1) Faktor Genetik

Cobalah mengingat-ingat sewaktu remaja apakah kamu dan pasangan terlambat mengalami masa puber atau tidak? Apabila ya, maka kemungkinan itu diturunkan darimu. Sama halnya dengan kondisi lainnya, ternyata pubertas juga dipengaruhi oleh faktor genetik lho. So, jangan terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa anak remajamu mengalami masalah pada organ reproduksinya ya, Moms!

 

1) Faktor Genetik
source: http://www.dramastyle.com


 

2) Awal Puber Setiap Remaja Berbeda-beda

Sebenarnya, setiap remaja tidak memiliki waktu puber yang benar-benar bersamaan. Secara umum, masa puber bisa dimulai dari umur 9 atau 10 tahun, namun tidak merata terjadi kepada setiap anak. Ada pula yang baru mengalaminya di usia 12 tau 13 tahun. Khusus untuk remaja laki-laki memang cenderung terlambat puber, bahkan ada yang baru puber di usia 14 atau 15 tahun. So, jangan menyapuratakan semua anak ya, Moms!

2) Awal Puber Setiap Remaja Berbeda-beda
source: https://pantip.com


 

baca juga

3) Kelebihan Berat Badan

Enggak hanya karena badan terlalu kurus saja yang memengaruhi lambat atau tidaknya anak pubertas, tapi kegemukan juga lho, Moms. Kalau putra atau putrimu kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, maka jangan heran kalau ia belum memasuki masa-masa puber seperti teman-temans sebayanya yang lain. Untuk mengatasi masalah ini, yuk ajak anak untuk menurunkan berat badannya menjadi normal dengan mengonsumsi asupan gizi yang baik dan rutin berolahraga.

3) Kelebihan Berat Badan
source: http://k-is4korean.com


 

4) Karena Penyakit

Terlambat pubertas juga bisa disebabkan karena anak mengidap suatu penyakit kronik. Penyakit itu seperti diabetes, cystic fibrosis, penyakit ginjal dan asma. Karena penyakit-penyakit itu mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tubuh, sehingga anak pun terlambat memasuki masa pubertas. Tapi, jangan khawatir, karena hal ini masih bisa diatasi dengan pengobatan dan kontrol yang teratur dengan dokter.

4) Karena Penyakit
source: http://news.sabay.com.kh


 

baca juga

5) Kurang Gizi

Gizi menjadi salah satu penentu tubuh bertumbuh dan berkembang dengan baik dan normal. Apabila ternyata anak kekurangan gizi atau asupan gizinya tidak tepat, maka sudah pasti akan memengaruhi segala aktivitas dalam tubuh, termasuk di dalamnya terlambat pubertas.

5) Kurang Gizi
source: https://www.wattpad.com


 

6) Masalah pada Kelenjar dan Kromosom

Terlambat pubertas juga dialami anak apabila mengalami masalah pada kelenjar pituatari dan kelenjar tiroidnya. Jika terjadi masalah pada 2 kelenjar penting ini, maka akan memengaruhi tumbuh-kembang anak. Selain itu, kelainan kromosom sangat berpengaruh. Anak perempuan yang terkena sindrom Turner dan anak laki-laki dengan sindrom Kinefelter, akan mengalami keterlambatan perkembangan seksual dan ketidaksuburan.

6) Masalah pada Kelenjar dan Kromosom
source: https://www.pinterest.se