Indonesia terkenal sebagai negara penghasil rempah-rempah terbaik di dunia. Bahkan, kekayaan alam ini menjadi komoditas ekspor yang bernilai tinggi.

Beruntungnya kita yang tinggal di Indonesia ya, Moms, karena di negeri kita sendiri mudah ditemui aneka rempah-rempah. Nggak heran jika kuliner makanan atau pun minuman khas Nusantara ini begitu beragam karena rempah-rempah yang diolah sangat kreatif oleh masyarakatnya.

Jika bicara soal rempah-rempah, salah satu kebanggaan Indonesia adalah kapulaga. Rempah ini berbentuk bulat, kecil dan dikeringkan terlebih dahulu sebelum dicampurkan pada masakan dan minuman.

Kapulaga adalah jenis rempah-rempah yang masuk ke dalam keluarga jahe atau Zingiberaceae. Berbentuk bulat kecil, kapulaga mampu memberikan rasa yang khas pada masakan.

Di Indonesia, kapulaga banyak ditemukan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Selain Indonesia, kapulaga paling banyak dihasilkan oleh daerah Guatemala.

Nikmat Dicampur Makanan dan Minuman, Apa Sih Manfaat Kapulaga?


 

baca juga

Gimana Sih Rasa Kapulaga?

Kapulaga kebanyakan digunakan dalam masakan daerah India atau pun Timur Tengah seperti kari dan gulai. Ini karena kapulaga mampu memberikan rasa menyengat dan sedikit pedas, serupa dengan jahe.

Efek penambahan kapulaga pada makanan dan minuman adalah mampu menghadirkan rasa hangat yang melegakan tenggorokan dan pernafasan. Minyak astirinya cukup tinggi. Maka tak heran jika di Indonesia, kapulaga banyak digunakan dalam resep-resep minuman. Misalnya bir pletor atau pun wedang uwuh.

Gimana Sih Rasa Kapulaga?


 

Kapulaga Hijau


Lazimnya kita menemui kapulaga putih yang dijual di pasaran. Padahal ada jenis kapulaga lain yang tak kalah bermanfaatnya yaitu kapulaga hijau. Kapulaga hijau ini lebih populer disebut kapulaga India. Bentuknya lebih panjang dan pipih, tidak membulat seperti saudaranya. 

Kapulaga hijau dihargai lebih mahal ketimbang kapulaga putih di pasaran dunia. Rasa yang dihasilkan pun lebih strong

Kapulaga Hijau


 

baca juga

Kapulaga Bubuk


Sebetulnya kapulaga sendiri berbentuk buah. Setelah dipanen, kapulaga diolah sesuai kebutuhan. Biasanya di toko-toko jamu, kapulaga dijual dalam bentuk kering. Namun ada juga yang menjualnya dalam bentuk biji dan bubuk.

Untuk mengemasnya dalam bentuk bubuk, pertama-tama buah kapulaga segar dikeluarkan bijinya kemudian disangrai terlebih dahulu. Aroma anyirnya akan berubah menjadi harum. Setelah disangrai, digiling hingga halus menggunakan mesin atau pun alat tumbukan manual. Cara ini akan membuat kapulaga jadi lebih awet dan mudah dipergunakan dalam berbagai olahan makanan dan minuman.

Kapulaga Bubuk


 

Harga Kapulaga


Harga kapulaga sendiri cukup bervariasi di pasaran. Termasuk sebagai rempah-rempah andalan bangsa, harga kapulaga berkisar di angka Rp 135 ribu per kilogram dalam kondisi sudah dihaluskan (bubuk). Sementara untuk kapulaga kering, harganya sekitar Rp 70 ribu per kilogram.
 

Harga Kapulaga

Dengan aromanya yang nikmat, membuat kuliner buatan Moms jadi lebih sedap. Kapulaga pun bermanfaat untuk kesehatan, misalnya: meredakan batuk, mencegah osteoporosis atau pun menjaga kekebalan tubuh. Yuk selalu sediakan kapulaga di dapur rumah.