Sering Tidak Disadari, Inilah Gejala Usus Buntu Kronis yang Terjadi Pada Kita


Gejala usus buntu adalah penyakit yang umum dialami orang-orang di usia produktif. Pola hidup dan makan yang kurang baik seringkali menjadi biang kerok munculnya penyakit ini.

Nah, pada kasus gejala usus buntu yang biasa dialami, organ tubuh bernama secum yang disebut juga sebagai usus buntu mengalami infeksi dan peradangan sehingga proses pencernaan secara keseluruhan menjadi terganggu dan tentunya menimbulkan rasa tidak nyaman. Bahkan gejala usus buntu juga bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Wah, ngeri ya, Moms?

Tapi tidak perlu khawatir, jika ditangani secara tepat penyakit usus buntu tidak perlu operasi. Syaratnya kita harus patuh pada tahap-tahap pengobatan yang disarankan oleh dokter dan menjaga pola hidup. ​​​​​​

Lalu seperti apa sih gejala usus buntu kronis yang harus kita waspadai? Dan bagaimana cara mencegah usus buntu agar tidak mengalami infeksi yang dapat mengganggu kesehatan dan produktivitas kita? Yuk, simak pembahasan berikut ini!

Sering Tidak Disadari, Inilah Gejala Usus Buntu Kronis yang Terjadi Pada Kita

Gejala Usus Buntu Kronis, Seperti Apa Sih?

Sering kali terjadi, penderita usus buntu baru mengetahui kondisinya ketika sudah masuk ke fase kronis. Bukan hanya nyeri dan rasa mual, namun demam dan gejala-gejala tidak mengenakkan lain juga turut muncul. Apa saja tanda-tandanya?

1. Mual, Muntah dan Demam Tinggi

Tiga hal ini adalah kondisi yang paling dominan dirasakan penderita gejala usus buntu kronis. Terlebih jika demam tinggi berlangsung lebih dari tiga hari.

2. Nyeri Perut Hebat di Bagian Kanan Bawah

Mual, muntah dan demam tinggi bisa menjadi tanda dari gejala penyakit lain. Tetapi, jika disertai dengan rasa nyeri hebat di bagian kanan bawah terutama ketika batuk, mengejan dan terkena guncangan, segera temui dokter. Sebab, hampir bisa dipastikan kemungkinannya adalah karena Apendisitis alias gejala usus buntu kronis.

3. Perut Membengkak

Pada penderita gejala usus buntu kronis akan terjadi tanda yang memperjelas kondisi, yaitu perut membengkak. Pembengkakan ini terjadi akibat infeksi dan peradangan pada secum alias usus buntu. Pembengkakan ini bisa berlangsung selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu disertai tanda-tanda yang telah disebutkan sebelumnya.

Nah, Moms, jika tiga tanda utama gejala usus buntu kronis tidak segera ditangani, kondisi berikutnya yang sangat fatal dapat menyusul adalah gejala usus buntu pecah. Dalam fase ini, tanda-tanda yang dialami penderita akan lebih kompleks, seperti kehilangan nafsu makan, demam yang makin tinggi, buang air besar dan kecil berkali-kali, linglung, hingga hilang kesadaran.

Waduh, bahaya ya, Moms!

Nah sebenarnya apa sih penyebab gejala usus buntu kronis ini? Ternyata gejala usus buntu kronis bisa disebabkan oleh banyak faktor selain pola makan dan pola hidup yang kurang baik, seperti makan dan hidup tidak higienis, kelelahan dan pola makan tidak seimbang.

Selain itu, kondisi-kondisi lain seperti tersumbat oleh feses atau benda asing, infeksi virus dan bakteri hingga kanker juga ditengarai menjadi penyebab gejala usus buntu kronis yang bisa berlanjut pada fase usus buntu pecah.

Moms, Ini Dia Cara Mencegah Usus Buntu Dari Infeksi Penyakit


Setelah mengetahui penyebab dan gejala usus buntu kronis hingga gejala usus buntu pecah yang berakibat fatal, yuk, Moms kita ketahui cara mencegah usus buntu dari infeksi penyakit!

Yang pertama adalah dengan hidup sehat dan higienis. Sering ditemui dari hasil pemeriksaan penderita usus buntu, ada bakteri-bakteri tertentu yang berkembang biak dan menyebabkan infeksi hingga peradangan. Tapi tenang, Moms, hal ini bisa kok dihindari dengan menjaga kebersihan, pola hidup dan pola makan agar imunitas tubuh kita terjaga baik dan terhindar dari infeksi bakteri.

Yang kedua adalah mengonsumsi makanan yang mengandung serat dan vitamin, tinggi protein, serta lemak yang seimbang. Boleh-boleh saja kok, kalau sekali waktu kita ingin mengonsumsi makanan yang praktis. Tapi tetap jadikan menu gizi seimbang sebagai pilihan utama ketika kita makan ya, Moms!

Yang ketiga adalah dengan membatasi konsumsi makanan penyebab usus buntu. Wah, apa saja tuh? Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas ditengarai menjadi penyebab gejala usus buntu.

Berikutnya, makanan yang tidak terkunyah sempurna juga menjadi sebab gangguan pada secum. Selain itu, konsumsi makanan-makanan instan terutama pada anak dan keluarga sebaiknya harus benar-benar diperhatikan agar keluarga sehat dan terhindar dari ancaman penyakit usus buntu.

Moms, Ini Dia Cara Mencegah Usus Buntu Dari Infeksi Penyakit

Nah, gimana Moms? Sudah tahu kan penyebab, gejala dan cara mencegah penyakit usus buntu?

​​​​​​Gejala usus buntu umumnya baru akan tampak setelah beberapa bulan infeksi terjadi. Menjaga kesehatan dan tidak menyepelekan tanda-tanda yang dirasakan pada tubuh adalah cara aman terhindar dari ancaman penyakit yang satu ini. Semoga sehat selalu ya, Moms!