Sejarah Lulur


Lulur jaman dahulu digunakan sebagai pembersih tubuh dan resep kecantikan para putri-putri raja. Perawatan lulur ini dilakukan oleh putri kerajaan pulau Jawa, yang diyakini sebagai Keraton Jawa. Proses luluran diyakini sebagai metode terbaik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Secara rutin, putri raja melakukan perawatan lulur 2 kali seminggu. Dan sebelum pernikahan, putri keraton Jawa melakukan ritual luluran setiap hari selama 40 hari berturut-turt untuk mendapatkan kulit putih dan lembut.

Tak hanya di Jawa, di Bali pun menyakini bahwa perawatan atau mandi lulur merupakan ritual wajib untuk putri raja. Hal ini dibuktikan dengan adanya peninggalan tempat mandi para anggota kerajaan yang dibangun khusus. Di Yogyakarta, dikenal dengan situs Istana Air Taman Sari. Di mana dalam situs itu terdapat beberapa kolam mandi para putri dan permasuri raja yang dibangun pada tahun 1758. Di Bali pun, dapat ditemui situs pemandian Tirta Gangga. Di mana Tirta Gangga ini merupakan kolam-kolam mata air tempat pemandian keluarga kerajaan Karangasem, Bali.
Sejarah Lulur
source: http://tripcanvas.com

 

Manfaat Perawatan Lulur


Dewasa ini, tak hanya putri raja yang bisa menikmati perawatan lulur, tapi semua orang bisa mendapatkan perawatan lulur yang sesuai. Pada dasarnya, lulur merupakan campuran rempah, tumbuhan atau buah-buahan yang dibalurkan ke seluruh tubuh, lalu dibiarkan setengah mengering dan digosokkan agar kulit mati terangkat. Tak berbeda jauh dari sekarang, lulur tradisional jaman dahulu juga menggunakan rempah-rempah untuk mandi lulur seperti tepung beras, daun pandan, melati, mawar, minyak kelapa, bengkoang dan lain sebagainya.

Manfaat lulur dapat dijabarkan sebagai berikut :
  • Mengangkat sel kulit mati
  • Meregenarasi kulit
  • Membuat kulit menjadi lebih cerah dan tidak kusam
  • Mengencangkan kulit tubuh
  • Membuat kulit menjadi halus
  • Memberi nutrisi dan kelembaban pada kulit tubuh
Manfaat Perawatan Lulur
source: http://pixabay.com

 
baca juga

Macam Produk Lulur


Setelah mengetahui sejarah dan manfaat lulur, lanjut ke macam-macam produk lulur. Produk lulur sekarang sangat mudah didapatkan di mana-mana, di toko kosmetik, supermarket hingga online store. Produk lulur yang paling sering diburu wanita adalah lulur Bali. Karena lulur Bali mengandung bahan-bahan organik seperti buah-buahan, bunga tropis dan tanaman herbal lainnya. Di Bali pun banyak sekali tempat baik hotel maupun salon kecantikan menawarkan paket lulur Bali. Tak perlu jauh-jauh ke Bali, sekarang pun produk lulur Bali dapat ditemukan di supermarket, seperti Bali Ratih atau Herborist Bali. 
Macam Produk Lulur
source: http://lifull-product.com

 
Selain lulur Bali, Moms bisa menemukan lulur yang sesuai dengan keinginan. Contohnya, lulur pemutih. Banyak wanita yang mendambakan kulit putih dan cerah. Mungkin bisa mencoba lulur Purbasari putih ataupun lulur mandi bengkoang. Dari beberapa review, lulur ini dapat mencerahkan kulit apabila rutin digunakan.

Tak hanya lulur mandi, Purbasari juga punya lulur wajah atau facial scrub dengan varian Aloe Vera, Cucumber dan Green Tea
Macam Produk Lulur
source: http://purbasari.com
baca juga
Setelah mendapatkan produk lulur yang cocok, jangan sampai tidak tahu cara pakainya Moms! Lulur dioleskan merata pada tubuh yang kering dan biarkan setengah mengering. Kemudian gosok lulur perlahan-lahan pada seluruh tubuh hingga terasa lulur tersebut 'jatuh' atau rontok. Jika sudah selesai menggosok, bilas lulur hingga bersih. Setelah bilas, kulit akan terasa bersih dan lembab. Tidak perlu menggunakan sabun mandi lagi. Ini merupakan prosedur umum untuk perawatan lulur, perhatikan cara pakai pada setiap produk ya.

Luluran yang bagus bisa mengangkat sel kulit mati sehingga pori-pori kulit terbuka dan bisa bernafas. Luluran yang bagus juga memperlihatkan kulit menjadi lebih bersih dan cerah. Hati-hati jangan menggosok terlalu keras karena bisa membuat iritasi kulit. Apabila scrub produk lulur dirasa terlalu kasar, segera ganti produk lulur dengan butiran scrub yang lebih kecil. Selamat luluran, Moms!