Salah satu masalah yang kerap dialami ibu hamil adalah masalah pencernaan, khususnya diare. Diare pada ibu hamil disebabkan karena keadaan emosi yang kurang stabil akibat adanya perubahan hormon dalam tubuh yang mempengaruhi produksi asam lambung dan sistem pencernaan secara keseluruhan.

Diare pada ibu hamil juga bisa diakibatkan oleh perubahan pola makan yang drastis. Ibu hamil biasanya akan memperbanyak konsumsi buah dan sayur dengan demi tumbuh kembang janin. Hal ini tentu baik, tapi perubahan pola makan yang tiba-tiba akan membuat sistem pencernaan 'kaget' sehingga diare bisa menyerang.

Amankah Oralit untuk Ibu Hamil? Cari Tahu Cara Membuatnya, Yuk!

Oralit untuk Atasi Diare

Meskipun mengalami diare adalah hal yang kerap dialami oleh ibu hamil, tapi masalah tersebut bisa menjadi sangat berbahaya jika terjadi secara berlebihan dan terus menerus. Ibu hamil yang mengalami diare rentan terserang dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Dehidrasi tak hanya membahayakan bagi sang ibu tapi juga si jabang bayi, keadaan tubuh yang dehidrasi jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan gagal ginjal, kerusakan otak, dan kerusakan organ penting lainnya.

Itu sebabnya jika diare terus terjadi, ibu hamil harus segera mengganti cairan tubuh yang terkuras, dan salah satu cara cepat mengembalikan cairan tubuh yang hilang adalah dengan mengonsumsi oralit.

Oralit untuk Atasi Diare
baca juga

Amankah Oralit untuk Ibu Hamil?

Oralit adalah cairan yang mengandung gula dan elektrolit, di dalamnya terkandung Natrium Klorida, Kalium Klorida, Glukosa Anhidrat dan Natrium Bikarbonat. Fungsi utama dari Oralit adalah untuk mengganti cairan tubuh saat mengalami dehidrasi. Kandungan dalam oralit tidak akan berbahaya bagi ibu hamil karena terbukti oralit dan air putih adalah cairan yang paling aman dikonsumsi untuk mengganti cairan tubuh, asalkan diminum dalam dosis yang tepat dan tidak berlebihan. Kandungan elektrolit dalam oralit mampu menjaga keseimbangan kadar cairan dalam tubuh ibu hamil, sehingga ibu hamil yang mengalami diare tidak khawatir akan mengalami dehidrasi.

Amankah Oralit untuk Ibu Hamil?

Cara Membuat Oralit dan Penggunaannya Secara Tepat

Lalu bagaimana cara mendapatkan oralit? Sangat mudah, ibu hamil tak perlu repot untuk membeli di apotek karena bahan untuk membuat oralit pasti sudah tersedia di dapur, bahan utama pembuatan oralit adalah gula dan garam.

Caranya, larutkan seperempat sendok teh garam dapur dan dan satu sendok teh gula ke dalam 200 cc atau satu gelas sedang air matang. Selain cara membuat, cara penggunaan atau meminum oralit juga patut diperhatikan. Jangan langsung meneguk satu gelas oralit sekaligus, karena justru dapat menyebabkan mual dan ingin buang air besar.

Cara meminum oralit yang tepat adalah meminumnya perlahan dengan memberi jeda sekitar 3 menit dalam 2 sampai 3 kali tegukan untuk satu gelas.

Cara Membuat Oralit dan Penggunaannya Secara Tepat
baca juga

Dosis Oralit untuk Dewasa dan Ibu Hamil

Dosis yang tepat dalam meminum oralit untuk ibu hamil pada dasarnya sama dengan dosis untuk orang dewasa pada umumnya. Oralit yang diminum harus disesuaikan dengan tingkat dehidrasi yang terjadi.

Ciri-ciri tubuh yang tengah mengalami dehidrasi adalah adanya peningkatan rasa haus, mulut kering, mengantuk, jarang buang air kecil, urin berwarna kuning tua, sakit kepala, dan kulit terasa kering. Untuk mengatasi dehidrasi ringan, takaran oralit yang diperlukan adalah 50ml cairan oralit per kg berat badan, diminum 4-6 jam sekali. Sedangkan untuk dehidrasi sedang takarannya 100 ml oralit per kg berat badan yang juga diminum 4-6 jam sekali. Atau mudahnya, minumlah sekitar 300-400ml oralit disesuai dengan tingkat keparahan dehidrasi.

Minum oralit saat diare memang efektif untuk menggantikan cairan tubuh yang terus terbuang saat buang air besar, oralit dapat diminum sesuai dengan tingkat intensitas buang air besar yang dialami oleh ibu hamil. Tapi perlu di ingat, meskipun oralit ampuh menyeimbangkan elektrolit tubuh yang hilang akibat diare, tapi oralit bukanlah obat untuk masalah tersebut. Oralit hanya sebatas mencegah tubuh mengalami dehidrasi akibat cairan yang terus saat diare terjadi.

Jika diare tak kunjung sembuh, bahkan setelah ibu hamil meminum oralit sesuai dosis yang tepat, maka langkah selanjutnya tentu saja segera menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Dosis Oralit untuk Dewasa dan Ibu Hamil