Selama setahun terakhir, semakin banyak variasi minuman berbahan dasar kopi. Di tengah banyaknya menu yang ditawarkan oleh gerai kopi modern, kopi hitam tetap bertahan sebagai pilihan favorit. Namun, bagaimana sebenarnya tips untuk menyesap secangkir kopi dengan aman? Lalu, adakah anjuran kesehatan bagi ibu hamil yang ingin menikmati kopi? Yuk, simak penjelasan selengkapnya!
 

Manfaat Kopi Hitam

Data Kementerian Pertanian Indonesia menunjukkan, setidaknya ada 7 manfaat kopi hitam, yaitu:

  1. Menurunkan risiko depresi.
  2. Melancarkan sistem metabolisme tubuh. Namun, agar manfaat ini diperoleh lebih maksimal, hindarilah mengonsumsi kopi hitam instan dan beralih ke kopi hitam original. Pasalnya, kandungan zat kimia dalam kopi instan, dapat menurunkan khasiat baik yang terkandung dalam kopi.
  3. Meningkatkan daya ingat.
  4. ‎Mengusir sakit kepala. Kandungan kafein dalam kopi hitam disinyalir ampuh untuk meredakan sakit kepala ataupun migrain. Ketika terjadi sakit kepala, pembuluh otak memperlebar reseptor rasa sakit. Tekanan darah dan detak jantung meningkatkan tekanan pada dinding pembuluh darah. Nah, kopi memiliki efek untuk menenangkan reseptor rasa sakit tersebut.
  5. Mencegah kanker kulit (melanoma). Kafein dalam kopi terbukti dapat menghambat proses pembentukan kanker kulit akibat sinar UV (karsinogenesis). Asupan kafein dapat memperlambat apoptosis atau kematian sel yang rusak akibat sinar UV, meningkatkan eliminasi DNA sel yang rusak, dan mengurangi peradangan sehingga mencegah pertumbuhan sel kanker.
  6. Memperlancar diet. Namun, agar proses pembakaran lemak lebih optimal, pastikan Moms membatasi pemberian gula.
  7. Mencegah penyakit jantung.
Manfaat Kopi Hitam
baca juga

Kafein dalam Kopi Hitam

Kandungan kafein dalam secangkir kopi hitam (8 ons/ 237 ml) yang diseduh berkisar antara 95-200 mg. Sedangkan dalam secangkir kopi instan (8 ons/ 237 ml) terdapat kafein yang lebih sedikit, yaitu berkisar 27-173 mg. Sementara dalam kopi bebas kafein (decaf coffee) tetap terdapat kafein meski kandungannya sangat sedikit, yaitu sekitar 2-12 mg.

Kafein dalam Kopi Hitam

Kopi Hitam Baik untuk Diet?

Ini benar. Bob Arnot, penulis buku “The Coffee Lover’s Diet” sekaligus konsultan kesehatan, mengatakan kopi dapat mempercepat metabolisme dan pembakaran lemak tubuh. Waktu paling baik untuk minum kopi adalah setelah makan, sebelum mandi, dan sebelum berolahraga. Tetapi, kopi yang baik dikonsumsi untuk diet adalah kopi hitam tanpa gula dan harus diminum dalam keadaan panas.

Bagaimana kopi bisa menurunkan berat badan? Berikut alasannya:

  • Kopi memiliki efek diauretik. Tak heran, orang yang rutin mengonsumsi kopi hitam, sering buang air kecil. Akibatnya, konsumsi air putihnya pun meningkat untuk menggantikan cairan yang keluar. Pada akhirnya, asupan air yang masuk dalam tubuh, ikut melancarkan proses pembakaran lemak.
  • Kopi dapat menekan napsu makan. Pecinta kopi, cenderung kenyang lebih lama dan malas makan.
  • Kopi meningkatkan adrenalin sehingga tubuh tetap terjaga. Akibatnya, metabolisme tubuh pun lebih aktif dan memperlancar proses pembakaran lemak.
Kopi Hitam Baik untuk Diet?
baca juga

Bahaya Kopi Hitam

Terlepas dari manfaatnya, riset dari berbagai sumber menunjukkan, kebiasaan mengonsumsi kopi hitam lebih dari 400 mg atau 2 cangkir dalam sehari, dapat mencetus risiko kesehatan. Antara lain, masalah kesehatan jantung, sindrom iritasi usus, osteoporosis, serta gangguan kesehatan bagi ibu hamil.

Bahaya Kopi Hitam

Panduan Minum Kopi Hitam bagi Ibu Hamil

Ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi kopi, tetapi harus dibatasi. Pada dasarnya, ibu hamil bukan hanya harus membatasi konsumsi kopi hitam. Namun juga segala jenis asupan yang mengandung kafein, seperti teh, coklat, minuman berenergi, minuman bersoda, serta kafein dalam obat flu.

Jika dikonsumsi berlebihan, kafein dapat menimbulkan sejumlah risiko pada ibu hamil. Diantaranya, gejala kecemasan, kecanduan, insomnia, jantung berdetak kencang, gangguan refluks asam lambung, tekanan darah tinggi, sering buang air kecil, migrain, dan tremor. Selain itu, kadar kafein yang terlalu tinggi dalam kopi dapat menembus plasenta ibu hamil dan berdampak buruk pada janin yang dikandung.

Batas maksimal konsumsi kafein bagi ibu hamil dalam sehari adalah 200 mg atau sekitar dua cangkir kopi. Jadi, bila Moms sudah minum 1-2 cangkir kopi, pastikan di hari yang sama Moms tidak mengonsumsi teh, coklat, atau minuman berkafein lainnya, ya.

Panduan Minum Kopi Hitam bagi Ibu Hamil

Selama masa kehamilan, cobalah beralih ke minuman yang lebih sehat, seperti air kelapa muda, infused water, serta jus buah dan sayuran. Ketiganya kaya akan vitamin dan mineral yang sangat Moms dan si Kecil butuhkan.