi untuk mennangkal radikal bebas dalam tubuh
  4. Rasa beras hitam terasa lebih hambar ketimbang ketan hitam
  5. Kandungan kalori (indeks glikemik) beras hitam paling rendah dari semua jenis
  • Ciri-Ciri Ketan Hitam:
  1. Ketan hitam bertekstur lengket jika dimasak
  2. Beras ketan hitam biasanya warnanya hitam pucat dan jika bulirnya dibelah menjadi dua warna dalamnya putih
  3. Rasa ketan hitam terasa lebih gurih dan manis
  4. Kandungan kalori (indeks glikemik) ketan hitam lebih tinggi daripada kandungan beras hitam 
Beras Hitam dan Ketan Hitam
source: https://mommyasia.id

Beras hitam memang tergolong beras yang masih asing dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia daripada beras lainnya seperti beras putih. Yuk, terapkan pola hidup sehat bersama beras hitam Moms! Beras hitam rupanya sangat baik untuk diolah menjadi MPASI lho! Selamat mencoba ya!