Memiliki tubuh yang sehat dan ideal adalah dambaan setiap orang. Bahkan, tak jarang orang yang merasa tak puas dengan bentuk tubuhnya nekat melakukan hal-hal ekstrim seperti hanya mau makan satu jenis makanan sampai memuntahkan makanannya kembali. Cara yang harus dilakukan demi memiliki tubuh sehat dan ideal pastinya bukan dengan cara ekstrim seperti yang disebutkan tadi.

Tubuh sehat dan ideal hanya bisa diperoleh dari pola makan yang baik, asupan yang seimbang, dan tentunya olahraga teratur. Biasanya saat akan menjalani program diet, hal pertama yang dilakukan yaitu mengatur pola makan. Beberapa orang percaya bahwa makan malam adalah musuh bagi yang menjalani diet, benarkan seperti itu? Simak fakta-fakta yang harus Moms ketahui tentang makan malam berikut.

Makan Malam Bikin Gemuk? Mitos atau Fakta ya, Moms?

Makan Malam Bikin Gemuk, Benarkah?

Menurut para ahli gizi, makanan yang masuk ke dalam tubuh atau biasa disebut kalori adalah tetap kalori. Tak peduli apakah kalori dimasukkan pada pagi, siang, atau malam. Jadi kesimpulannya makan malam membuat gemuk adalah mitos.

Karena faktanya, yang harus moms lakukan bukan melarang tubuh menerima kalori di malam hari, tapi membatasi jumlah kalori dan memperhatikan apa yang moms lakukan setelah makan pada malam hari tersebut. Dari pada setengah mati melawan keinginan makan malam dan malah moms tidak bisa tidur karena kelaparan, lebih baik moms memperhatikan waktu malam yang tepat dan menu yang dipilih untuk makan malam.

Makan Malam Bikin Gemuk, Benarkah?
baca juga

Saat Sedang Diet, Bolehkah Tetap Makan Malam?

Diet adalah pengaturan asupan dan pola makan, bukan mengurangi porsi makan secara drastis apalagi tidak makan sama sekali. Moms yang sedang menjalani program diet tentu harus tetap mendapat asupan di malam hari. Cara tepat agar makan malam tak berakibat buruk tentu saja dengan mengatur polanya. Moms bisa makan malam dengan menu diet yang tepat pada pukul 5 sore atau maksimal 7 malam. Tapi, jika moms merasa lapar setelah jam makan malam, moms bisa memakan camilan buah atau sayur. Syaratnya, jangan makan tepat sebelum tidur, usahakan untuk makan camilan tidak berlebihan dan maksimal 4 jam sebelum waktu tidur.

Saat Sedang Diet, Bolehkah Tetap Makan Malam?

Manfaat Makan Makanan Sehat pada Malam Hari

Saat moms sudah paham jam biologis tubuh, maka makan malam dengan menu yang sehat justru bisa memberikan banyak manfaat lho. Makan malam akan memberikan asupan energi. Setelah makan malam tubuh tidak akan menerima asupan lagi selama setidaknya 10 jam. Padahal tubuh tetap membutuhkan glukosa selama tidur agar moms tidak terbangun di tengah malam karena cadangan glukosa telah habis. Selain untuk menstabilkan glukosa, makan malam juga akan menstabilkan suasana hati.

Asupan makan malam dengan kandungan asam amino bekerja sebagai neurotransmiter yang mengangkut pesan ke sistem syaraf yang berperan penting dalam membangkitkan suasana hati. Dan terakhir makan malam dapat menghindarkan dari penyakit asam lambung. Bagi penderita sakit asam lambung, makan malam tentu sangat penting agar tidak memperparah penyakitnya. Sedangkan bagi yang sehat, penyakit asam lambung dapat dicegah dengan pola makan malam yang teratur, asalkan makan malam tidak dilakukan tepat menjelang tidur.

Manfaat Makan Makanan Sehat pada Malam Hari
baca juga

Pilihan Menu Makan Malam yang Sehat

Setelah memiliki pola makan yang tepat, selanjutnya yang harus diperhatikan adalah asupan menu untuk makan malam. Makan malam akan menjadi sangat bermanfaat dan tak akan meninggalkan masalah berat badan asalkan menunya didominasi oleh buah dan sayuran. Di dalam buah dan sayur terkandung banyak serat yang dapat menjaga moms tetap kenyang hingga bangun esok pagi.Untuk menu makan malam saat diet moms bisa menambahkan sayuran sebanyak 230 gram/porsi.

Selanjutnya, moms bisa mengganti karbohidrat dengan protein. Pilihlah sumber protein seperti daging ayam, makanan laut, ataupun kacang-kacangan yang efektif menurunkan berat badan. Dan yang terakhir, jika moms masih merasa belum kenyang dengan hanya mengonsumsi sayur dan protein, moms bisa mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti yang terdapat dalam nasi merah, quinona, ataupun roti gandum utuh.