Tiga Karakteristik Utama ADHD

Tiga karakteristik utama ADHD adalah kurangnya perhatian, hiperaktif, dan impulsif. Tanda dan gejala anak dengan gangguan perhatian defisit sangat bergantung pada karakteristik mana yang mendominasi.

Ternyata Anak Tidak Disiplin dan Suka Mengganggu Bisa Jadi Hiperaktif Lho!
source: https://www.jawaban.com


 

1. Gejala kurangnya perhatian

Memiliki kesulitan tetap fokus seperti mudah terganggu atau bosan dengan tugas sebelum selesai dan tidak mendengarkan saat diajak bicara. Anak hiperaktif memiliki kesulitan mengingat hal-hal dan mengikuti instruksi;
- Tidak memperhatikan detail atau membuat kesalahan sembrono
- Memiliki kesulitan tetap teratur, merencanakan ke depan, dan menyelesaikan proyek
- Sering kehilangan atau salah mengerjakan pekerjaan rumah, buku, mainan, atau barang lainnya.

1. Gejala kurangnya perhatian
source: https://health.detik.com


 

baca juga

2. Tanda dan gejala hiperaktif

- Tanda ADHD yang paling jelas adalah hiperaktif. Sementara banyak anak secara alami cukup aktif, anak-anak dengan gejala hyperactive attention deficit disorder selalu bergerak. Anak kamu mungkin mencoba melakukan beberapa hal sekaligus, terpental sekitar satu aktivitas ke aktivitas berikutnya. Bahkan saat dipaksa duduk diam yang bisa sangat sulit bagi mereka, kakinya mengetuk, gemetar, atau jemari mereka sedang bergerak.

- Anak hiperaktif terus-menerus gelisah dan ngengat, memiliki kesulitan duduk diam, bermain pelan, atau santai. Anak hiperaktif akan bergerak terus menerus, sering berjalan atau memanjat tidak tepat, pembicaraan berlebihan bahkan mungkin memiliki temperamen cepat.

2. Tanda dan gejala hiperaktif
source: http://www.santemagazine.fr


 

3. Tanda dan Gejala Implusif

- Impulsivitas anak-anak dengan ADHD dapat menyebabkan masalah dengan pengendalian diri. Karena mereka menyensor diri mereka sendiri lebih sedikit daripada anak-anak lain, mereka akan mengganggu percakapan, menyerang tempat orang lain, mengajukan pertanyaan yang tidak relevan di kelas, melakukan pengamatan tanpa pepatah, dan mengajukan pertanyaan yang terlalu pribadi.

- Anak-anak dengan tanda dan gejala impulsif juga cenderung moody dan bereaksi berlebihan secara emosional. Akibatnya, orang lain mungkin mulai menganggap anak itu tidak sopan, aneh, atau membutuhkan.

- Adapun gejala impulsif ini ialah bertindak tanpa berpikir, tebak, daripada menghabiskan waktu untuk memecahkan masalah atau menyalahkan jawaban di kelas tanpa menunggu untuk dipanggil atau mendengar keseluruhan pertanyaan, mengganggu percakapan orang lain atau permainan. Seringkali menyela orang lain dengan mengatakan hal yang salah pada waktu yang salah, ketidakmampuan untuk menahan emosi dan mengakibatkan ledakan amarah.

3. Tanda dan Gejala Implusif
source: http://dokterai.com