Boncengan Motor Anak

Terkadang dalam kondisi tertentu, kebutuhan akan tempat lebih dan daya angkut untuk membawa Si Kecil saat berkendara menggunakan kendaran roda dua memang tak dapat dielakkan. Di zaman sekarang ini, selalu saja terdapat solusi alih-alih untuk memecahkan setiap permasalahan termasuk terciptanya produk kursi boncengan khusus untuk anak yang ditambahkan di motor ini, Moms.

Hal tersebut berawal dari seringnya orang tua membawa anak balitanya saat berkendara motor sehingga kursi boncengan diciptakan untuk membuat anak lebih nyaman saat duduk di motor.

Dirancang juga dalam berbagai model, bahan dan juga untuk berbagai posisi tempat boncengan akan di taruh di motor, seperti di depan ataupun di belakang serta untuk motor matic maupun motor bebek. 

Ragam Kursi Boncengan Motor untuk Anak, Aman Nggak Sih Moms?

Boncengan Anak Motor Matic

Boncengan motor anak untuk di motor matic maupun motor bebek sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh. Fungsinya pun tetap sama. Hanya saja disesuaikan dengan anatomi motor terutama pada bagian depan motor matic dan bebek yang berbeda bentuk dan luasnya.

Ragam Kursi Boncengan Motor untuk Anak, Aman Nggak Sih Moms?
baca juga

Boncengan Motor Anak di Depan

Disesuaikan dengan terbatasnya ruang pada bagian depan antara stang dan jok pengemudi, kursi boncengan motor untuk anak di depan pun dirancang untuk mengikuti space pada bagian depan motor.

Ragam Kursi Boncengan Motor untuk Anak, Aman Nggak Sih Moms?

Boncengan Motor Anak di Belakang

Karena posisinya di belakang, boncengan tambahan untuk anak pada motor ini cenderung bersifat sebagai sandaran yang dapat menopang beban tubuh anak pada bagian belakang. Dilengkapi juga tali pengikat khusus untuk menjaga kestabilan posisi duduk anak saat di atas jok motor.

Ragam Kursi Boncengan Motor untuk Anak, Aman Nggak Sih Moms?
baca juga

Amankah Kursi Boncengan Motor untuk Anak?

Sudah lihat kan Moms ketersediaan beragam jenis kursi boncengan motor untuk anak yang dapat dengan mudahnya dibeli sesuai kebutuhan. Namun, jika ingin menambahkan kursi boncengan untuk anak pada motor, sebaiknya pertimbangkan keselamatan dan kesehatan anak pada poin nomor satu. Hal tersebut berhubungan dengan pemilihan bijak tentang kursi boncengan anak di bagian depan atau belakang motor. Mari bahas satu per satu ya, Moms.

Kursi boncengan motor untuk anak yang ditaruh di bagian depan motor, jika dilihat dari posisinya akan lebih mudah membuat anak terkena angin, debu dan polusi lebih banyak dibandingkan di belakang. Selain itu, kepala anak akan berpotensi menghalangi pandangan dan navigasi penting pada bagian depan motor.

Keberadaan anak pada posisi dekat dengan kemudi motor juga bisa membuat Moms kurang leluasa dalam menjaga keseimbangan dan melakukan manuver pada saat mengendarai motor. Oleh karenanya, tempat di bagian depan motor pun terbatas. Namun dalam hal ini, jika boncengan di depan maka anak lebih mudah untuk diawasi jika mengantuk atau bergerak berlebihan.

Ragam Kursi Boncengan Motor untuk Anak, Aman Nggak Sih Moms?

Sedangkan kursi boncengan anak pada bagian belakang bukan berarti lebih baik. Hanya saja keduanya memang memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Boncengan yang diletakkan pada bagian belakang akan lebih cocok digunakan untuk anak yang lebih besar karena sudah bisa mengkondisikan dirinya dalam keadaan kurang pengawasan di bagian belakang. Boncengan belakang juga tidak akan mengganggu bagian kemudi serta tempatnya jauh lebih luas dan nyaman dibandingkan di bagian depan.

Sejujurnya, penggunaan kursi boncengan pada anak bagaimanapun tidaklah disarankan karena lebih baik tidak membawa balita dalam boncengan. Minimal usia anak untuk dibonceng yakni sekitar 12 tahun atau usia di mana anak sudah sadar dan bisa melindungi dirinya sendiri. Namun jika memang diperlukan, maka pilihlah boncengan yang memiliki kait seperti seat belt yang pas dan kuat serta bukan yang terbuat dari rotan.

Ragam Kursi Boncengan Motor untuk Anak, Aman Nggak Sih Moms?