Selain rasanya yang pedas, cabe-cabe ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena kandungan vitamin A, C, fosfor dan kalsiumnya. Oleh karena itu, sudah banyak yang mulai membudidayakan cabe keriting sendiri di rumah. Apakah moms juga tertarik? Yuk simak caranya di bawah ini. Hitung-hitung untuk hemat anggaran belanja nih.

Pemilihan Bibit

Setiap jenis bibit cabe keriting memiliki cirinya masing-masing, baik itu dari segi bentuk ataupun ukuran. Yang paling penting adalah pilih bibit yang dapat tumbuh dan beradaptasi dengan kondisi geografis tempat pembudidayaan tersebut (tanah, iklim, etc). Untuk memperoleh bibit cabe keriting, moms bisa membelinya dari petani, pabrik-pabrik yang memproduksi bibit cabe keriting atau juga via online.

Menanam Cabe Keriting di Rumah, Simak Caranya Dulu Moms
source: https://www.ilmubudidaya.com


 

Penyemaian

 
  • Penyemaian bibit cabe keriting dianjurkan dilakukan dengan media polybag. Hal ini supaya bibit-bibit cabe bisa lebih mudah diatur dan tidak saling berhimpit sehingga dapat tumbuh dengan baik.
  • Isi polybag dengan tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Jika moms memiliki arang sekam, moms juga bisa menambahkannya dengan komposisi tanah dua kali lipat. Pastikan juga bahan-bahan tersebut sudah dihaluskan terlebih dahulu sebelum dicampur.
  • Adapun tempat yang baik untuk penyemaian adalah tempat yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung, air hujan, serangga, dan hama pengganggu.
Penyemaian
source: https://www.ilmubudidaya.com


 

baca juga

Pengolahan Lahan


Untuk diketahui, tanah ideal untuk membudidayakan cabe keriting adalah tanah yang gembur, kaya organik, subur, dan bersifat sedikit asam (pH=5.5/6 – 6.8/7). Jika moms memiliki lahan dengan ciri-ciri yang disebutkan, moms bisa melanjutkan hal berikut ini:

  • Cangkul tanah sedalam 20-40 cm, lalu bersihkan dari sisa-sisa tanaman, gulma, maupun bebatuan.
  • Buatlah bedengan, yaitu tanah yang dengan sengaja ditinggikan dan dikondisikan sebagai tempat tumbuhnya tanaman budidaya. Tinggi bedengan yang dianjurkan adalah 50 cm dengan lebar 1 m. Berikan jarak 60 cm untuk setiap bedengan.
  • Buatlah saluran air yang tepat untuk tanaman cabe keriting.
  • Berikan pupuk kompos di setiap bendengan.
Pengolahan Lahan
source: https://www.ilmubudidaya.com


 

Penanaman


Setelah proses penyemaian berlangsung selama 21-24 hari dan tanaman cabe keriting mulai ditumbuhi daun 3-4 helai, itu tandanya adalah bibit telah siap dipindahkan ke lahan yang sesungguhnya.

Caranya adalah dengan menyobek polybag, lalu pindahkan ke lahan yang sudah disiapkan. Setelah itu, siram dengan air untuk menjaga kelembapannya. Untuk pemeliharaannya, jangan lupa untuk rajin menyiram dan memberi pupuk 2 minggu sekali.

Penanaman
source: https://www.ilmubudidaya.com


 

baca juga

Panen


Jangka waktu panen cabe keriting berkisar 65-100 hari, tergantung varietas, kondisi tanah dan iklim, serta metode pemeliharaan yang digunakan. Berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan saat memanen, yaitu:

  • Pastikan kematangan buah berada pada kisaran 80-90%.
  • Panenlah saat pagi hari.
  • Petik pada tangkainya untuk menjaga usia tanaman lebih panjang.
  • Simpanlah cabe keriting di tempat yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung dan air hujan.
Panen
source: https://www.infoagribisnis.com

Itu dia cara membudidayakan cabe keriting di rumah, moms. Mudah, bukan? Selamat mencoba.
​​​​​​