Pelecehan Seksual terhadap Siswi TK Mexindo di Bogor

Salah seorang siswi TK Mexindo di Bogor QZ, 4,5 tahun diduga menjadi korban pencabulan oleh penjaga sekolah berinisial U. Hal ini pertama kali diketahui oleh sang ibu, yang mendapati QZ kesakitan saat buang air kecil dan menemukan noda darah di celana dalam putrinya. Menurut hasil pemeriksaan dokter, kemungkinan itu akibat benda dimasukkan secara paksa ke dalam organ kewanitaan QZ. Kasus ini kemudian dilaporkan kepada Polresta Kota Bogor sejak Mei lalu, dan masih terus dalam proses. Menurut kabar, QZ masih dalam kondisi trauma. Ketika ditanya apakah ia mengalami pelecehan seksual, QZ pun mengiyakan. 

 

Pelecehan Seksual  terhadap Siswi TK Mexindo di Bogor
source: https://aifs.gov.au


 

Pencabulan terhadap 6 Bocah di Bener Meriah, Aceh

Baru-baru ini, tersiar kabar mengenai pelecehan seksual pada anak yang dilakukan seorang mahasiswa berinisial AB di kabupaten Bener Meriah, Aceh. Tak tanggung-tanggung, korbannya adalah 6 orang anak di bawah umur. Kejadian ini baru diketahui setelah salah satu orangtua anak melapor ke polisi dan diikuti 5 orangtua lainnya.

Polisi pun memburu pelaku agar tidak melakukan hal sama kepada anak-anak yang ditemuinya. Informasi terakhir menyebutkan kalau 6 anak yang menjadi korban masih trauma dan sedang dalam proses trauma healing
 
Pencabulan terhadap 6 Bocah di Bener Meriah, Aceh
source: https://www.naukrinama.com


 

baca juga

9 Anak Panti Asuhan di Surabaya Dicabuli Pengasuhnya

Seorang pengurus panti asuhan di Surabaya ditangkap karena melakukan pelecehan seksual kepada 9 anak asuhnya. Korbannya datang dari beragam usia yaitu ada yang 17 tahun, 16 tahun, dan 9 hingga 14 tahun. Pelaku berpura-pura mendekati korban dengan mengiming-imingi sesuatu, setelah itu diajak ke hotel, kamar kos dan depot panti asuhan. Karena perbuatannya ini, pelaku diganjar dengan 15 tahun kurungan penjara. 

 

9 Anak Panti Asuhan di Surabaya Dicabuli Pengasuhnya
source: https://www.shutterstock.com


 

Dua Anak Perempuan di Tasikmalaya Meninggal karena Penganiayaan dan Pelecehan Seksual

Sungguh miris, 2 anak perempuan berusia 10 dan 11 tahun menjadi korban penganiayaan sekaligus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang anak laki-laki berinisial A, yang baru berusia 15 tahun. Hal ini dipicu karena A merasa sakit hati kepada keluarga korban. Ia pun membalas dendam kepada dua anak perempuan itu, dengan  cara memperkosa dan menikam mereka. Nyawa kedua anak perempuan itu pun tidak tertolong dan ditemukan meninggal bersimbah darah. Duh, sungguh mengerikan!

 

Dua Anak Perempuan di Tasikmalaya Meninggal karena Penganiayaan dan Pelecehan Seksual
source: http://www.sheknows.com