Belut
Belut termasuk jenis ikan air tawar yang hidup di daerah tropis, sedikit bersisik, dapat bernafas di udara, memiliki sirip di ekornya yang memanjang, serta tidak memiliki tulang rusuk. 

Bingung Cara Menghilangkan Licin & Bau Amis Pada Belut? Ini Tips Mudahnya, Moms!
source: https://www.dictio.id/t/apa-yang-anda-ketahui-tentang-ikan-belut-sawah/92770

Di Indonesia, belut sawah dan belut rawa merupakan dua jenis belut yang banyak ditemukan. Akan tetapi jika menginginkan belut yang berdaging lebih tebal Moms memilih belut sawah. Belut juga dapat bermanfaat untuk mendeteksi pencemaran lingkungan maupun penurunan kualitas air.

Kandungan nutrisi belut
Jika Moms tinggal di daerah persawahan, Moms bisa dengan mudah mendapatkan belut dan mengonsumsinya sebagai lauk untuk si kecil karena bernilai gizi tinggi, setara dengan kandungan gizi ikan, dengan harga yang relatif lebih murah dari ikan maupun daging.

Bingung Cara Menghilangkan Licin & Bau Amis Pada Belut? Ini Tips Mudahnya, Moms!
source: http://budidayaikanbelut.blogspot.com/2011/09/pemanfaatan-ikan-belut.html?m=1

Berikut ini adalah kandungan nutrisi belut yang harus Moms tahu:

  • Fosfor, kandungan fosfor dalam daging belut bermanfaat untuk membentuk tulang yang kuat, meminimalisir terjadinya osteoporosis.
  • Zat besi, untuk mencegah anemia dan meningkatkan hemoglobin pada sel darah untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.
  • Kalori. Nilai kalori dalam daging belut sangat tinggi. Hal ini membantu memenuhi kebutuhan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Kaya vitamin. Daging belut mengandung vitamin A dan vitamin B
  • Arginin, merupakan zat yang terkandung dalam daging belut yang bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Daging belut juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung.
baca juga

Manfaat belut untuk bayi

  • Meningkatkan Berat Badan Bayi

Nafsu makan bayi bisa lebih meningkat jika Moms memberikan belut di menunya. Selain itu juga kandungannya yang kaya protein, lemak dan mineral juga bisa mejadikannya sebagai booster penambah berat badan bayi.

  • Meningkatkan fungsi otot bayi

Asam Amino Arginin yang terkandung dalam belut dipercaya dapat meningkatkan fungsi otot sehingga baik untuk mendukung keseimbangan tubuh agar bayi tidak memiliki masalah dalam berjalan.

  • Membuat bayi lebih berenergi

Bayi yang tidak terlihat lemah & lesu serta bersemangat menandakan bayi tersebut tercukupi gizinya. Bayi juga bisa jadi aktif dan tidak sering menangis. Kadar kalori pada belut sekitar 300 kkal per 100 gram dapat memberikan kalori yang tinggi sehingga bayi menjadi berenergi.

Bingung Cara Menghilangkan Licin & Bau Amis Pada Belut? Ini Tips Mudahnya, Moms!
source: https://duniabidan.com/bayi-anak/kapan-memberikan-makanan-pendamping-asi-mp-asi.html
  • Menjaga dan meningkatkan fungsi mata

Kandungan vitamin A yang tinggi pada belut sekitar 7093 IU per 100 gram ketika masuk dalam tubuh bisa digunakan sebagai bahan antioksidan alami untuk mencegah kerusakan mata. Bagian lapisan macula dan lensa pada mata bayi yang sedang berkembang akan menjadi sempurna dan bayi tidak terkena penyakit mata.

  • Membangun sel darah yang sehat

Belut mengandung 18,7 gram protein setiap 100 gram daging belut, Hal ini membuat bayi memiliki sel darah yang sehat sehingga bayi tidak terkena anemia ataupun bayi terlihat lesu.

  • Meningkatkan pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh

Beberapa mineral seperti kalsium dan fosfor yang ada pada daging belut mampu mencukupi kebutuhan mineral bayi dan mendukung perkembangan tulang bayi sehingga bayi terhindar dari kekurangan kalsium.

