Moms, mungkin kamu pernah mendengar Atresia ani. Apa sih sebenarnya Atresia ani dan mengapa kasus ini terjadi? Atresia ani biasanya terjadi pada bayi, di mana usus besar atau bagian yang disebabkan usus besar bayi belum terbentuk sempurna sehingga tersumbat dan sangat sempit.

Anak yang mengalami Atresia ani biasanya tidak memiliki bukaan anus. Atresia bisa dikatakan jarang terjadi pada  Pada saluran pencernaan, usus besar. Ini adalah kasus yang sangat serius sehingga saat anak kamu mengalaminya maka jangan tunda melakukan penanganan medis.
 

source: https://positively.com



 

Umunya Sering Dialami Anak Laki-laki

Pertama kasus Atresia ani umumnya lebih sering terjadi pada bayi laki-laki daripada bayi perempuan. Sekitat 1 dari 5.000 bayi yang baru lahir mengalami Atresia ani. Kasus ini akan sangat mempengaruhi perkembangan anak kamu  lho Moms. Namun jangan berputus asa, karena Atresia ani dapat ditangani dengan mengurangi fator-faktor risiko.
 

source: https://health.detik.com/



 

baca juga

Tanda dan Gejala

Setelah lahir ke dunia ini, kamu bisa memperhatikan secara kasat mata apakah anak kamu mengalami Atresia ani dengan tanda-tanda dan gejala yaitu bayi tidak memiliki lubang anus atau memiliki lubang anus di tempat yang tidak semestinya, misalnya terlalu dekat dengan vagina.

Mungkin juga anak punya selaput yang menutupi lubang anusnya. Selain itu, biasanya usus anak tidak tersambung dengan anus atau sambungan antara usus dan sistem urinasi tidak normal.

Sehingga gejala yang muncul seperti tinja bisa melewati sistem urinasi, seperti uretra, vagina, skrotum atau dasar penis, tidak mengeluarkan tinja dalam 24 – 48 jam pertama setelah lahir, memiliki perut yang bengkak, memiliki sambungan yang tidak normal, atau fistula, antara rektum dan sistem reproduksi atau saluran urinasi. Gejala umum yang dialami bayi atresia ani ialah muntah.
 

source: https://hellosehat.com/



 

Penyebab Atresia ani

Sebelumnya sudah dikatakan bahwa penyebab Atresia ani pada bayi masih belum diketahui pasti. Tapi, sebagai pemahaman, Atresia ani mungkin disebabkan oleh cacat pada genetik.

Diperkirakan hal ini terjadi sejak anak kamu belum lahir, biasanya pada minggu ke-5 hingga minggu ke-7 kehamilan kamu. Mengapa demikian, karena di masa inilah sistem pencernaan bayi mulai terbentuk begitupun dengan anus.
 

source: http://www.saudisurgj.org/



 

baca juga

Faktor Risiko

Jika kemingkinan Atresia ani disebabkan cacat genetik Moms juga harus memperatikan fakto-faktor risiko Atresia ani pada bayi terutama jenis kelamin. Perlu Moms tahu kalau kasus Atresia ani terjadi dua kali lebih banyak pada anak laki-laki dibanding anak perempuan.

Selain itu, faktor risiko lainnya dikarenakan adanya cacat lahir lainnya pada bayi kamu. Bukan hanya itu saja, bahkan penggunaan steroid inhalers oleh ibu selama kehamilan juga meningkatkan risiko bayi Atresia ani.
 

source: http://jellygamatqncplus.com/