1) Ajarkan Tentang Hubungan yang Sehat

Cobalah ajak anak mengobrol dan ajarkan soal dasar-dasar hubungan yang sehat. Jelaskan padanya bahwa hubungan sehat itu adalah saling respect, pengertian, percaya, saling mendukung dan berkomunikasi yang baik. Selain itu, hubungan yang sehat adalah tidak menghalangi kebebasan satu sama lain, misalnya melakukan hobi dan berteman dengan orang lain. 

 

1) Ajarkan Tentang Hubungan yang Sehat
source: http://indowarta.com


 

baca juga

2) Jelaskan Mengenai Tanda-tanda Kekerasan dalam Pacaran

Beri pemahaman pula mengenai hubungan yang tidak sehat kepada anak, salah satunya tentang kekerasan dalam masa pacaran. Ajak anak untuk mengidentifikasi apa saja bentuk kekerasan itu, misalnya kekerasan fisik dengan memukul, menendang, mendorong. Lalu kekerasan emosi dengan mengina, meremehkan, mengancam. Selain itu ada pula kekerasan seksual, cyber bullying, financial abuse dengan mengandalkan uang untuk mengontol pasangan serta stalking atau selalu menguntit kegiatan pasangannya. 

 

2) Jelaskan Mengenai Tanda-tanda Kekerasan dalam Pacaran


 

3) Bedakan Antara Nafsu dan Cinta

Orang dewasa pun terkadang sulit membedakan antara nafsu dan cinta, apalagi percintaan remaja. Cara membedakan nafsu dan cinta tidaklah terlalu sulit kok. Nafsu ditandai dengan anak sangat tergila-gila dengan kekasihnya sehingga dibuat sulit tidur, sulit makan, rasa memiliki yang di luar batas dan lain-lain. Nafsu terjadi seketika, sementara rasa cinta membutuhkan waktu untuk tumbuh. 

 

3) Bedakan Antara Nafsu dan Cinta
source: http://www.newsth.com


 

baca juga

4) Tetapkan Batasan

Selama anak pacaran, maka terapkan aturan yang harus dipatuhi, seperti jam malam, siapa yang akan membayar kencan mereka, memberitahu akan pergi ke mana dan dengan siapa. Yang tak kalah penting, bekali anak dengan pengetahuan seks dan minta ia untuk lebih bertanggung jawab dengan tidak melakukan seks sebelum nikah. 

 
4) Tetapkan Batasan
source: http://www.tombongantuk.com


 

5) Berikan Dukungan Setiap Saat

Pastikan anak tahu bahwa kamu mendukungnya dengan pilihannya. Misalnya dengan mengantar atau menjemputnya setelah kencan, dan siapkan telinga apabila anak curhat mengenai kekasihnya. Sebisa mungkin, posisikan dirimu sebagai temannya. 

 

5) Berikan Dukungan Setiap Saat
source: https://liputan6.com