1. Jagung: Karbohidrat tinggi dengan indeks glikemik rendah

Jagung merupakan salah satu makanan pengganti diet yang mudah didapatkan karena Moms bisa langsung membelinya di tukang sayur dekat rumah. Sama-sama memiliki kandungan tinggi karbohidrat, jagung bisa menjadi alternatif sumber energi menggantikan nasi putih.

source: https://mondrian.mashable.com/uploads%252Fcard%252Fimage%252F561629%252F7577d1dc-c0ee-45f5-b536-ca35fcae748b.jpg%252F950x534__filters%253Aquality%252890%2529.jpg
Tiga buah jagung memiliki kandungan karbohidrat yang setara dengan 100 gram nasi putih. Patut dicatat, kandungan protein dalam jagung lebih tinggi dibanding nasi putih.

Keunggulan jagung dibanding nasi putih adalah pada indeks glikemiknya yang rendah. Jika nasi putih memiliki indeks glikemik 73, jagung hanya memiliki nilai glikemik sebesar 46. Semakin tinggi indeks glikemis dalam sebuah makanan, lonjakan gula darah dalam tubuh akan semakin tinggi.

2. Kentang: Enak diolah dengan banyak menu pilihan

Kentang juga mudah didapatkan di tukang sayur, terlebih kentang termasuk makanan yang jika diolah dengan baik akan mendapatkan rasa yang lezat. Sayangnya, kentang tidak sebaik jagung karena kentang memiliki indeks glikemik tinggi yang hampir sama dengan nasi putih.

source: https://sifu.unileversolutions.com/image/id-ID/recipe-topvisual/2/1260-709/mashed-potato-50406342.jpg
Meski memiliki indeks glikemik tinggi, Moms bisa menyiasatinya dengan memakan kentang yang telah dingin. Hal ini dapat menurunkan indeks glikemik rendah. Selain itu Moms, sebagai makanan diet, sebaiknya kentang dimakan dengan cara dikukus tanpa membuang kulitnya. Kulit kentang mengandung serat sehingga dapat mengontrol nafsu makan Moms selama diet.

Untuk mendapatkan gizi yang sama dengan nasi, Moms disarankan untuk memakan dua buah kentang berukuran sedang.

baca juga

3. Ubi: Rasanya manis dengan penampilan warna-warni

Ubi jalar atau dalam bahasa Inggrisnya sweet potato ini termasuk mudah dicari dan harganya murah sebagai makanan diet pengganti nasi. Meski memiliki rasa yang manis, ubi jalar ternyata memiliki kandungan gula yang lebih rendah dibanding nasi putih dan kentang.

Ubi jalar juga termasuk makanan pilihan yang cukup aman dimakan oleh penderita diabetes meski memiliki kandungan karbohidrat tinggi. Selain itu, ubi jalar juga mengandung antioksidan yang dapat melawan penuaan dini dan mencegah kanker.

source: https://cdn-img.health.com/sites/default/files/styles/large_16_9/public/styles/main/public/sweet-potato-healthy-food-gettyimages-953702790.jpg
Ubi jalar juga memiliki beragam warna: warna kuning atau oranye mengandung beta-karoten dan antioksidan yang tinggi, lalu ubi yang berwarna ungu mengandung antosianin yang mampu mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Untuk mendapatkan energi yang sama dengan nasi putih, Moms disarankan untuk memakan satu buah ubi jalar ukuran sedang.

4. Quinoa: Mengandung karbohidrat tanpa lemak dan kolesterol

Quinoa atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut dengan kinoa merupakan salah satu makanan diet pengganti nasi yang kabarnya sempat mengguncangkan dunia. Quinoa ini merupakan jenis biji-bijian yang dianggap kramat oleh Suku Inca, Aztec, dan Maya di Amerika Selatan. Quinoa juga dianggap mampu menambah stamina bagi orang yang mengonsumsinya.

Quinoa sebagai makanan diet pengganti nasi sangat tepat karena memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah dari nasi, tetapi tinggi protein. Selain itu, quinoa juga memiliki kandungan serat tinggi dan mengandung lisin yang bermanfaat dalam perbaikan jaringan tubuh.

source: https://cdn1.medicalnewstoday.com/content/images/articles/274/274745/quinoa-in-dry-and-cooked-forms.jpg
Banyaknya kandungan nutrisi dari quinoa membuat jenis biji-bijian ini termasuk dalam makanan super. Terlebih, quinoa tidak mengandung gluten seperti oats ataupun gandum. Memakan ataupun memasak quinoa tidak jauh berbeda dengan nasi.

Memasak quinoa bisa dilakukan di rice cooker dan jika ingin menambah rasa, air untuk mengukusnya bisa ditambahkan garam ataupun kaldu.

Quinoa mudah didapatkan di beberapa pasar swalayan. Harganya cukup bervariasi, quinoa seberat 500gram dibanderol dengan harga Rp75 ribu sampai Rp150 ribu tergantung merek dan kualitasnya.

baca juga

5. Shirataki: Nasi tanpa kalori

Beras shirataki juga menjadi makanan diet pengganti nasi putih yang populer karena beras ini tidak memiliki kadar kalori. Tentunya ini menyenangkan bagi Moms yang memiliki slogan hidup "tidak makan jika belum makan nasi".

source: http://www.thesexychef.ph/wp-content/uploads/2019/02/Dried-Shirataki-Rice-600x520.jpg
Shirataki sendiri bentuk awalnya bukanlah beras, tetapi dari umbi-umbian. Di Jepang sendiri, shirataki lebih dikenal dalam bentuk mi. Akan tetapi, kemudian shirataki juga diolah dalam bentuk beras yang bisa dijadikan nasi.

Rendah karbohidrat dan tanpa kalori, shirataki ternyata juga lambat dicerna oleh tubuh sehingga membuat Moms merasa kenyang lebih lama dibanding makan nasi putih. Selain itu, shirataki juga bebas gluten, pas untuk Moms yang memiliki alergi gluten.