Pengertian Bayi Tabung


Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk segera mendapatkan buah hati seperti, pengobatan alternatif, menggunakan obat kesuburan, dan bayi tabung. Pengobatan alternatif bisa dengan terapi buah, terapi diet kesuburan dengan melakukan pengontrolan asupan nutrisi, terapi akupuntur, terapi homeopati, obat-obatan herbal, hipnoterapi kesuburan, dan masih banyak lagi. 

Bayi tabung juga bisa menjadi salah satu program yang bisa dicoba. Apalagi peluang yang lebih besar menjadi salah satu faktor banyak pasangan memilih program ini.

Lalu apa itu bayi tabung? Bayi tabung adalah suatu proses pembuahan sel telur oleh sel sperma di luar rahim. Proses pembuahan dilakukan di sebuah tabung pembuahan. Pertama-pertama proses bayi tabung dilakukan dengan merangsang folikel di dalam indung telur dengan obat tertentu.

Kemudian, sel telur diangkat dari indung telur sebelum mengalami ovulasi, setelah itu digabung dengan sel sperma di dalam sebuah tabung pembuahan hingga menghasilkan embrio. Barulah jika embrio sudah terbentuk kemudian akan ditanam di dalam rahim. Dalam medis proses ini disebut in vitro fertilization (IVF).

Bayi Tabung Menurut Islam


Dalam Islam bayi tabung bisa menjadi haram apabila proses ini melibatkan pihak ketiga. Misalnya meminjam rahim wanita lain yang bukan istrinya, sel sperma yang bukan suaminya serta sel telur yang bukan istrinya.

Para ulama bersepakat bahwa bayi tabung diperbolehkan secara syar'i apalagi dilakukan oleh pasangan suami istri yang masih memiliki ikatan suami istri dan tidak melibatkan pihak ketiga. Cara ini bisa menjadi pengobatan dan usaha dalam mendapatkan momongan.

Namun bayi tabung juga bisa menjadi haram apabila proses penentuan jenis kelamin dilakukan sesuai keinginan. Tidak diperbolehkan menentukan jenis kelamin bayi sesuai keinginan.

Diperbolehkan apabila memang dalam keadaan darurat untuk menyelamatkan turunan, semisal apabila bayi nantinya yang akan lahir dengan jenis kelamin laki-laki atau perempuan akan mewarisi penyakit turunan tertentu atau membuat janin dalam kandungan meninggal. Maka proses penentuan jenis kelamin diperbolehkan. 

 

baca juga

Bayi Tabung Pertama di Dunia


Bayi tabung pertama di dunia lahir pada tanggal 25 Juli 1978 dari pasangan Lesley dan John Brown. Bayi perempuan ini bernama Louise Joy Brown. Sang ibu melahirkan Louise Joy melalui operasi caesar di salah satu rumah sakit yang ada di Inggris.

Orang tua Louise Joy Brown sudah mencoba berbagai cara untuk mendapatkan momongan selama 9 tahun namun terus gagal. Kemudian orang tua John Brown membantu Lesley untuk hamil melalui program bayi tabung dan berhasil. Kini usia Louise Joy sudah memasuki usia 41 tahun. 

source: https://akcdn.detik.net.id


 

Gambar Bayi Tabung

 
source: http://www.acityawara.com

 
baca juga

Sekilas Proses Bayi Tabung Pada Manusia


Proses program bayi tabung dimulai dengan merangsang tubuh wanita melalui suntik hormon untuk memproduksi beberapa sel telur. Setelah itu pihak wanita akan diberikan suntikan lagi untuk membantu mematangkan sel telur. Sebelum sel telur diambil, akan dilakukan pengujian terlebih dahulu melalui tes darah.

Selama pengambilan sel telur, dokter akan mencari folikel dalam rahim melalui USG. setelah itu sel telur akan diambil dengan jarum khusus yang kemudian akan dipertemukan dengan sel sperma di dalam sebuah tabung pembuahan. Pengambilan sel sperma dilakukan pada hari yang sama. Pada saat pengambilan sel telur pihak wanita biasanya akan dibius atau diberikan obat penenang ringan. 

Setelah embrio yang terbentuk dari proses pembuahan tersebut sudah dianggap cukup matang, maka embrio itu akan segera dimasukkan ke dalam rahim wanita melalui kateter yang dimasukkan ke dalam vagina hingga embrio berhasil masuk ke dalam rahim. Biasanya ada tiga embrio yang dimasukkan agar peluang keberhasilan lebih besar. Dua minggu kemudian dokter akan meminta dilakukan tes kehamilan. 
​​​​​​

Nah, itulah Moms beberapa pengetahuan seputar bayi tabung. Semoga bermanfaat ya, Moms!