  • Meningkatkan focus dan kecerdasan bayi

Asam lemak omega 3 & asam lemak omega 6 juga terkandung dalam daging belut yang mampu menjaga fungsi otak dan meningkatkan kecerdasan bayi. Kedua nutrisi ini berguna untuk menstimulasi kerja otak bayi, meningkatkan fungsi sel- sel dalam otak bayi dan menjaga agar bayi bisa memiliki keseimbangan fungsi syaraf otak yang baik.

  • Sumber vitamin B12

Vitamin B12 pada daging belut dipercaya mampu mengatasi masalah alergi terkait asma, mengatasi masalah peredaran darah dalam tubuh, mencegah kerusakan fungsi DNA, menjaga system saraf dalam tubuh bayi serta menjadikan bayi lebih aktif.

 

Manfaat belut untuk anak
Hampir sama seperti manfaat belut pada bayi, belut jika dikonsumsi anak-anak juga akan sangat baik. Terutama untuk kecerdasan si kecil. Karena usia balita, sel-sel di otak sedang berkembang pesat dan membutuhkan banyak nutrisi dan gizi yang baik untuk membuat si kecil lebih cerdas. Hal ini bisa Moms dapatkan di belut yang tinggi akan omega 3 & omega 6.

Bingung Cara Menghilangkan Licin & Bau Amis Pada Belut? Ini Tips Mudahnya, Moms!
source: https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/all-around/Pages/Protecting-Your-Children-From-Contaminated-Fish.aspx

Selain itu, belut juga bisa sebagai sumber protein yang tinggi, dalam 1 porsi saji belut, terdapat kandungan protein lebih dari 20 gram, angka ini sangat tinggi dan baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian tubuh. Belut bisa jadi pilihan sumber protein yang dianjurkan, dengan penyajian yang tepat untuk si kecil.

Dibalik manfaat pada belut tersebut, banyak Moms yang kesulitan mengolah belut karena licin dan bau amisnya yang cukup menyengat, untuk itu kita simak yuk tips mengolah belit agar tidak licin dan berbau amis.

baca juga

Tips mengolah belut agar tidak licin dan bau amis
Tekstur daging belut kecil dan tipis, mirip seperti ikan sungai pada umumnya. Bedanya, duri belut kecil-kecil sehingga tidak terlalu mengganggu seperti duri ikan.

Bingung Cara Menghilangkan Licin & Bau Amis Pada Belut? Ini Tips Mudahnya, Moms!
source: https://www.google.co.id/amp/s/www.momjunction.com/articles/eel-during-pregnancy_00366300/%3Famp%3D1

Sayangnya, tidak banyak orang yang tahu cara mengolah belut dengan benar untuk mendapatkan manfaatnya. Mulai dari cara membersihkan hingga memasak belut tentu berbeda dengan ikan. Tubuh belut lebih berlendir dan isi perutnya wajib dibuang supaya tidak menimbulkan rasa pahit saat dimakan.

Nah, beberapa tips mengolah belut ini bisa Moms terapkan di dapur:

  1. Pukul kepala belut dengan pisau besar atau ulekan cobek.
  2. Bersihkan lendir belut dengan garam dan jeruk nipis.
  3. Masukkan belut ke dalam baskom lalu taburkan garam kasar dan perasan jeruk nipis secukupnya.
  4. Diamkan kurang lebih lima menit lalu bilas sampai bersih.
  5. Goreng belut sebelum diolah. Untuk menghilangkan bau amis belut, sebaiknya goreng dulu belut sebelum diolah. Digorengnya tidak perlu sampai matang supaya tidak mengurangi tekstur kelembutan daging belut.
  6. Jika ingin dicampurkan Mpasi pada bayi, daging belut yang sudah digoreng bisa Moms haluskan atau suwir kecil-kecil dicampurkan ke dalam bubur nasi. 
Bingung Cara Menghilangkan Licin & Bau Amis Pada Belut? Ini Tips Mudahnya, Moms!
source: https://www.justonecookbook.com/unagi-don-unadon/

Nah, bagaimana Moms? Berencana menyajikan belut yang bergizi ini untuk makanan si kecil?