Kerang adalah hewan laut bertubuh lunak atau biasa disebut moluska. Untuk melindungi tubuhnya, semua jenis kerang memiliki sepasang cangkang yang biasanya berbentuk simetri  cermin yang terhubung dengan tubuh kerang oleh ligamen (jaringan ikat). Kerang hidup dalam laut berarus kuat dengan cara menempel pada suatu benda agar tidak hanyut. Untuk kehidupan sehari-hari kerang biasa dimanfaatkan sebagai sumber pangan. Seperti makanan laut pada umumnya kerang juga memiliki beragam nutrisi yang bermanfaat jika dikonsumsi secara tepat.

Awas, Makan Kerang Berlebihan Picu Risiko Keracunan! Cari Tahu Gejalanya, Yuk!

Kandungan Nutrisi dalam Kerang

Kerang mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia seperti Protein, Asam Lemak Omega 3, Zat Besi, Kalium, Kalsium, Mangan, Selenium, dan berbagai macam vitamin yaitu vitamin A, C, dan B12. Berbagai jenis mineral bermanfaat dalam kerang tersebut dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi kerang secara matang. Konsumsi kerang mentah memiliki resiko yang sangat besar untuk kesehatan.

Jadi sebaiknya rebus kerang selama 5 menit atau kukus selama 4 sampai 9 menit agar kerang aman dikonsumsi. Beberapa orang juga memiliki intoleran atau alergi terhadap kerang. Jika saat mengonsumsi kerang dan muncul gejala seperti gatal, timbul ruam, biduran, mual, muntah, diare dan sulit bernapas maka segera hentikan makan dan minum obat alergi.

Kandungan Nutrisi dalam Kerang
baca juga

Manfaat Kerang

Berbagai mineral dalam kerang yang telah disebutkan di atas, memiliki ragam manfaat bagi tubuh. Kandungan zat besi dalam kerang dapat membantu meningkatkan hemoglobin yang diperlukan tubuh untuk mencegah anemia. Asam lemak omega 3, mampu menurunkan kadar trigliserida yang terlalu tinggi, sehingga mengonsumsi kerang bisa menjaga kesehatan jantung.

Kerang juga mampu membentuk dan merawat otot serta meningkatkan metabolisme dan kekebalan tubuh berkat kandungan proteinnya yang tinggi. Sedangkan beragam vitamin dalam kerang berperan dalam menjaga fungsi sistem syaraf, terutama pada bagian otak. Beragam manfaat kerang ini bisa diperoleh asal memilih kerang dari sumber lingkungan yang baik dan kerang diolah serta dibersihkan secara tepat. 

Manfaat Kerang

Bahaya Konsumsi Kerang Berlebihan

Kerang mendapat makanan dengan cara menyedot apapun di sekitarnya. Tidak seperti hewan laut lainnya yang bergerak, sifat statis kerang membuatnya tak memiliki filter sehingga akan menyedot apapun tanpa peduli bagaimana lingkungan hidupnya. Karena sifatnya tersebut, tak jarang kerang juga mengandung zat berbahaya bagi tubuh seperti logam berat. Jadi pastikan, jika ingin mengonsumsi kerang pilihlah kerang yang berasal dari lingkungan yang baik.

Tak hanya kandungan berbahaya yang mungkin terdapat dalam kerang, konsumsi kerang secara berlebihan juga dapat menyebabkan tubuh overdosis terhadap kandungan mineral dalam kerang seperti selenium, zat besi dan vitamin B12. Overdosis selenium dapat mengakibatkan kerusakan syaraf, tubuh menjadi cepat lelah, dan sakit perut. Sedangkan overdosis zat besi akan menyebabkan diare, kerusakan hati, dan diabetes. Dan overdosis vitamin B12 menimbulkan reaksi kulit beruam, gatal-gatal, serta menimbulkan penyakit pembuluh darah.

Bahaya Konsumsi Kerang Berlebihan
baca juga

Risiko Keracunan

Selain beresiko jika dikonsumsi secara berlebihan, dalam tubuh kerang yang hidup di lingkungan buruk juga terdapat beberapa jenis racun yang bisa membahayakan tubuh. Ada 3 jenis racun yang mungkin terdapat dalam kerang, yaitu Paralitic shellfish poisoning, racun jenis ini biasanya memunculkan gejala seperti rasa baal pada gusi, lidah dan bibir. Gejala tersebut akan mulai dirasakan 30-45 menit setelah kerang dikonsumsi.

Racun yang ke 2 yaitu Diarrheal shellfish poisoning,racun jenis ini lebih sering dialami oleh orang Jepang dan Eropa, tanda yang diberikan tubuh terhadap racun ini adalah adanya gangguan pencernaan seperti diare yang dapat berlangsung hingga 2 hari. Dan racun yang terakhir adalah Amnestic shellfish poisoning, racun ini menyebabkan mual, pusing, hingga hilang ingatan dalam jangka pendek.

Risiko Keracunan

Gejala Keracunan Kerang

Gejala keracunan kerang dapat terjadi beberapa saat setelah kerang dikonsumsi atau bahkan baru muncul setelah dua sampai tiga hari. Gejala umum yang timbul yaitu mual, muntah, gatal-gatal, hingga sakit perut, diare, dan vertigo. Jika mengalami keracunan kerang dianjurkan untuk perbanyak konsumsi air putih agar tubuh terhindar dari dehidrasi. Serta lakukan istirahat yang cukup.

Keracunan pada umumnya tidak memerlukan tindakan medis khusus. Tapi jika keracunan disertai dengan demam tinggi, ada darah pada tinja atau muntahan, makan segeralah pergi ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan.

Gejala Keracunan Kerang