Caranya sangat mudah dan praktis kok, cuma butuh ketelitian serta kasih sayang. Tertarik? Yuk simak penjelasan lengkap soal seledri hidroponik dan cara menanamnya berikut ini.

  • Cara Menanam Seledri Hidroponik

Sistem bercocok tanam ala hidroponik membutuhkan tandon nutrisi. Moms bisa memanfaatkan pipa paralon, toples bekas, atau ember plastik. Namun agar lebih kokoh, sebaiknya pilihlah bahan yang pertama.

Setelah pipa paralon siap, lubangi sesuai ukuran netpot. Berikutnya, tutup kedua ujung pipa. Bisa menggunakan styrofoam atau bahan lain agar nutrisi yang dimasukkan tidak tumpah.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan nutrisi. Larutkan nutrisi lima mililiter nutrisi AB Mix dalam satu liter air bersih. Masukkan ke dalam paralon dengan larutan antara 1260 sampai 1680 ppm dengan tingkat keasaman 6,5.

Begitu semua siap, letakkan netpot yang sudah diisi benih dalam lubang paralon. Rapikan pipa dan pastikan tidak terkena paparan sinar matahari langsung. Setelah kurang lebih tujuh hari, baru deh moms mengenalkan si seledri ini pada sinar matahari.

  • Hidroponik Seledri Sederhana

Selain pipa, seledri hidroponik juga bisa ditanam dengan menggunakan sistem botol bekas. Caranya nggak jauh berbeda kok, Moms. Mula-mula, semai benih di media tanam. Paling mudah menggunakan rockwool dan usahakan jangan terlalu lembab atau kering.

Berikutnya, mulai menyiapkan sistem menggunakan botol bekas. Larutkan nutrisi dan masukkan ke dalam botol. Setelah itu, tanaman bisa mulai dipindah ke media baru.

Sama seperti hidroponik menggunakan pipa, jangan langsung meletakkan tanaman ini di tempat yang terpapar matahari secara langsung. Jangan lupa untuk merawat seledri agar hasilnya bisa maksimal.

  • Usaha Seledri Hidroponik

Seledri Hidroponik juga bisa jadi peluang usaha rumahan yang menggiurkan loh, moms. Selain bisa dicoba di rumah sendiri, keuntungannya juga cukup lumayan untuk tambahan uang belanja bulanan. Mari kita coba berhitung-hitung!

Biaya investasi peralatan (cangkul, pompa air, golok, dll) total bisa mencapai Rp 3.369.400. Sementara biaya total biaya operasional per bulan kira-kira sekitar Rp 6.115.491. Pendapatan per panen bisa mencapai Rp 8.250.000. Dengan harga rata-rata seledri hidroponik di pasaran Rp 20.000 per kilo. Maka perhitungan kasar laba yang didapat per bulan mencapai  Rp 2.134.509 dari harga rata-rata seledri hidroponik di pasaran. Artinya, dalam waktu kira-kira dua bulan moms sudah bisa merasakan balik modal. Menarik bukan?

Ditambah lagi seledri punya banyak manfaat positif untuk tubuh. Kandungan kalsium, antioksidan, dan vitamin C-nya sangat baik menjaga struktur tulang, kesehatan kulit, dan kekebalan tubuh. Gimana nih moms, kira-kira tertarik nggak menanam seledri hidroponik di rumah?

Bikin Sendiri di Rumah, Begini Moms Cara Menanam Seledri Hidroponik
source: https://lahan.co.id/wp-content/uploads/2019/02/Media-tanam-seledri.jpg