Macam-Macam Plasenta Previa

Perlu dipahami, kondisi kehamilan normal, plasenta seharusnya berada melekat pada sisi atas rahim dengan lokasi yang jauh dari serviks atau leher rahim. Namun, ada beberapa kondisi khusus di mana posisi plasenta berada di bawah. Kondisi inilah yang disebut sebagai plasenta previa. Berdasarkan posisinya, ada beberapa jenis plasenta previa yang mungkin terjadi, diantaranya  :

  • Plasenta previa lateralis : Kondisi di mana plasenta melekat rendah pada sisi dekat leher rahim tanpa menutupi jalan lahir.
  • Plasenta previa parsialis : Kondisi di mana plasenta melekat rendah pada sisi dekat leher rahim dan posisinya menghalangi setengah jalan lahir.
  • Plasenta previa totalis : Kondisi di mana plasenta melekat rendah pada sisi dekat leher rahim dengan posisi yang menutupi seluruh jalan lahir.
  • Plasenta previa marginalis : Kondisi di mana plasenta melekat rendah pada posisi menutupi tepat di bagian perbatasan leher rahim dengan tepi plasenta yang menyentuh ujung pintu leher rahim. Untuk kasus plasenta previa ini, melahirkan dengan persalinan vaginal masih mungkin dilakukan.
Mengenal Plasenta Previa, Seperti Apa Ciri dan Penanganannya?
source: https://www.reproduccionasistida.org/


 


Plasenta Previa Totalis
 

Mengenal Plasenta Previa, Seperti Apa Ciri dan Penanganannya?
source: https://www.mayoclinic.org/


Dari semua jenis plasenta previa yang mungkin terjadi, plasenta previa totalis merupakan jenis yang paling berisiko. Pasalnya, kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan hebat hingga bayi dengan berat badan lahir rendah. Tidak hanya itu, persalinan untuk kandungan dengan kondisi plasenta previa rendah perlu dilakukan dengan operasi caesar karena jalan lahir tertutup secara menyeluruh.
 

baca juga


Tips Praktis Mengenali Plasenta Previa
 

Mengenal Plasenta Previa, Seperti Apa Ciri dan Penanganannya?
source: http://getchampionhealth.com/


Itulah sebabnya, para ibu hamil perlu lebih waspada dalam mengenali kejanggalan dalam kehamilan. Berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala yang perlu Mommy waspadai, pastikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan jika terjadi :

  • Perdarahan yang terus menerus selama beberapa hari atau beberapa minggu.
  • Perdarahan yang terjadi setelah melakukan hubungan seksual.
  • Terasa kram dan nyeri perut yang parah.
  • Terjadi pendarahan pada periode trimester kedua kehamilan.


Larangan Ibu Hamil Plasenta Previa
 

Mengenal Plasenta Previa, Seperti Apa Ciri dan Penanganannya?
source: https://babybunintheoven.com/


Secara umum, bagi para ibu hamil yang mengalami plasenta previa, disarankan untuk mengutamakan kesehatan kandungan dengan banyak beristirahat dan tidak melakukan aktivitas berat. Selain itu, perbanyak asupan makanan bergizi dan kaya zat besi untuk mengatasi anemia. Lakukan juga pemeriksaan rutin untuk memastikan tidak ada hal serius yang mengancam keselamatan janin dan ibu.
 

baca juga


Posisi Tidur Ibu Hamil Dengan Plasenta Previa
 

Mengenal Plasenta Previa, Seperti Apa Ciri dan Penanganannya?
source: https://www.shutterstock.com/


Terakhir, jangan lupa pula untuk memerhatikan posisi tidur agar tidak membahayakan kondisi kandungan. Hal ini penting agar dapat mencegah terjadinya penekanan rahim yang berpengaruh pada organ sekitarnya seperti saluaran pencernaan atau bahkan pembuluh darah. Nah, posisi tidur yang harus Mommy hindari adadalah posisi yang berisiko mengakibatkan masalah kesehatan, seperti kaki bengkak, nyeri otot, penurunan/peningkatan tekanan darah, hingga posisi yang menyebabkan mendengkur. Salah satu posisi tidur yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil dengan plasenta previa adalah posisi terlentang. Sedangkan, untuk posisi tidur yang dianjurkan adalah posisi menyamping ke arah kiri.