Bahaya Varises
 

Waspada, Ini Dia Bahaya Varises dan Cara Pengobatannya Yang Wajib Mommy Tahu
source: https://www.klikdokter.com/


Siapapun pasti merasa risih saat melihat terdapat bercak pembuluh vena menonjol yang berwarna ungu atau biru gelap kulit di betis atau paha. Kondisi inilah yang biasa disebut dengan varises. Perlu Mommy ketahui, varises terjadi karena adanya gangguan pada pembuluh darah vena. Gangguan fungsi pada pembuluh darah vena membuat aliran balik darah menjadi terhambat  sehingga membuat darah berkumpul dan mengendap pada area tungkai kaki atau betis. Akan tetapi, varises ini tidak hanya terjadi pada tungkai kaki dan betis melainkan juga pada beberapa area tubuh lain.
 

Varises Ringan
 


Varises terjadi pada banyak orang dengan berbagai tingkat keparahan. Pada kasus varises ringan, penderita varises cenderung tidak akan mengalami gejala dan gangguan kesehatan yang serius. Sayangnya, inilah yang kerap membuat kebanyakan dari mereka mengacuhkan varises ringan yang dialami. Padahal, jika tidak segera ditangani, varises dapat menjadi semakin parah dan sulit diobati.
 

baca juga

Varises Di Paha
 


Varises yang paling umum biasanya muncul di bagian kaki, baik itu paha, betis, atau tungkai kaki. Bagi kamu para wanita bekerja yang kerap menggunakan office attire dengan rok pendek, varises yang tampak di kaki pasti menjadi gangguan untuk bisa tampil percaya diri. Tidak hanya di paha, betis dan tungkai kaki kerap menjadi bagian yang menampakkan dengan jelas vena menonjol berwarna gelap. Sebagian dari mereka memilih untuk mengenakan stoking agar bisa menutupinya. Namun, mengapa tidak mencoba mencegah atau setidaknya mengobati?
 

Varises Esofagus
 

Waspada, Ini Dia Bahaya Varises dan Cara Pengobatannya Yang Wajib Mommy Tahu
source: https://www.liputan6.com/


Selain kaki, varises juga dapat muncul di bagian tubuh lain. Salah satunya adalah pada esofagus. Varises esofagus terjadi akibat pembesaran abnormal pada pembuluh vena yang berada pada area esofagus atau yang lebih umum dikenal sebagai kerongkongan. Pembesaran pembuluh ini dapat terjadi akibat adanya hipertensi portal atau peningkatan tekanan darah dalam vena porta. Gejala yang dapat terjadi akibat varises esofagus antara lain adalah sakit perut, muntah darah, feses berwarna hitam, hingga munculnya penyakit liver dan hepatitis.
 

baca juga

Pengobatan Varises


Jika kamu mengalami varises, segeralah lakukan pengobatan sedini mungkin untuk menghindari gejala yang semakin parah. Pengobatan untuk varises biasanya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Selain itu, ukuran dan posisi varises juga menjadi pertimbangan bagaimana penanganan dilakukan. Namun yang pasti, pengobatan varises dilakukan untuk meredakan gejala, mencegah varises yang semakin parah, dan menghindari risiko komplikasi seperti luka, perdarahan, hingga infeksi. Biasanya, metode pengobatan yang diberikan adalah terapi obat dan pemakaian stoking kompresi.