Ciri-Ciri Diare Pada Anak


Moms harus mengenali ciri-ciri diare pada anak, agar Moms tidak terlambat mengatasinya. Apa saja sih ciri-ciri jika anak terkena diare?

  • Tidak membaik dalam 3 hari
  • Buang air besar lebih sering
  • Merasa haus terus menerus
  • Tidak mau makan dan minum
  • Kelelahan
  • Demam Tinggi
  • Muntah Berulang-ulang
  • Perut kembung
  • Keram dan nyeri pada perut
  • Dehidrasi
Ciri-Ciri Diare Pada Anak
source: https://setyoariyanikeperawatan.wordpress.com/2018/04/14/diare-pada-anak/

Jika terjadi gejala tersebut pada si kecil, Moms harus segera memberikan pertolongan pertama pada anak dengan memberikan obat diare, atau segera membawanya ke dokter. Karena diare dapat menyebabkan dehidrasi serius dan mengakibatkan kondisi yang membahayakan nyawa pada waktu yang singkat.

 

Penyebab Penyakit Diare Pada Anak


Moms, berikut ini adalah penyebab penyakit diare pada anak yang tentu harus Moms waspadai ya. Agar buah hati tercinta bisa terhindar dari penyakit diare.

  • Infeksi Bakteri, bakteri yang menyebabkan diare antara lain shigella, salmonella, dan escherichia coli. Bakteri-bakteri itulah yang dapat menginfeksi tubuh si kecil dan menyebabkan diare. Bakteri tersebut biasanya menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi serta kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Maka dari itu penting untuk mencuci tangan sebelum makan dan minum.
  • Inveksi Virus, penggunaan peralatan makan serta mengonsumsi minuman dan makanan yang terkontaminasi bisa menyebabkan putra putri Moms terinfeksi virus diare. Bahkan, orang yang terinfeksi dan tidak memunculkan gejala apa pun juga dapat menularkan virus  tersebut.
Penyebab Penyakit Diare Pada Anak
source: https://www.tutyqueen.com/
  • Keracunan Makanan, diare juga bisa terjadi karena si kecil mengonsumsi makanan yang telah kadaluwarsa dan tentu terkontaminasi bakteri salmonella. Karena itu penting ya Moms memeriksa tanggal kadaluwarsa suatu produk makanan.
  • Obat Tertentu, ternyata obat juga bisa menjadi penyebab diare lho, Moms. Salah satu jenis obat-obatan yang dapat memicu diare adalah antibiotik. Meski antibiotik dapat membunuh bakteri jahat, obat ini juga dapat membunuh bakteri baik yang melindungi usus si kecil.
Untuk penyebab penyakit diare kronis biasanya disebabkan oleh faktor makanan, infeksti prasait, dan inflammatory bowel disease.
baca juga

Pengobatan Diare


Pertolongan pertama dalam penyembuhan penyakit diare pada anak adalah, Moms harus tetap memberikan makan dan minum. Selain itu berikan juga larutan gula dan garam atau oralit sebagai pengganti cairan tubuh si kecil.

Agar si kecil tidak dehidrasi, Moms harus meperhatikan asupan cairan untuk menghindari dehidrasi, dan terakhir adalah antisipasi malnutrisi dengan makanan yang sehat, maksudnya adalah berikan makanan pada si kecil dengan porsi kecil tapi lebih sering.
Pengobatan Diare
source: http://sehat41.blogspot.com/

Agar diare pada anak tidak berlangsung lama, Moms juga harus memperhatikan betul makanan yang boleh diberikan, apa saja? Makanan yang diperbolehkan saat anak diare antara lain nasi, roti, sereal, telur matang, sup, kentang lumat atau panggang, juga sayuran yang dimasak, seperti wortel, jamur, atau buncis. Moms juga boleh memberikan daging sapi, ayam atau ikan, yang dipanggang. Bisa juga pancake dan wafel, pasta, dan yoghurt. Untuk cairannya Moms bisa memberikan air kelapa pada si kecil.

Dan makanan yang tidak boleh dikonsumsi si kecil ketika diare adalah makanan yang digoreng, makanan berminyak, makanan olahan atau cepat saji, dan kue-kue kering. Moms juga tidak boleh memberikan buah dan sayuran yang bisa menyebabkan gas, seperti brokoli dan sayur berwarna hijau, paprika, jagung, kacang polong, dan buah beri.

Cukup jelas ya Moms ulasan mengenai ciri-ciri diare, penyebab penyakit diaredan penyembuhan penyakit diare tadi. Semoga si kecil lekas sembuh ya, Moms.