Program Hamil: Mendapatkan Anak Laki-laki atau Perempuan?

Jika berbicara mengenai posisi seks dan keinginan memiliki anak kembar dengan jenis kelamin tertentu ada beberapa hal yang perlu Moms ketahui lagi sedikit nih.

Untuk menentukan anak dengan jenis kelamin laki-laki, perlu diketahui bahwa sel sperma yang membuahi sel telur terbagi menjadi dua jenis: sel sperma yang mengandung kromosom Y dan sel sperma yang mengandung kromosom X.

source: https://www.asianscientist.com/wp-content/uploads/bfi_thumb/20171220-baby-twins-pexels-358lxo8vbd4z9qeymfpy4g.jpg

Moms bisa mendapatkan anak perempuan (kromosom XX) jika sel sperma berkromosom X membuahi sel telur dan mendapatkan anak laki-laki (kromosom XY) jika sel sperma berkromosom Y yang berhasil membuahi sel telur. Mengatur secara sengaja bagaimana bisa membuahi sel telur dengan sperma berkromosom X atau Y tentu saja sulit.

Beberapa penelitian mengungkapkan keberhasilan mendapatan anak laki-laki lebih besar jika Moms mengonsumsi makanan sehat 2000 kalori per hari serta mndapat asupan natrium dan kalium. Selain itu, Moms saat bercinta sangat terpuaskan dan mencapai orgasme. Hal ini membuat vagina Moms menjadi basa sehingga membuat sperma berkromosom Y (laki-laki) bertahan hidup lebih lama dan kurang bersahabat bagi sperma berkromosom X (perempuan).

source: https://cdn-02.independent.ie/incoming/article31358840.ece/66806/AUTOCROP/w620/26LawMustamour.jpg

Moms juga semakin berpotensi mendapatkan anak laki-laki jika tidak memiliki beban pikiran dari pekerjaan. Usia Moms juga mempengaruhi hal ini. Wanita di atas usia 35 tahun lebih berpotensi mendapatkan anak perempuan.

Posisi Seks untuk Program Hamil Anak Kembar

Posisi seks yang tepat ternyata juga membuat potensi mendapatkan anak kembar lebih besar. Posisi seks ini tentu saja tidak menjamin Moms akan mendapatkan anak kembar, tetapi tidak ada salahnya dicoba bersama suami. Toh, itu juga membuat Moms dan suami semakin mesra jika posisi seks lebih bervariatif.

1. Side by side
Posisi ini dilakukan dengan Moms dan suami saling menghadap dengan berbaring menyamping. Mirip dengan spooning, yang membedakannya Moms dan suami hanya saling berhadapan.

2. Missionary
Posisi ini adalah posisi seks paling umum, yaitu Moms berbaring dan suami berada di atas.

3. Standing Position
Moms dan suami berdiri saling berhadapan sambil berdiri, salah satu kaki Moms bertumpu pada tangan suami. Untuk mengurangi beban, Moms bisa berdiri sambil bersandar di dinding.

4. Doggy Style
Mom membungkuk membelakangi suami dan suami dari arah belakang melakukan penetrasi. Posisi ini yang paling disukai karena memungkinkan pasangan mendapat sensasi deep penetration. Sama seperti ketiga posisi seks lainnya, posisi ini memudahkan sel sperma memasuki sel telur.

Nah Moms, siap melakukan variasi di atas bersama suami? Lakukan dengan penuh kenyamanan ya.