Tanda-tanda dan Bahaya Kutu Kucing

Kutu kucing menghisap darah inangnya. Sifat alergen pada air liur kutu kucing memicu dermatitis alergi kutu. Kucing dapat mengembangkan reaksi alergi gigitan tersebut. Biasanya, hewan peliharaan akan mengalami kerontokan bulu, gatal parah, lemah, lesu, dan anemia.

Kutu kucing memang tinggal di tubuh kucing, tapi bukan berarti tidak bisa melompat ke tempat lainnya. Kutu kucing juga tersebar di sekitarnya, seperti di lantai, karpet, bahkan rumput taman. Ketika sumber darahnya terbatas, kutu kucing akan menghisap darah korban lainnya yang rentan, termasuk manusia. 

Ciri-ciri gigitan kutu kucing pada manusia adalah adanya benjolan merah di permukaan kulit dan terasa gatal, hampir sama dengan tanda-tanda gigitan nyamuk. Bahaya kutu kucing pada manusia akan semakin parah apabila tidak dilakukan penanganan dengan benar.

Tanda-tanda dan Bahaya Kutu Kucing
source: https://www.pinknews.co.uk/

Cara Mengatasi Gigitan Kutu Kucing

Apabila timbul benjolan merah yang gatal di permukaan kulit, jangan cepat memutuskan bahwa itu adalah gigitan nyamuk, apalagi jika di rumah ada hewan peliharaan. Benjolan gatal ini jangan digaruk. Moms harus segera mencucinya dengan sabun antibakteri dan air dingin. Jika sudah, keringkan dengan kain bersih dan oleskan krim Hydrocortisone. Untuk meredakan rasa gatal, Moms juga bisa oleskan lotion Calamine. Namun, apabila rasa gatal tidak kunjung reda dan semakin parah, Moms perlu berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mengatasi Gigitan Kutu Kucing
source: https://estaticos.muymascotas.es/
baca juga

Cara Membasmi Kutu Kucing

Jangan menyepelekan kutu kucing, toh caranya tergolong mudah. Untuk menghilangkannya, Moms perlu melakukan pembasmian di tubuh kucing dan melakukan pencegahan. Berikut ini cara-caranya.

  1. Sisir bulu kucing dengan sisir serit. Sisir serit telah didesain agar kutu-kutu tersangkut. Selain untuk membersihkan dari kutu, ini juga akan membuat bulu kucing semakin halus.
  2. Teteskan obat tetes kucing pada bagian tubuh kucing yang banyak dihinggapi kutu. Kini obat tetes kucing untuk mengusir kutu mudah ditemukan di pasaran. Moms bisa membelinya langsung di Pet Shop offline maupun online. Obat tetes ini dapat menjaga kucing dari penyakit alergi dermatitis atau bintik kemerahan yang disebabkan oleh gigitan kutu.
  3. Gosokkan minyak telon secukupnya di bagian tubuh kucing yang sering dihinggapi kutu. Minyak telon merupakan gabungan dari minyak adas, minyak kayu putih, dan minyak kelapa. Aroma dari minyak ini akan membunuh kutu-kutu yang bersarang dalam tubuh kucing.
  4. Mandikan dengan shampo khusus penghilang kutu 1-2 kali seminggu. Shampo khusus penghilang kutu kucing biasanya memiliki aroma yang tidak disenangi oleh kutu. Cara ini dapat mempercepat proses penghilangan kutu.
  5. Gunakan cuka apel. Selain untuk kesehatan dan kecantikan kulit, cuka apel juga bisa membasmi kutu di tubuh kucing. Asam yang terkandung di dalamnya dapat membunuh kutu-kutu itu.
  6. Bersihkan rumah secara rutin. Tidak hanya membersihkan tubuh kucing, tetapi juga seluruh area rumah, termasuk bantal, karpet, kasur, lemari. Cara membasmi kutu kucing di rumah, Moms bisa gunakan vacuum cleaner dan semprotan khusus anti kutu.
  7. Jauhkan kucing dari lingkungan yang rentan kutu. Biasanya, kutu-kutu sudah bersarang di tempat-tempat yang ditumbuhi banyak dedaunan. Jadi, apabila rumah telah dibersihkan, sebaiknya jagalah kucing agar tetap di dalam rumah.
  8. Periksa secara rutin. Apabila kucing sudah terbebas dari kutu, Moms harus tetap rajin memeriksa keadaan kucing agar kucing terbebas dari penyakit lainnya.
Cara Membasmi Kutu Kucing
source: http://cdn.digital-photo-secrets.com/