Efek Samping Kunyit


Kunyit mempunyai khasiat sebagai jamu dan obat tradisional untuk berbagai penyakit. Badan kesehatan dunia, WHO (World Health Organization), bahkan memasukkan kunyit dalam daftar tanaman obat yang paling banyak dipakai di beberapa negara. Kunyit sering disebut dalam buku-buku farmasi dan ditulis sebagai resep obat tradisional maupun resmi.
 
Mengonsumsi kunyit bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan. Kunyit bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan di antaranya osteoarthritis, kulit gatal, ruam kulit, masalah menstruasi, tukak lambung, dispesia (maag), dan kanker. Kunyit juga biasa dipakai untuk bahan pengawet, pewarna, kosmetik, dan bahan baku cat.
 
Sampai sekarang belum ditemukan efek samping dari penggunaan dosis rendah. Tapi dalam penggunaan dosis tinggi, dapat menimbulkan efek negatif. Konsumsi kunyit dalam jumlah besar akan meningkatkan asam lambung. Konsumsi kunyit juga bisa membuat seseorang mudah mengeluarkan darah. Untuk itu, kunyit tidak dianjurkan bagi orang yang sedang meminum obat pengencer darah seperti warfarin. Gangguan lainnya adalah alergi, kontraksi uterus, dan mengurangi kesuburan pada pria. 

Source: http://www.hbdzone.tk

 

Kandungan Kunyit


Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang berperan sebagai antioksidan, antitumor, antikanker, antimikroba, antipikun dan antiracun. Kunyit mengandung minyak atsiri. Aroma minyak atsiri sangat spesifik sehingga sering digunakan untuk bumbu, parfum, dan obat-obatan.
 
Kunyit juga mengandung lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C, dan garam-garam mineral seperti zat besi, fosfor dan kalsium. Senyawa-senyawa tersebut sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia. 
 

Source: https://beritagar.id
baca juga

Khasiat Kunyit dan Madu


Mengombinasikan kunyit dan madu sangat bagus bagi kesehatan. Kunyit dan madu, sama-sama mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Apalagi madu, cairan bewarna keemasan ini telah digunakan sejak ribuan tahun untuk pengobatan. Madu mengandung prebiotik alami yang menguntungkan bagi tubuh.
 
Khasiat campuran kedua bahan tersebut dapat menyembuhkan dan mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Sistem kekebalan tubuh akan meningkat dan melancarkan sistem pencernaan. Karena dari bahan-bahan alami, campuran tersebut sangat aman digunakan tanpa efek samping. 

Source: http://starberita.com

Cara Mengolah Kunyit


Kunyit berbentuk umbi yang bisa dimakan langsung meskipun rasanya pahit. Moms bisa menjadikannya sebagai lalapan. Kalau terasa aneh di lidah, Moms bisa membuatnya menjadi minuman. Caranya kunyit diparut, diberi sedikit air, diperas airnya dengan menggunakan saringan dan masukkan ke dalam gelas atau cangkir. Moms bisa menambahkan gula, asem jawa, atau madu agar minuman kunyit terasa lebih enak. 

Di pasar, kunyit banyak tersedia dalam bentuk cairan dan bubuk. Moms tidak perlu repot-repot memarutnya, tinggal gunakan untuk membuat minuman dan masakan. Kunyit cai dan bubuk bisa dicampur ke dalam teh, sup dan makanan atau minuman lainnya. 

Moms bisa menggunakan kunyit sebagai lulur, masker atau sebagai obat luka bakar dan iris. Buatlah kunyit menjadi pasta dan oleskan pada kulit. Untuk luka bakar, Moms bisa mencampurnya dengan lidah buaya. 

Source: http://style.tribunnews.com
baca juga

Manfaat Kunyit untuk Kecantikan


Kunyit bersifat antioksidan, antiseptik dan anti-bakteri. Kandungan tersebut bermanfaat untuk kecantikan. Antiseptik dan anti-bakteri mampu melawan jerawat. Kunyit juga mengandung sifat pemutih yang bisa membantu mengatasi masalah pigmentasi kulit. Selain itu, kunyit sangat baik mengatasi masalah kerutan wajah dan kulit berminyak.
 
Kunyit bisa mengobati ketombe. Kurkumin yang terkandung dalam kunyit berfungsi sebagai anti-bakteri dan anti-jamur. Kedua sifat itu dapat menghambat pertumbuhan malassezia sp, yang menjadi penyebab ketombe. 

Source: https://fakta.news