Pernikahan siri

Biar Nggak Salah Langkah, Ketahui Untung & Rugi Nikah Siri
source: https://www.google.co.id/amp/m.tribunnews.com/amp/nasional/2018/02/01/peneliti-dalam-rancangan-kuhp-nikah-siri-dan-poligami-bisa-dipidana

Nikah siri didefinisikan sebagai bentuk pernikahan yang dilakukan hanya berdasarkan aturan agama dan atau adat istiadat. Pernikahan ini tidak diumumkan kepada khalayak umum dan tidak tercatat resmi di KUA atau Kantor Catatan Sipil.

Tujuan menikah siri
Pada saat sebagian masyarakat menyambut gembira hari pernikahan mereka dan berniat merayakan pernikahannya, menyebarkan seluas-luasnya tentang hari bahagia mereka, dan kerap menunjukkan legalitas hubungan mereka sebagai sepasang suami istri, sebagian masyarakat lain justru memilih merahasiakan pernikahan mereka dari pantauan negara dan khalayak luas alias mengambil opsi nikah siri. 

Nikah siri ini pun memiliki alasan dari beberapa pelakunya, diantaranya adalah:

Biar Nggak Salah Langkah, Ketahui Untung & Rugi Nikah Siri
source: https://sulsel.gema.id/2019/01/17/di-sinjai-78-pasangan-anak-menikah-dibawah-umur
  • Faktor ekonomi sering disebut-sebut sebagai pemicu terjadinya pernikahan siri. Tidak semua orang sanggup membayar biaya administrasi pencatatan pernikahan mereka. Namun sebenarnya, pemerintah sudah membuat kebijakan yang meringankan warganya secara finansial untuk menikah secara legal di KUA. Desakan finansial dari keluarga salah satu calon (biasanya dari pihak wanita) juga biasanya bisa menjadi alasan pernikahan siri ini, karena ketika sudah menikah tanggung jawab finansial berpindah ke tangan suaminya.
  • Pasangan yang masih di bawah umur ataupun keinginan memperistri perempuan di bawah umur. UU No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan melarang perempuan di bawah 16 tahun untuk menikah. Regulasi inilah yang ingin dihindari segelintir laki-laki yang ingin meminang perempuan di bawah 16 tahun sehingga mereka tidak mencatatkan pernikahannya secara legal. Sementara hasil penelitian dari Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama di sembilan kabupaten di Indonesia, banyak orang melakukan nikah siri dan perkawinan di bawah umur karena stigma masyarakat akan status perawan tua.
baca juga
  • Alasan seseorang untuk tidak boleh menikah dalam jangka waktu tertentu. Ketika seseorang bekerja atau berkuliah dengan beasiswa, tidak jarang mereka terbentur syarat tidak menikah sampai studinya selesai atau ketika sedang terlibat dalam proyek kerja tertentu. Kondisi ini kemudian dapat mendorongnya untuk memilih nikah siri karena pernikahannya tidak akan terdeteksi oleh atasan atau lembaga pemberi beasiswa.  
  • Motivasi berpoligami juga dikatakan menjadi faktor pemicu seseorang melakukan nikah siri. Meski dilegalkan di negara ini, tidak semua laki-laki siap mental untuk dicap negatif oleh masyarakat karena berpoligami. Maka itu, mereka berupaya memperistri perempuan lain dengan nikah siri supaya mereka terhindar dari dosa bila berhubungan intim dengan orang di luar istri sahnya. Selain alasan menghindari dosa, alasan tidak mendapat izin istri pertama pun memicu niatan seseorang untuk menikah siri.
  • Tidak semua orang memahami pentingnya mencatatkan pernikahan di catatan sipil atau KUA. Kurangnya sosialisasi mengenai hal ini membuat sebagian masyarakat menikah secara siri. 
Biar Nggak Salah Langkah, Ketahui Untung & Rugi Nikah Siri
source: http://tentangcintaremaja.blogspot.com/2015/03/pasangan-selingkuh-tapi-masih-bertahan.html?m=1

Rukun nikah siri
Pernikahan siri ini akan sah di mata agama, apabila terpenuhinya rukun nikah siri tersebut. Selama suami bertanggung jawab dan memenuhi kewajibannya sebagai kepala rumah tangga, maka pernikahan siri sah dan halal secara agama. Bila yang terjadi adalah sebaliknya, maka pihak istri maupun anak dari hasil pernikahan itu berpotensi menjadi pihak yang dirugikan. Lalu apa saja rukun pernikahan siri tersebut?

