Tes Kehamilan

Kehamilan dapat terjadi ketika sel telur berhasil dibuahi oleh sperma dari pasangan. Namun, kehamilan baru dapat dideteksi saat tubuh mulai melepaskan hormon human chorionic gonadotropin (HCG).

HCG ini dikeluarkan setelah sel telur yang telah dibuahi sperma menempel pada dinding rahim. Pada saat inilah kehamilan dapat dideteksi oleh alat tes kehamilan. Alat tersebut nantinya akan mengukur jumlah hormon HCG untuk menunjukkan hamil atau tidaknya seseorang.

Tes kehamilan yang akurat dapat di lakukan beberapa hari setelah moms merasa telat haid. Misalnya, satu sampai sepuluh hari setelah tiba waktu haid yang seharusnya.

Tes Kehamilan
source: https://www.verywellfamily.com


 

Alat Tes Kehamilan yang Akurat


Ada dua jenis alat tes kehamilan, yaitu yang menggunakan urin dan yang menggunakan darah. Kedua alat ini sama-sama berfungsi untuk mengukur kadar hormon HCG untuk mendeteksi kehamilan.‚Äč

Tes dengan urin (test pack)

Test pack merupakan alat yang paling umum digunakan untuk mendeteksi kehamilan. Pasalnya, alat ini praktis dan mudah digunakan. Cukup dengan menggunakan urin, test pack akan menunjukkan tanda berupa perubahan garis atau simbol plus-minus yang menandakan moms hamil atau tidak. Tes ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi, yakni 97%, dengan catatan jika dilakukan dengan prosedur yang benar.

Jadi, kapan sih waktu yang tepat melakukan tes kehamilan? Alangkah lebih baiknya jika moms melakukan tes kehamilan beberapa hari setelah jatah waktu haid yang seharusnya. Jika terlalu cepat, test pack bisa saja menunjukkan tanda negatif meski moms sebenarnya sedang hamil.

Selain itu, alat tes kehamilan juga memiliki sensitivitas yang berbeda-beda, berkisar antara 10 mIU/ml sampai 40 mIU/ml. Semakin rendah angkanya, semakin sensitif alat tes kehamilan tersebut, maka semakin dini pula kehamilan dapat terdeteksi.

Tes dengan darah

Mendeteksi kehamilan dengan tes darah hanya dapat dilakukan di rumah sakit atau dengan mengunjungi dokter. Ketimbang test pack, tes darah lebih efektif sebab bisa dilakukan lebih dini.

Moms dapat melakukan tes darah sejak 6 sampai 8 hari setelah ovulasi di mana pembuahan mungkin terjadi saat terakhir kali berhubungan seksual. Namun, hasilnya bisa memakan waktu yang lebih lama karena tes darah harus diuji dalam laboratorium. 

Alat Tes Kehamilan yang Akurat
source: https://www.doktersehat.com


 

baca juga

Aplikasi Tes Kehamilan yang Akurat


Seiring dengan kecanggihan alat teknologi sekarang, moms juga bisa mengetes kehamilan lewat aplikasi android, lho. Salah satunya adalah Pregnancy +. Aplikasi kehamilan ini cukup populer dan banyak digunakan oleh para ibu di dunia.

Adapun kelebihannya adalah mempunyai gambar interaktif yang bisa dilihat setiap minggunya. Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi berbagai fitur yang bermanfaat bagi para ibu hamil, seperti info kehamilan, log kehamilan, dokumen kunjungan, diet, buku harian pribadi, olahraga, dan sebagainya.

Menarik, bukan? Meski begitu, ada baiknya moms juga memeriksakan kehamilan pada tenaga medis agar lebih terjamin, ya.

Aplikasi Tes Kehamilan yang Akurat

Itu dia beberapa informasi tentang kapan sebaiknya moms melakukan tes kehamilan. Semoga bermanfaat ya moms.