Apa itu Pubertas?

1. Peralihan dari Anak-anak ke Dewasa: Semua orang pernah mengalami masa-masa pubertas baik itu saat remaja ataupun usia dewasa. Pubertas adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Anak pubertas ditandai dengan matangnya organ reproduksi serta terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat.

2. Perubahan Hormon: Pubertas adalah masa dimana terjadinya perubahan fisik dan mental anak yang disebabkan adanya perubahan hormon. Perubahan hormon ini menyebabkan emosi seorang anak laki-laki dan perempuan tidak stabil, cepat marah, cepat tersinggung, melamun, saat yang lain gembira, tertawa, atau menangis.

3. Tertarik dengan Lawan Jenis: Masa pubertas, anak kamu akan mulai tertarik dengan lawan jenis.

4. Masa yang Berbeda: Dan yang perlu kamu pahami, masa pubertas pada laki-laki dan perempuan tidak sama. Perempuan pubertas pada usia 8-13 tahun sedangkan laki-laki pada usia 10-15 tahun. Ada yang pubertas lebih awwal dan ada yang lambat.

source: https://www.galena.co.id


 

baca juga

Pubertas Anak Laki-laki

1. Perubahan Fisik Primer: Anak laki-laki akan mengalami perubahan fisik primer saat pubertas. Perubahan fisik primer ini artinya kesiapan testis untuk memproduksi sperma kemudian menyebabkan anak akan mengalami mimpi basah.

Ini juga merupakan peristiwa ejakulasi saat anak tidur, karena testis dan salurannya uretra penuh sperma. Kejadian normal ini menandakan tubuhnya siap membuahi sel telur perempuan yang telah matang dan dapat menyebabkan kehamilan.

2. Perubahan Fisik Sekunder: Sedangkan perubahan sekunder adalah perubahan yang belum pasti akan dialami oleh laki-laki pada masa pubertas. Perubahan ini meliputi perubahan fisik organ kelamin, suara, kumis dan jakun, bau badan dan jerawat, rambut halus, dada pria menjadi lebar dan bidang.

source: http://health.liputan6.com


 

Pubertas Anak Perempuan

1. Perubahan Fisik Primer: Masa pubertas pada anak perempuan ditandai dengan perubahan saluran telur primer dan sekunder. Perubahan primer anak perempuan ditandai dengan menstruasi dimana ovarium sudah dapat menghasilkan sel telur.

Menstruasi terjadi saat sel telur yang dihasilkan ovarium sudah matang dan memasuki rahim. Apabila sel telur tidak dibuahi oleh sperma, maka dalam beberapa hari sel telur akan mati. Sel telur yang mati tersebut akan luruh bersama penebalan yang terjadi pada dinding rahim dan dikeluarkan melalui vagina. Tapi jika sel telur berhasil dibuahi oleh sperma maka akan menjadi janin.

2. Perubahan Fisik Sekunder: Sedangkan, perubahan sekunder merupakan perubahan pada fisik yang tampak dari luar seperti payudara, menstruasi dan fertilitas, bentuk tubuh, bau badan dan jerawat, kulit, dan rambut halus.

source: http://majalahkartini.co.id