Bagi seorang ibu, menyediakan makanan yang sehat merupakan ikrar yang ingin selalu dapat dipenuhi. Makanan untuk keluarga tak hanya harus enak disantap, melainkan juga mengandung nilai gizi dan nutrisi tinggi. 

Sayur-sayuran merupakan salah satu menu wajib dalam masakan keluarga sehari-hari. Kandungan serat, vitamin dan mineral dalam sayuran memang tak bisa tergantikan oleh suplemen apapun. 

Biasanya, kita membeli sayur-sayuran dari pasar atau pun supermarket. Tetapi, pernahkah terpikir oleh Moms, alangkah menyenangkannya jika bisa memasak sayuran yang dipanen sendiri? 

Meski tinggal di lahan terbatas, Moms tetap bisa bercocok tanam lho. Metode hidroponik menjadi alternatif media bercocok tanam yang mudah dilakukan di rumah dengan lahan sempit.

Tanaman hidroponik di rumah


Membuat lahan hidroponik di rumah tidak memerlukan tempat yang luas. Hanya bermodalkan pipa-pipa paralon yang dimodifikasi, Moms bisa menciptakan kebun sayuran pribadi. Tanaman hidroponik tidak boros air sehingga cocok untuk penghematan air ketimbang bercocok tanam di media tanah.

Perawatannya pun tak sulit. Moms hanya memerlukan pipa paralon ukuran diameter 3 inch, gelas plastik, penutup pipa paralon, gergaji, selang, pompa aquarium, gelas plastik dan spons. Biji tanaman hidroponik dapat tumbuh subur selayaknya ditanam di tanah jika mendapat pasokan air dan nutrisi hidroponik yang cukup.

Tanaman hidroponik di rumah


 

baca juga

Tanaman hidroponik kangkung


Menanam kangkung secara hidroponik lazim dilakukan. Apalagi kangkung adalah sayuran yang disantap sehari-hari. 

Tanaman kangkung hidroponik bisa tumbuh hanya dalam waktu 4-6 minggu saja. Kangkung yang dibudidayakan secara hidroponik ini kualitasnya sama dengan kangkung yang ditanam di tanah lho, Moms. 

Pilih benih kangkung yang baik, dengan cara mengisi baskom berisi air bersih dan tuang benih yang Moms beli. Biarkan semalaman. Di pagi hari, benih-benih yang mengapung dibuang karena itu adalah benih yang jelek. Sementara benih yang tenggelam, siap disemai.

Tanaman hidroponik kangkung


 

Tanaman hidroponik tomat


Kesegaran buah tomat yang merah dan bulat sempurna, siapa yang tidak tergoda? Moms bisa kok menanam sendiri tomat di rumah dengan metode hidroponik. 

Tanaman hidroponik tomat bisa lebih mudah dan cepat tumbuh ketimbang ditanam di tanah. Cara menanamnya pun mudah. Bisa menggunakan media pipa paralon atau pun botol-botol plastik bekas. 

Untuk menyemai bibit tomat, diperlukan waktu 21-28 hari di rockwool sebelum dipindahkan ke media tanam hidroponik. Rajinlah memberikan nutrisi setiap 2-3 hari sehari dan pastikan tanaman tomat terkena sumber cahaya kurang lebih 12 jam per hari. Niscaya tomat akan tumbuh dengan subur.

Tanaman hidroponik tomat


 

baca juga

Tanaman hidroponik sawi


Selain kangkung dan tomat, sawi juga banyak diminati sebagai tanaman hidroponik yang bisa dibudidayakan di rumah. Biasanya, sawi dipilih untuk ditanam pemula karena perawatannya yang mudah. 

Benih sawi disemai pada media rockwoll hingga muncul kecambah dalam waktu 3-4 hari. Setelah 2-3 daun muncul, siap dipindahkan ke media hidroponik. Setelah dipindahkan, bagian media hidroponik harus selalu basah dan disiram dengan nutrisi agar sawi tetap sehat. 

Dalam waktu 45 hari, sawi siap dipanen dan dikonsumsi. Senangnya ya, Moms!

Tanaman hidroponik sawi


 

Tanaman hidroponik cabe


Ketimbang membeli, kenapa tidak menanam sendiri cabe di rumah dengan media hidroponik? Tak harus punya lahan tanah kok, Moms, karena semuanya bisa ditanam berbekal media air.

Moms perlu menyediakan cocopeat dan sekam dengan perbandingan 1:1 dan letakkan pada media tanam. Beri media serap berupa kain flanel atau sumbu agar media tanam selalu lembap. Pembibitan membutuhkan waktu 25 hingga 30 hari sebelum siap dipindahkan.

Selama 7 hari setelah pemindahan bibit, letakkan media tanam pada tempat yang teduh. Kemudian baru siap diletakkan pada lokasi pencahayaan yang cukup. Setelah 80-90 hari, cabe pun sudah siap dipanen.

Tanaman hidroponik cabe

Itu dia cara bercocok tanaman hidroponik yang bisa dicoba di rumah. Menyenangkan bukan, Moms, jika bisa makan makanan hasil kebun sendiri. Selamat mencoba.