  1. Adanya calon mempelai laki-laki dan perempuan, tidak terhalang ataupun terlarang secara syar'i untuk menikah (tidak ada hubungan darah ataupun persusuan dan sang wanita sedang tidak dalam masa iddahnya).
  2. Adanya wali nikah
  3. Adanya dua orang saksi nikah
  4. Berlangsungnya ijab qabul
Biar Nggak Salah Langkah, Ketahui Untung & Rugi Nikah Siri
source: https://www.google.co.id/amp/jateng.tribunnews.com/amp/2016/11/24/pernikahan-siri-tanpa-lampiran-dari-rtrw

Keuntungan menikah siri

  • Hemat

Nikah siri lebih hemat. Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk melangsungkan pernikahan, baik administrasi di KUA atau menyelenggarakan resepsi seperti kebanyakan pengantin yang menikah secara legal.

baca juga
  • Praktis

Menikah siri akan jauh lebih praktis karena tidak perlu mengumpulkan berkas – berkas persyaratan seperti menikah resmi. Yang bersangkutan hanya perlu mendatangi tokoh agama yang dapat membantu mereka melaksanakan prosesi ijab qabul.

  • Sah di mata agama

Selama calon pengantin bisa menghadirkan wali, dua orang saksi dan melakukan ijab qabul maka pernikahan adalah sah di hadapan Tuhan dan agama. Memang seringkali nikah siri disalah-gunakan oleh beberapa pihak untuk keuntungan sendiri. Namun kembali lagi kepada personal masing – masing apabila tulus ingin menjalankan ibadah dan niat baik, serta semua syarat & rukun terpenuhi maka tidak ada yang salah dengan pernikahan ini.

Biar Nggak Salah Langkah, Ketahui Untung & Rugi Nikah Siri
source: https://www.google.co.id/amp/pekanbaru.tribunnews.com/amp/2019/03/07/wanita-ini-syok-di-malam-pertama-usai-resmi-menikah-kebohongan-suami-saat-pacaran-terkuak
  • Menghindari fitnah

Menikah siri bisa membuat orang sekitar lebih mengerti dengan perubahan keadaan. Tidak ada lagi gosip atau bisik-bisik tetangga. Kecuali jika ada masalah lain yang ada dalam kehidupan pasangan tersebut.

  • Menghindari diri dari perbuatan maksiat

Ada kalanya seseorang mengalami masa dewasa lebih maju daripada usianya. Ketika ia sudah menjalin cinta dengan seseorang dan sudah mantap untuk menikah agar menghindari perbuatan maksiat dengan pasangannya, namun usianya belum genap 17 tahun, nikah siri bisa menjadi solusinya. Karena dengan berusia dibawah 17 tahun seseorang belum bisa memiliki KTP yang menjadi salah satu berkas persyaratan saat mengajukan pernikahan kepada KUA.

Kerugian menikah siri

  • Perceraian mudah dilakukan

Perceraian sangat mudah dilakukan  bagi pasangan yang menikah siri dan itu membuat kemungkinan semakin besar. Tanpa ada proses yang begitu rumit, salah satu pihak yang merasa tidak ada beban bisa dengan mudah menyatakan bercerai.

  • Ikatan tidak kuat

Karena tidak tercatat dengan resmi di KUA, ikatan pernikahan seakan – akan tidak kuat dan memiliki pondasi yang lemah. Hal ini memang bergantung kepada mereka yang menjalaninya. Akan tetapi seringkali pihak wanita dirugikan dengan ikatan yang lemah seperti ini. Seperti ketika sang suami menelantarkan anak dan istri hasil pernikahan siri, istri tidak bisa menuntut suaminya karena tidak ada bukti yang sah terhadap pernikahan mereka.

Biar Nggak Salah Langkah, Ketahui Untung & Rugi Nikah Siri
source: https://www.google.co.id/amp/s/www.joe.ie/amp/life-style/this-mans-hilarious-list-of-things-that-make-his-wife-cry-has-gone-viral-520744
  • Status anak

Anak yang lahir dari perkawinan secara siri hanya akan memiliki hubungan perdata dengan ibunya. Bahkan statusnya dianggap sebagai anak yang lahir diluar nikah. Kesulitan mendapatkan akte kelahiran juga akan dialami sehingga akan mempersulit sang anak ketika akan sekolah.

  • Tidak mendapatkan hak waris ataupun harta gono gini

Jika sampai terjadi kematian atau perceraian, istri yang menjalani nikah siri akan sulit mendapatkan warisan atau harta gono gini dari pernikahannya. Hal ini disebabkan pernikahan mereka tidak dianggap sah dan belum tercatat.

Nah! Demikian beberapa penjelasan mengenai nikah siri. Adakah Moms di sini yang berniat melakukan pernikahan siri?