Sementara beras hitam memiliki manfaat dan kandungan nutrisi yang tak jauh beda dengan beras merah, meski kepopulerannya jauh di bawah beras merah. Untuk moms yang masih awam soal beras hitam, yuk simak ulasan berikut!

Tentang Beras Hitam

beras hitam adalah tanaman dari spesies Oryza Sativa L dengan bulir yang lebih panjang dan ramping. Warnanya akan berubah menjadi keunguan seperti ketan ketika sudah dimasak. Berbeda dari beras merah yang rasanya jauh lebih hambar, rasa beras hitam ini gurih dan cocok untuk bahan roti, mie, bubur, hingga makanan penutup.

Mulanya beras hitam mulai dikonsumsi pada masa Dinasti Ming dan Qing di Cina oleh anggota kerajaan dan istana. Beras hitam ini dilarang untuk dikonsumsi oleh rakyat jelata. Jika ada rakyat jelata yang ketahuan mengkonsumsi beras ini maka akan dihukum berat, sampai akhirnya beras ini dijuluki sebagai “Beras Terlarang”. Untungnya kini beras hitam bisa dikonsumsi siapa saja ya moms.

Jadi “Beras Terlarang” di Cina, Ini 5 Manfaat Beras Hitam Untuk Kesehatan
source: https://foolproofliving.com

Kandungan Beras Hitam

Antioksidan Antosianin, pada bagian kulit luar beras hitam mengandung antioksidan dalam jumlah yang banyak. Sementara warna hitam keunguan pada beras ini sama seperti warna blueberry merupakan indikasi adanya kandungan antosianin.  

Vitamin E, B1, B2, B3, dan B6, selain antioksidan bagian kulit beras hitam juga kaya akan vitamin yang baik untuk meningkatkan imun tubuh dan menangkal radikal bebas.

Zat Besi, dibandingkan beras putih kandungan zat besi beras hitam lebih besar 3 kali lipat. Zat besi inilah yang memberikan efek kenyang lebih lama saat memakan beras hitam.

Fosfor, beras hitam juga kaya akan kandungan fosfor yang berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan tulang.

Protein, dalam 100 gram beras hitam terkandung 8,5 gram protein. Protein berfungsi membantu pembentukan otot serta mengurangi kelebihan berat tubuh.

Fungsi Beras Hitam

Jadi “Beras Terlarang” di Cina, Ini 5 Manfaat Beras Hitam Untuk Kesehatan
source: https://cooking.nytimes.com

Menjaga kesehatan jantung, beras hitam mengandung antosianin fitokimia yang berperan menjaga kadar kolesterol penyebab sakit jantung serta menghalangi terbentuknya plak ateroskleroris dalam pembuluh darah yang dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Menurunkan resiko diabetes dan obesitas, mengkonsumsi beras hitam dapat membantu mencegah terjadinya resistensi insulin dalam tubuh yang dapat mengakibatkan peningkatan risiko diabetes dan obesitas. Ini karena serat dedaknya akan membuat glukosa dalam beras hitam terserap lebih lama oleh tubuh dan menyeimbangkan kadar gula dalam darah.

Memperlancar sistem pencernaan, kandungan serat yang tinggi pada beras hitam baik untuk kesehatan usus dan mengikat sisa-sisa makanan sehingga lebih mudah dikeluarkan. Setiap satu cangkir beras hitam terkandung 2 sampai 3 gram serat.

Membantu proses detoks, kandungan fitonutrien pada beras hitam dapat mengurangi peradangan dan membantu proses detoksifikasi tubuh. Konsumsi beras hitams ecara rutin dapat melindungi tubuh dari kerusakan organ akibat radikal bebas yang menumpuk.

Membantu program diet, kandungan protein, mineral, dan serat dalam beras hitam lebih lama di proses oleh tubuh sehingga moms yang lagi diet jadi nggak mudah lapar.

Nah dengan segudang manfaat beras hitam untuk kesehatan tersebut nggak ada salahnya loh moms sesekali mencoba mengganti beras putih ke beras hitam. Beras hitam harganya juga relatif terjangkau jika dikonsumsi selang-seling dengan beras putih. Rata-rata satu kg beras hitam organik dibanderol dari Rp22.000 hingga Rp40.000 tergantung dari mereknya.