Kenapa Perut Jadi Buncit?

Perut Buncit? Hati-Hati Moms, Bisa Jadi itu Tanda Penyakit Berbahaya

Usus, pankreas, hati, limpa, dan ginjal adalah organ penting yang terdapat pada perut. Dalam perut juga terdapat jaringan yang bernama peritoneum. Peritoneum terdiri dari lapisan yang melapisi dinding perut dan organ. Lapisan tersebut menghasilkan cairan agar organ-organ bisa  bergerak lancar.

Namun, terkadang cairan ini hanya menumpuk sehingga membuat perut buncit, bengkak, dan terasa tidak nyaman. Istilah lainya yaitu asites. Asites adalah akumulasi cairan dalam perut dengan jumlah yang tidak wajar tepatnya di rongga perut.

Gejala umum asites adalah perut buncit keras, bahkan kulit perut tidak bisa dicubit. Karena permukaan kulit terentang kuat, pusar pun jadi tampak datar atau malah menonjol. Selain itu obesitas juga jadi penyebab umum perut buncit ya Moms.

Gejala yang Timbul Bersamaan Perut Buncit

Perut Buncit? Hati-Hati Moms, Bisa Jadi itu Tanda Penyakit Berbahaya

Asites (perut buncit) bukan hanya membuat Moms tidak nyaman. Namun, juga memberikan dampak lain. Seperti, dapat menyebabkan tekanan pada perut serta paru-paru, kesulitan bernapas hingga sesak napas, turunannya nafsu makan, akan terasa kenyang terus-menerus.

Selain itu juga menyebabkan munculnya tekanan atau rasa sakit pada perut, pembengkakan pada pergelangan kaki, gangguan proses pencernaan, meningkatan berat badan terus-menerus, mudah lelah, sembelit hingga mual dan muntah. Makanya Moms, jika perut dirasa mulai buncit sebaiknya periksa dokter ya.

baca juga

Penyakit Berbahaya Penyebab Perut Buncit

Perut Buncit? Hati-Hati Moms, Bisa Jadi itu Tanda Penyakit Berbahaya

Selain karena asites dan obesitas, perut buncit juga di sebabkan oleh penyakit. Penyakit penyebab perut buncit semisal gangguan hati. Fungsi hati adalah mengeluarkan zat zat sisa metabolisme keluar dari tubuh, bila kerja hati terganggu maka zat yang harus dibuang justru menumpuk. Akibatnya perut jadi membuncit.

Selain itu, adanya penyakit gagal gingal juga menyebabkan perut buncit. Sebab, ginjal yang fungsinya terganggu akan menumpuk cairan sisa ereksi dalam tubuh, akibatnya terjadi pembengkakan terutama di bagian kaki, tangan dan perut. Penumpukan cairan pada penderita penyakit ginjal terutama gagal ginjal bisa dikeluarkan dengan cara cuci darah.

Diabetes adalah penyakit lain yang menyebabkan perut buncit. Penderita diabetes memiliki penumpukan gula berlebihan di dalam tubuhnya. Gula berlebihan di tubuh tersimpan dalam bentuk lemak yang akan menumpuk di semua bagian tubuh termasuk perut. Penyakit ini akan diperparah dengan insulin menjadi tidak sensitif.

Penyakit lainya adalah kanker. Kanker dengan tanda perut buncit biasanya sudah berada pada stadium akhir. Apabila jenis kankernya sudah ditandai dengan perut buncit, maka dapat dipastikan jika kanker telah menyebar ke rongga perut. Dan jika itu terjadi, maka harapan hidup penderita semakin kecil. Sehingga sel kanker akan menyebar ke bagian hati dan juga ke bagian ginjal juga akan memperparah penumpukan cairan yang ada di dalam perut penderita.

Cara mengeluarkan cairan itu adalah dengan penyedotan, namun bila sel kanker ada di rongga perut maka cairan itu bias menumpuk kembali. Maka dari itu Moms perut buncit tidak boleh dianggap remeh. Lakukan pemeriksaan sebagai antisipasinya.