Sayangnya beberapa penelitian menyebutkan jika pemakaian ibuprofen untuk ibu hamil tidak dianjurkan. Alasannya karena obat ini dikatakan dapat menyebabkan kerusakan yang tak bisa disembuhkan. Lebih jauh soal Ibuprofen, yuk simak ulasan berikut ini!

Apa Itu Ibuprofen?

Ibuprofen adalah obat dengan fungsi untuk meredakan nyeri berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri otot, atau arthritis, flu ringan dan demam. 

Ibuprofen adalah golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID) dengan cara kerja menghalangi substansi tubuh yang menyebabkan peradangan. 

Ibuprofen vs Paracetamol

Ibuprofen dan paracetamol adalah jenis obat penghilang rasa nyeri yang sudah sangat umum digunakan oleh masyarakat. Namun keduanya punya perbedaan cara kerja. Manakah yang terbaik diantara ibuprofen vs paracetamol?

Moms bisa menggunakan paracetamol untuk menurunkan demam yang bersifat anti piretik (menurunkan suhu). Obat ini juga cukup baik untuk demam yang disertai dengan pilek, sakit kepala, sakit tenggorokan dan nyeri non syaraf.

Sementara ibuprofen bisa moms gunakan jika sudah ada bukti nyata adanya inflamasi atau peradangan pada tubuh seperti arthritis atau sakit leher, nyeri punggung bawah, pembengkakan akibat keseleo atau terkilir, rematik hingga nyeri pasca pembedahan.

Moms, Waspada Bahaya Penggunaan Ibuprofen pada Ibu Hamil Berikut Ini!
source: https://honey.nine.com.au

Bahaya Ibuprofen untuk Ibu Hamil

Meski obat ini punya khasiat yang cukup multifungsi, nyatanya ibuprofen diklaim tidak baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Dalam penelitian yang diterbitkan Rod Mitchell di jurnal Human Reproduction, disebutkan jika rata-rata sel yang telah terkena ibuprofen memiliki 50% sel ovarium yang lebih sedikit dan sel yang dapat berkembang menjadi telur juga lebih sedikit.

Penelitian selanjutnya menunjukkan kerusakan jaringan janin terjadi sejak dua hari setelah terpapar ibuprofen untuk janin berusia 8 sampai 12 minggu. Dengan adanya penelitian ini, Mitchell menganjurkan jika memang ingin meredakan rasa nyeri lebih baik mengkonsumsi paracetamol dibanding ibuprofen.

Resiko Ibuprofen untuk Kandungan

Resiko konsumsi ibuprofen trimester pertama yaitu meningkatnya kemungkinan keguguran sampai hampir 50%, resiko adanya cacat pada janin, muncul kelainan pada dinding abdominal.

Resiko konsumsi ibuprofen trimester kedua tak jauh berbeda dengan resiko pada trimester pertama. hanya saja biasanya usia ini adalah usia kandungan yang paling kuat. JIka diijinkan dokter obat ini bisa dikonsumsi sesekali dengan dosis ringan.

Mengkonsumsi ibuprofen trimester ketiga sangat berbahaya karena pada masa ini janin yang ada dalam kandungan moms mulai membentuk organ dengan sempurna.  Resiko yang dapat terjadi pada kehamilan akhir meliputi hipertensi paru, memperlambat proses persalinan