Tanda Hamil Kembar

Betapa senangnya ya Moms, jika ternyata Moms dianugerahi untuk memiliki dua anak sekaligus. Faktor genetik merupakan faktor yang paling mempengaruhi Moms mengandung bayi kembar atau tidak. Meskipun dalam riwayat keturunan Moms tidak memiliki gen kembar, bisa jadi gen kembar tersebut terbawa oleh gen suami, Moms. Karenanya, tak jarang beberapa Moms tidak menyadari apakah kehamilan yang sedang dijalaninya itu kembar atau tidak.
Tanda Hamil Kembar
Ini dia Moms, beberapa tanda-tanda hamil kembar yang dapat Moms rasakan sejak awal kehamilan, diantaranya:
1. Morning sickness yang sangat parah karena tingginya kadar hormon kehamilan,
2. Mudah lelah,
3. Nafsu makan berlebih karena Moms harus memcukupi seluruh nutrisi untuk Moms dan janin-janin yang Moms kandung,
4. mood swings,
5. Perut Moms lebih besar dibandingkan kehamilan dengan hanya satu janin.

Tanda Hamil Kembar Air

Tanda Hamil Kembar Air
Sebenarnya, hamil kembar air atau istilah medisnya Hidramnion tidak ada kaitannya dengan hamil kembar pada umumnya. Hamil kembar air dipicu oleh tingginya kandungan air ketuban pada saat masa kehamilan. Tanda paling umum adalah ukuran perut diatas rata-rata dan menyerupai hamil kembar. Jadi Moms, pemeriksaan rutin setiap bulan itu penting ya untuk mengetahui kondisi kehamilan Moms lebih dini.
baca juga

Gejala Hamil Kembar Air

Gejala Hamil Kembar Air
Hamil kembar air dapat terjadi kapan saja, akan tetapi yang paling umum terjadi di trimester akhir. Biasanya Moms akan merasakan gejala awal seperti sesak nafas akibat air ketuban terlalu banyak. Selain itu, perasaan tidak nyaman akan Moms rasakan karena ukuran perut yang besar dapat membatasi Moms dalam bergerak. Jika Moms merasakan gejala tersebut, segeralah konsultasikan ke dokter ya, Moms.

Penyebab Hamil Kembar Air

Penyebab Hamil Kembar Air
Penyebab hamil kembar air ini sangat beragam, dapat berasal dari janin maupun Moms sendiri. Nah ini dia Moms, beberapa penyebab terjadinya hamil kembar air yang berasal dari janin yaitu adanya masalah pencernaan dan atau jantung pada janin, janin mengalami hidrops fetalis dan kelainan genetik. Sedangkan yang berasal dari Moms, diantaranya karena Moms mengidap penyakit diabetes melitus, terdapat gangguan metabolisme, bahkan karena Moms mengkonsumi obat-obatan yang tidak dianjurkan selama masa kehamilan.
baca juga

Risiko Hamil Kembar Air

Risiko Hamil Kembar Air
Meskipun memang pada beberapa kasus hamil kembar air tidak memberikan dampak yang signifikan, akan tetapi hamil kembar air memiliki potensi menyebabkan komplikasi kehamilan yang serius. Hamil kembar air pun memiliki beberapa tingkatan, mulai dari yang ringan hingga berat.

Jika hamil kembar air ini sudah tergolong berat, maka risiko yang dapat terjadi diantaranya ketuban pecah dini, plasenta terlepas dari dinding rahim, tali pusar janin keluar dari vagina, persalinan sesar, pendarahan pasca melahirkan normal bahkan sampai keguguran.

Oleh karena itu, penting sekali Moms untuk menjaga asupan saat hamil. Konsultasi dengan dokter selama masa kehamilan secara rutin dapat dilakukan untuk menjaga kehamilan Moms hingga hari kelahiran tiba.