Susah BAB Pada Ibu


Kesulitan bab memang mudah terjadi ya moms. Tidak hanya pada keadaan hamil tetapi semakin menambahnya usia dan metabolisme tubuh yang berubah-ubah kesulitan BAB sering menyerang. 

Kesulitan bab saat hamil bisa disebabkan oleh banyak hal, antara lain rahim yang membesar, kurang air putih, pengaruh pola makan, mengkonsumsi zat besi, kurang gerak dan stress. 

Cara mengatasi kesulitan bab saat hamil sebenarnya tidak terlalu sulit. Moms cukup memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi serat, seperti beras merah, buah, sayuran, kacang-kacangan, dan sereal.
  • Mengonsumsi air putih minimal 12 gelas per hari.
  • Berolahraga ringan minimal tiga kali dalam seminggu, sekitar 20 hingga 30 menit. Namun konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan untuk mengetahui olahraga apa yang sesuai dengan kehamilan.
  • Jika sedang mengonsumsi suplemen prenatal dan tidak sedang mengalami anemia, Moms bisa memilih suplemen yang mengandung zat besi lebih rendah. Utamakan mencukupi kebutuhan zat besi dari asupan makanan, seperti daging, telur, kacang merah, sayur dan buah.
  • Tidak menahan rasa ingin buang air besar, dan segera ke toilet saat mulai terasa ingin bab.
Susah BAB Pada Ibu
source: https://hellosehat.com
Biasanya masalah kesulitan bab ini tidak berakhir begitu saja. Pengaruh hormon menyebabkan kesulitan bab kembali terjadi setelah melahirkan. Susah bab setelah melahirkan bisa diakibatkan karena kadar hormon progesteron yang tinggi dalam tubuh selama kehamilan dan beberapa waktu setelah melahirkan sehingga dapat menimbulkan susah bab. 

Cara mengatasi susah bab setelah melahirkan pada intinya sama moms dengan cara mengatasi susah bab saat hamil. Perbanyak minum air putih, banyak olahraga dan bergerak, konsumsi makanan berserat tinggi, dan hindari stress. 
 

Susah BAB pada Anak dan Keluarga


Selain masalah susah bab pada ibu hamil dan setelah melahirkan. Susah bab juga sering melanda balita dan anak. Dan susah bab pada bayi dan anak ini sering sekali menyebabkan kebingungan dan stress pada ibu. Karena setelah memiliki anak rasanya hal terpenting adalah ketika mereka sudah bab, itu rasanya lega. 

Tapi tenang moms, apabila moms memberikan asi eksklusif pada bayi maka ketika bayi tidak bisa buang air besar seminggu tidak perlu langsung khawatir. Selama bayi tidak kesakitan dan ketika bab teskturnya normal maka semua baik-baik saja. Bayi yang mengkonsumsi asi secara eksklusif memang lebih kecil kemungkinannya terserang sembelit. Bayi dapat menyerap seluruh nutrisi dari asi sehingga tidak ada sisa untuk dikeluarkan. 

Namun setelah bayi mendapat Makanan Pendamping ASI (MPASI) biasanya frekuensi buang air besar, bentuk dan jumlah tinja akan berubah tergantung dari asupan makanannya. Jika buang air besar keras hingga saat buang air besar ia mengalami kesulitan, rasa nyeri, atau bahkan luka anus yang berdarah, hal ini dinamakan sembelit. 

Susah BAB pada Anak dan Keluarga
source: http://www.littlebabylife.com

Apabila moms mengindikasi anak mengalami sembelit ada beberapa cara untuk mengatasinya. Antara lain berikut buah-buahan untuk memperlancar bab yaitu pir hijau atau buah naga. Selain itu tambahkan asupan cairan untuk anak. Penting juga untuk melakukan gerakan mengayuh sepeda agar membantu pergerakan pada usus. Biarkan anak bergerak bebas untuk membantu proses pencernaan. 

Namun apabila sembelit atau susah bab terus berlangsung walaupun moms sudah melakukan semua saran yang diberikan alangkah baiknya untuk segera mengkonsultasikan masalahnya ke dokter keluarga moms agar bisa segera ditangani. 

Sehat selalu ya moms untukmu dan keluarga.