Ini yang Namanya Prosedur Bayi Tabung

Bayi tabung atau bahasa Inggrisnya in vitro fertilisation (disingkat IVF -red), merupakan sebuah proses pembuahan sel telur oleh sel sperma di luar tubuh sang wanita. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk pasangan suami istri yang memiliki masalah kesuburan sehingga menyebabkan pasangan tidak bisa memiliki anak dengan cara "pembuahan" yang biasa.

Masalah kesuburan ada macam-macam sebabnya, tetapi patut diingat nih Moms, bayi tabung yang dijalani sang aktris Rianti Cartwright tidak meminjam "rahim" wanita lain atau bisa disebut surogasi. Moms mungkin terlalu banyak menonton film sci-fi jika berpikiran macam-macam mengenai bayi tabung.

Bayi tabung atau IVF seperti yang dilakukan oleh Rianti Cartwright merupakan sebuah prosedur panjang yang dilakukan oleh suami istri. Intinya, sel telur dan sperma "dibuahi" di dalam sebuah tabung dan jika berhasil dibuahi sehingga sampai pada proses embrio, nantinya embrio ini akan kembali diletakkan di dalam rahim sang istri.

Ini yang Namanya Prosedur Bayi Tabung

Proses Teknologi Bayi Tabung dalam Kehidupan Manusia

Proses teknologi bayi tabung telah mengubah kehidupan manusia khususnya bagi pasangan suami istri yang kesulitan mendapatkan anak. Bayi tabung pertama kali berhasil di tahun 1978 dengan kelahiran Louise Brown. Bayi tabung yang dilakukannya merupakan proses alami tanpa stimulasi.

Bayi tabung sendiri saat ini banyak dilirik oleh pasangan suami istri yang ingin cepat memiliki anak. Di luar negeri, bayi tabung menjadi masalah sosial karena industri bayi tabung dianggap sebagai "lahan uang". Dalam beberapa kasus, permasalahan infertilitas bisa diatasi dengan tindakan non-medis, tetapi karena bayi tabung juga "mendatangkan uang" oleh pihak medis, jalur ini pun dikatakan menjadi jalan satu-satunya mendapatkan anak.

Louise Brown

source: https://i.ytimg.com/vi/tbfA1miS_HU/maxresdefault.jpg
Untuk Moms dan suami yang masih berusaha ingin mendapatkan anak, jangan cepat-cepat memutuskan melakukan prosedur ini. Jika pernikahan Moms dan suami belum berjalan selama dua tahun, Moms bisa berusaha melakukan cara-cara sehat non-medis untuk meningkatkan kesuburan.

Lalu bagaimana jika telah berjalan dua tahun? Moms bisa memulai berkonsultasi pada dokter. Dokter yang baik akan membantu Moms dan suami dengan cara-cara yang lebih alamiah terlebih dahulu. Proses bayi tabung baru akan dilakukan jika infertilitas pada Moms dan suami tidak diketahui dan atau masih memiliki potensi mendapatkan anak lewat prosedur ini.

baca juga

Prosedur Bayi Tabung

Prosedur bayi tabung akan dimulai saat sang istri mengalami mestruasi di hari pertama. Di hari berikutnya, Moms akan menjalani tes darah serta diperiksa kondisi ovarium. Setelahnya, baru dokter akan memberikan obat stimulasi agar Moms bisa lebih banyak sel telur.

Setelah sel telur matang, prosedur berikutnya adalah pengambilan sel telur. Di tahap ini, Moms mungkin akan agak sedikit ketahukan karena akan ada jarum tipis yang langsung ditusukkan ke ovarium untuk pengambilan sel telur. Tenang saja, dalam tahap ini Moms akan diberi anastesi.

Tak hanya Moms, suami juga perlu diperiksa kualitas spermanya. Suami juga akan melakukan pengambilan sperma dan jika diperlukan akan digunakan pula alat bantu. Nantinya, dokter akan menyeleksi kembali sperma suami dan dipilih sel sperma yang paling unggul untuk dibuahi dengan sel telur.

source: http://aecbiotech.com/wp-content/uploads/2018/01/IVF-Steps.png
Setelah sel sperma dan sel telur dibuahi dalam sebuah tabung dan jika sukses akan membentuk menjadi embrio. Embrio ini akan disimpan dulu selama 3-5 hari di sebuah tempat khusus.

Setelah siap, embrio akan dimasukin ke dalam rahim Moms. Nah, prosedur ini sih kabarnya tidak sakit, tapi Moms mungkin akan merasakan tak nyaman karena proses masuknya melewati vagina dengan sebuah spekulum.

Dalam tahap ini Moms perlu diberi hormon progesteron agar dinding rahim lebih kuat dan mampu menerima embrio. Hormon progesteron akan dilakukan lewat suntikan, tetapi karena suntikannya cukup besar, Moms yang takut disuntik bisa memilih obat progesteron berbentuk gel atau pil.

Lalu apakah ini artinya Moms sudah hamil? Berhasil tidaknya, Moms masih harus menunggu kira-kira dua minggu lagi.

Keuntungan dan Kerugian Bayi Tabung

Banyak dilirik oleh pasutri yang memiliki masalah kesuburan, cari tahu dulu yuk keuntungan dan kerugiannya menjalani prosedur bayi tabung.

Keuntungan

  1. Pasutri dapat memiliki anak dari sel telur dan sel sperma mereka sendiri.
  2. Bisa menentukan jenis kelamin karena dokter bisa memilih kromosom tertentu agar jenis kelamin bayi nantinya seperti harapan Moms dan suami.
  3. Proses bayi tabung kemungkinan akan menghasilkan anak kembar karena embrio yang ditanam bisa lebih dari satu. Ini terjadi karena dikhawatirkan satu embrio yang masuk peluang keberhasilannya menjadi lebih rendah. Hal ini tentunya menguntungkan pasutri yang memang menginginkan anak kembar.

source: https://cdn.newsapi.com.au/image/v1/f0d9238ccb8f0400a2196302dd0d785f
Kerugian

  1. Anak kembar bisa saja merugikan orang tua karena sebenarnya Moms dan suami belum bisa membesarkan lebih dari satu anak di waktu yang sama.
  2. Adanya efek samping karena suntikan hormon dan Moms bisa saja mengalami Overian Hyperstimulation Syndrom. Ini menyebabkan Moms harus dirawat di rumah sakit sampai indung telur Moms kembali pulih.
  3. Biayanya mahal karena diperlukan beberapa tahap dan prosedur bayi tabung tidak langsung berhasil sehingga bisa saja dilakukan berkali-kali sampai membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
  4. Moms bisa saja mengalami kehamilan di luar rahim atau ektopik.
  5. Moms harus disuntik beberapa kali dan sebagian merasa sakit. Obat-obatan yang dikonsumsi juga bisa menimbulkan mual sehingga membuat Moms tidak nafsu makan yang berujung terserang penyakit.

Kerugian-kerugian di atas bisa saja diminilisasi jika Moms dan suami telah siap mental melakukan prosedur ini. Tidak hanya kondisi fisik, kondisi mental pun harus dipersiapkan karena prosedurnya bisa saja membuat Moms stres.