Pengaruh lingkungan

Selama masa remaja, buah hati kamu menjadi lebih mandiri dan menjadi otoriter. Anak mencoba berbagai kepribadian untuk melihat mana yang benar-benar sesuai dengan kepribadiannya dan sangat membantunyadalam segala hal. Anak kamu mungkin lebih tertarik terhadap apa yang dilakukan teman sebayanya. Ia berpikir perilaku tersebut dapat ia contoh, misalnya saja saat ia melihat temannya membully teman lain, anak kamu mengira hal itu juga bisa ia lakukan.

Pengaruh lingkungan
source: https://metro.sindonews.com


 

Terjebak banyak lingkungan

Remaja terjebak dalam berbagai lingkungan seperti di rumah, di sekolah dan rutinitas keagamaan, di mana mereka menghabiskan sebagian besar waktunya. Hidup anak kamu didikte oleh keputusan yang kamu dan sekolahnya buat hingga anak merasa dipaksa mengikuti ritual keagamaan orang tua. Tanpa kamu sadari ini akan mempengaruhi emosi anak, anak merasa terjebak situasi dan tertekan, ibarat balon yang kiat membesar lama kelamaan akan meledak saat itulah emosi anak meluap. Memberontak adalah salah satu cara mengekspresikan situasi buruk yang dihadapi anak kamu.

Terjebak banyak lingkungan
source: https://thubajvc.wordpress.com


 

baca juga

3. Kebingungan

Sebagai anak-anak kita bisa menemukan dunia di sekitar berjalan secara alami berdasarkan naluri. Begitu seorang anak mulai bersekolah terpapar perbedaan dan sosialisasi, anak kamu diajarkan dengan berbagai cara. Sebagai remaja, mereka sekarang diharapkan untuk lebih bertanggung jawab dan mengevaluasi bagaimana perbedaan situasi dan lingkungan. Hal ini membuat anak mempertimbangkan bimbingan orang tua, masyarakat dan kelompok sebayanya. Situasi ini akan menyulitkan anak menjalani hari-hari dan berproses dengan segala perbedaan itu.

3. Kebingungan
source: http://blog.ruangguru.com/kamu-bingung-memilih-ekskul-coba-pertimbangkan-4-hal-ini/

4. Merasa Canggung

Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Mungkin anak kamu masih tertarik pada hiburan anak-anak, namun ia merasa cukup paham bagaimana bertindak layaknya orang dewasa. Kamu mungkin mengharapkan anak kamu patuh, namun bisa bertindak dewasa dan membuat keputusan yang tepat. Saat ini dikelilingi oleh atraksi fisik dan emosional dari teman sebayanya dan mungkin anak kamu merasakannya sendiri sehingga ia tidak tahu harus berbuat apa.

4. Merasa Canggung
source: http://bidanku.com/ketahui-kenapa-remaja-suka-berontak-dan-cara-menghadapinya
baca juga

5. Fase pubertas

Fase pubertas anak mengalami perubahan hormonal dan perkembangan fisik. Dengan adanya perubahan hormon dalam tubuh anak remaja kamu meakibatkan emosinya tidak stabil, kadang sedih, marah bahkan menangis. Bisa jadi anak kamu tidak mengerti semua yang ia rasakan saat pubertas dan merasa tidak nyaman dengan apa yang sedang terjadi.

5. Fase pubertas
source: http://cewekbanget.grid.id/Love-Life-And-Sex-Education/Perubahan-Perubahan-Ketika-Masa-Pubertas