Indonesia kaya akan bermacam rempah dan bumbu, bahkan untuk satu jenis masakan saja bisa menggunakan beragam bumbu rempah yang pastinya sangat membingungkan bagi moms yang awam dan jarang memasak. Di antara banyaknya bumbu-bumbu dapur, terdapat 5 bumbu yang memiliki bentuk serupa, bahkan sangat mirip yaitu laos, jahe, kunyit, kencur, dan kunci.

Meskipun memiliki bentuk serupa, tapi mereka mempunyai kegunaan yang berbeda-beda, jadi moms yang ingin belajar memasak harus tahu cara membedakannya agar tidak terjadi kesalahan saat akan mengolah satu menu masakan.

Bumbu Dapur Laos

Disebut juga sebagai lengkuas, bumbu dapur yang satu ini memiliki tekstur yang kasar, dengan aroma yang tidak terlalu kuat. Daging laos lebih keras dan berserat, kulitnya pun amat kuat sehingga cenderung sulit untuk dikupas dan dipotong. Saat sudah tua, laos akan memiliki rasa yang pedas. Bumbu ini biasa digunakan dalam olahan santan maupun tumisan. Selain itu, laos juga bisa digunakan dalam pengobatan, yaitu untuk mengobati sakit kulit.

Bumbu Dapur Laos
baca juga

Bumbu Dapur Jahe

Tak hanya populer sebagai bumbu masakan, jahe juga amat digemari sebagai olahan minuman yang memberi efek hangat dan menyehatkan. Jahe memiliki kulit berwarna coklat dengan ruas-ruas seperti jari manusia yang menggembung. Daging jahe bertekstur lembut dan memiliki warna sedikit kekuningan, aromanya khas dengan rasa pedas yang menyegarkan. Dalam olahan makanan, jahe bisa digunakan untuk menghilangkan bau amis pada ikan atau campuran dalam sup. Sedangkan dalam olahan minuman, jahe biasa diseduh atau sebagai campuran minuman lain seperti wedang ronde.

Bumbu Dapur Jahe

Bumbu Dapur Kunyit

Berbentuk kecil dan bulat, dengan tekstur yang lembut dan mudah diparut, kunyit memiliki ciri khas yaitu warnanya yang kuning. Dalam olahan makanan, kunyit berfungsi untuk memberikan warna kuning alami. Selain itu, kunyit juga juga dapat memberikan rasa yang unik seperti rasa tanah dan sedikit pahit. Penggunaan kunyit lebih banyak dilakukan oleh orang Minang untuk masakan khas mereka seperti gulai dan kari. Selain itu, kunyit juga dapat digunakan sebagai obat penyakit pencernaan.

Bumbu Dapur Kunyit
baca juga

Bumbu Dapur Kencur

Kencur memiliki bentuk yang amat mirip dengan kunyit, kecil, bulat, dan warna permukaan kulitnya agak keunguan. Cara mudah membedakan mereka tentu dengan melihat warna dagingnya, kencur memiliki daging berwarna putih bertekstur lembut, dengan kulit yang sangat mudah untuk dikupas. Kencur ini tidak memiliki aroma yang kuat, tapi sangat ampuh untuk memberi aroma segar dalam masakan. Kencur biasa dicampurkan dalam hidangan kuah seperti sayur lotek dan sayur bening. Selain menyegarkan, kencur juga dipercaya dapat menambah nafsu makan pada anak-anak, sehingga digunakan sebagai bahan utama pembuatan jamu beras kencur. 

Bumbu Dapur Kencur

Bumbu Dapur Kunci

Bumbu kunci memiliki bentuk yang lebih berbeda dibanding kelima bumbu yang disebutkan sebelumnya. Jika rempah lain memiliki cabang, bumbu kunci cenderung tumbuh vertikal menyerupai jari-jari manusia. Memiliki daging dengan warna putih kekuningan, kunci dapat memberikan aroma khas yang segar terutama jika digunakan sebagai campuran sayur bening bayam atau biasa disebut juga sayur kunci. Tak hanya sedap dan menyegarkan, kunci juga memiliki khasiat untuk mengobati gangguan pencernaan bahkan memiliki efek anti racun.

Bumbu Dapur Kunci